Buka menu utama

Sarman El Hakim (lahir di Bukittinggi, Sumatra Barat, 26 April 1966; umur 53 tahun) adalah seorang pengusaha dan aktivis sepak bola Indonesia. Ia merupakan Ketua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) dan Ketua Alumni Sepak Bola Universitas Trisakti.[1][2] Sarman aktif memperjuangkan kemajuan sepak bola Indonesia baik di dalam maupun luar negeri.

Sarman El Hakim
220px
Lahir26 April 1966 (umur 53)
Bendera Indonesia Bukittinggi, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Almamater- Universitas Indonesia
- Universitas Pancasila
PekerjaanPengusaha, aktivis
Dikenal atasKetua Umum Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI)

Ia pernah mengkampanyekan sepak bola Indonesia pada ajang penyelenggaraan Piala Konfederasi di Afrika Selatan sebelum Piala Dunia 2010.[1] Pada Oktober 2013, saat KTT APEC di Bali, ia membentangkan spanduk dan menghadang rombongan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk minta dukungan agar Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.[1][3]

Pada Juni 2014, ketika ajang Piala Dunia sedang berlangsung di Brasil, Sarman dan kawan-kawannya juga membentangkan dua spanduk berukuran 6 X 10 meter yang bertuliskan "We Are Ready To Be Host of FIFA World Cup 2022 in Indonesia", dan satu spanduk lainnya yang berisi tulisan "Support Indonesia as Alternate Host for The FIFA World Cup 2022". Aksinya itu kemudian mengundang pihak keamanan Brasil untuk menangkap mereka.[1][4]

Sarman, yang berprofesi sebagai pengusaha perminyakan itu juga ikut maju sebagai calon Ketua Umum PSSI periode 2015 - 2019 bersama 10 orang calon lainnya.[1][5] Namun, bersama tiga orang calon lainnya, ia kemudian mengundurkan diri.[6] Pertarungan calon ketua umum PSSI akhirnya dimenangkan oleh La Nyalla Mattalitti.

ReferensiSunting