Buka menu utama

Sabam Sirait (lahir di Tanjungbalai, Sumatra Utara, 13 Oktober 1936; umur 82 tahun) adalah politisi senior berkebangsaan Indonesia. Saat ini dia menjabat Anggota DPD RI[1] sejak 15 Januari 2018 menggantikan AM Fatwa yang wafat pada Desember 2017.[2] Sabam merupakan ayah Anggota DPR RI Fraksi PDIP Maruarar Sirait.

Sabam Sirait
Sabam Sirait.jpg
Informasi pribadi
Lahir13 Oktober 1936 (umur 82)
Bendera Belanda Tanjungbalai, Sumatra Utara
Kebangsaan Indonesia
Partai politikParkindo (1967–1973)
PDI (1973–1999)
PDI Perjuangan (1999–)
Pasangandr. Sondang Br. Sidabutar, M.M.
AnakMaruarar Sirait, S.IP.
dr. Batara Imanuel Sirait, Sp. OG
Johan Bakti Porsea Sirait, S.H.
Mira Br. Sirait, S.Psi., M.Si.
Tempat tinggalJalan Depsos, Bintaro, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan

Daftar isi

Riwayat PendidikanSunting

  • SD, Pematangsiantar (1949)
  • SMP, Pematangsiantar (1952)
  • SMA, Medan (1955)
  • Fakultas Hukum UI, Jakarta (tidak selesai, 1960)

Riwayat PekerjaanSunting

  • Pegawai Administrasi di SMA PSKD di Jakarta (1957–1958)
  • Pegawai Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta (1958–1960)
  • Anggota DPR GR / MPRS (1967–1971)
  • Wakil Ketua Badan Pekerja DPR GR / MPRS (1971–1973)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (1973–1977)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (1977–1982)
  • Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1983–1988)
  • Angota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) (1988–1992)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI (Wakil Ketua Komisi I DPR RI) (1992–1997)
  • Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (1999–2004)

Riwayat Partai PolitikSunting

  • Wakil Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1961–1967)
  • Sekretaris Jendral Partai Kristen Indonesia (Parkindo) (1967–1973)
  • Deklarator Partai Demokrasi Indonesia (PDI) saat Fusi 10 Partai Politik (10 Jan 1973)
  • Sekjen Koordinator DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1973–1976)
  • Sekretaris Jendral DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) (1976–1986)
  • Anggota Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan (2005–sekarang)

Latar BelakangSunting

Sabam memulai karier politiknya ketika kuliah di Fakultas Hukum UI, Jakarta, 1958. Ia tertarik, "Karena melihat kekosongan setelah partai-partai dibubarkan Bung Karno." Anak pertama dari tiga bersaudara ini aktif sebagai ketua cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Jakarta.

Selain itu, rupanya, ia memang meneruskan jejak ayahnya, F.H. Sirait, pensiunan Departemen PU & T, salah seorang pendiri Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Sedangkan ibunya, Julia Sibuea adalah pedagang beras

Sabam banyak terlibat dalam kegiatan organisasi politik. Sebelum menjabat Sekjen DPP PDI, ia Sekjen DPP Parkindo. Sebelum Pemilu 1982, ia anggota DPR-RI dengan jabatan Wakil Ketua Komisi II, dan Wakil Ketua Badan Pekerja MPR-RI.

Menikah dengan Sondang Sidabutar, dokter lulusan Universitas Sumatra Utara (USU), Sabam kini ayah empat anak. Kegemarannya, di samping membaca, suka berkunjung ke berbagai daerah, dan berenang.[3]

ReferensiSunting

  1. ^ Siregar, Hotman; Sihaloho, Markus Junianto (15 Januari 2018). "Sabam Sirait Resmi Dilantik Jadi Anggota DPD". BeritaSatu.com. Diakses tanggal 15 Januari 2018. 
  2. ^ "Profil Anggota DPD: Sabam Sirait". Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. 15 Januari 2018. Diakses tanggal 15 Januari 2018. 
  3. ^ "Apa dan Siapa: Sabam Sirait)". Ahmad. Diakses tanggal 10 Februari.