Sastra Spanyol

Sastra Spanyol umumnya mengacu pada sastra (puisi, prosa, dan drama Spanyol) yang ditulis dalam bahasa Spanyol di wilayah yang saat ini merupakan Kerajaan Spanyol. Perkembangannya bertepatan dan sering bersinggungan dengan tradisi sastra lain dari daerah dalam wilayah yang sama, khususnya sastra Katalan, Galisia juga bersinggungan dengan tradisi sastra Latin, Yahudi, dan Arab di semenanjung Iberia. Sastra Amerika Spanyol adalah cabang penting dari sastra Spanyol, dengan ciri khasnya sendiri yang berasal dari tahun-tahun awal penaklukan Amerika oleh Spanyol (lihat sastra Amerika Latin).

Penaklukan Romawi dan pendudukan semenanjung Iberia yang dimulai pada abad ke-3 SM membawa budaya Latin ke wilayah Spanyol. Kedatangan penjajah Muslim pada 711 M membawa budaya Timur Tengah dan Timur Jauh. Dalam kesusastraan Spanyol abad pertengahan, contoh-contoh paling awal yang tercatat dari campuran sastra berbasis Roman vernakular adalah budaya Muslim, Yahudi, dan Kristen. Salah satu karya terkenal adalah puisi epik Cantar de Mio Cid, yang disusun antara tahun 1140 dan 1207. Prosa Spanyol memperoleh popularitas pada pertengahan abad ketiga belas. Puisi lirik di Abad Pertengahan termasuk puisi populer dan puisi sopan para bangsawan. Selama abad ke-15 pra-Renaisans terjadi dan produksi sastra meningkat pesat. Dalam Renaisans topik penting adalah puisi, sastra agama, dan prosa.

ReferensiSunting