Buka menu utama

SMK Negeri 3 Salatiga adalah sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) yang berdiri di kota Salatiga pada tanggal 21 Mei 2007 atas persetujuan pemerintah kota Salatiga. Pada awalnya bernama SMK Negeri 1 Tingkir tapi pada tanggal 20 Juli 2007 resmi berganti nama menjadi SMK Negeri 3 Salatiga. Merupakan sekolah menengah kejuruan berstatus negeri termuda di Kota Salatiga. Sekolah ini juga pernah menjadi salah satu sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) meskipun RSBI sendiri telah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi secara nasional pada tanggal 8 Januari 2013.

SMK Negeri 3 Salatiga
SMK Negeri 1 Tingkir (21 Mei 2007-20 Juli 2007) SMK Negeri 3 Salatiga (20 Juli 2007-Sekarang)
Smkn3salatiga.jpg
Informasi
Didirikan21 Mei 2007
JenisNegeri
AkreditasiA
Maskot3 Lilin berjajar
Kepala SekolahDrs. Hadi Soetjipto M.T. (2014-Sekarang)
Ketua KomiteDrs. Sri Hartati, M.Pd.
ModeratorDrs. Paulus Hau Pita
Jumlah kelas15 kelas setiap tingkat
Program/jurusan/
peminatan
Mekatronika, Welding, Ototronika dan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Teknik Mesin
KurikulumKurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
Jumlah siswa1370 Siswa
StatusRSBI (Rintisan Sekolah Standar Internasional)
Nilai masuk terendah7,94, (2007)
Nilai masuk tertinggi9,31 (2007)
Nilai masuk rata-rata8,67 (2007)
Alamat
LokasiJalan Ja'far Shodiq, Tingkir 50741 Salatiga, Salatiga, Jawa Tengah, Indonesia
Tel./Faks.0298-7103119
Koordinat7°20′46″S 110°31′11″E / 7.346022°S 110.519738°E / -7.346022; 110.519738
Situs webwww.smkn3salatiga.sch.id
Surelyahoo.com
KampusJl. Ja'far Shodiq, Tingkir
InstitusiPemerintah Kota Salatiga
AfiliasiSMK Negeri 2 Salatiga
Moto
MotoCerdas Berkualitas

Daftar isi

SejarahSunting

Keberadaan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 3 Salatiga telah lama diharapkan oleh masyarakat khususnya kota Salatiga, untuk menjawab kebutuhan pendidikan yang beragam dan berkualitas. Keberadaan SMK Negeri 3 Salatiga dituangkan dengan surat keputusan operasional penyelenggara program keahlian No:420.5/1510 Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga tanggal 21 Mei 2007.

ProgramSunting

  1. Teknik Mekatronika
  2. Teknik Pengelasan
  3. Teknik Ototronika
  4. Agrobisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura
  5. Teknik Mesin (Kendaraan Ringan)

PembangunanSunting

Kegiatan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMK Negeri 3 Salatiga menggunakan dana APBN, APBD dan Komite Sekolah. Kegiatan tersebut tidak akan terwujud tanpa dukungan pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, sesuai kesepakatan bersama antara Direktur Pembinaan SMK dan Walikota Salatiga No: 0570 bf/C 5.4/Kep./KU/2007 tanggal 25 Mei 2007, Pemilihan lokasi di daerah Kelurahan Kalibening karena pertimbangan keinginan masyarakat terhadap akan adanya sebuah sekolah menengah negeri dan keinginan pemerintah Kota Salatiga untuk mengembangkan potensi daerah yang ada. Dengan demikian, keberadaan sekolah diharapkan akan mewujudkan terjadinya pengembangan potensi daerah yang berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.Mulai tahun pelajaran 2008/2009 oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, SMK Negeri 3 Salatiga ditunjuk sebagai sekolah aliansi dari sekolah model SMK Negeri 2 Salatiga dalam program pengembangan SMK SBI INVEST. Pada program ini ada 90 SMK model dan 230 SMK aliansi di seluruh Indonesia yang akan dikembangkan selama 5 tahun dengan dana ADB INO.

Setelah melewati serangkaian persiapan mulai dari Implementasi SMM ISO 9001-2008 di SMK Negeri 3 Salatiga sejak tanggal 02 Agustus 2010, diteruskan dengan pelaksanaan Pre Audit yang dilaksanakan pada tanggal 21 Desember 2010 oleh Auditor dari SAI Global, kemudian dilanjutkan dengan Audit Sertifikasi yang dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Februari 2011 oleh Auditor dari SAI Global dan pada saat Clossing Meeting disampaikan bahwa SMK Negeri 3 Salatiga direkomendasikan untuk mendapatkan Sertifikat SMM ISO 9001-2008.

Pada tanggal 2 Agustus 2010 bertempat di lapangan upacara SMK Negeri 3 Salatiga, dilaksanakan pembacaan pernyataan dimulainya Implementasi ISO 9001-2008 di SMK Negeri 3 Salatiga dengan dibacakannya Surat Keputusan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 Salatiga, Nomor: 1256/07/2010 tentang "PENETAPAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN MUTU (SMM) STANDART ISO 9001-2008 DI SMK NEGERI 3 SALATIGA" tertanggal 2 Agustus 2010 oleh Kepala SMK N 3 Salatiga Drs.Kamaruddin, M.Pd. Dengan Penerapan Implementasi ISO 9001-2008 ini SMK Negeri 3 Salatiga berkomitmen untuk mulai menerapkan Sistem Managemen Mutu (SMM) Standart ISO 9001-2008.

PembelajaranSunting

Mulai awal tahun ajaran baru 2009/2010 pada tanggal 13 Juli 2009, SMK Negeri 3 Salatiga memberlakukan sistem moving class [2] dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) menganut sistem Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Sistem ini diberlakukan menurut surat dari Dirjen Pendidikan SMA dan Sederajat yang menjelaskan bahwa sekolah yang sudah lulus predikat akreditasi yang baik dan menyandang status RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) dalam KBM, maka harus melakukan sistem moving class. Kepala SMK Negeri 3 Salatiga, Bapak Drs. Kamaruddin, M.Pd saat upacara bendera hari Senin tanggal 13 Juli 2009 mengatakan jika moving class itu diberlakukan agar para siswa harus aktif mencari guru pengampu mata pelajaran. Jadi, para siswa sudah tidak mempunyai “basecamp” sehingga bapak atau ibu gurulah yang kini “pemilik” kelas.

Bapak Drs. Kamaruddin M.Pd juga menambahkan, setiap satu jam pelajaran, diberi waku yang lamanya 45 menit. Jika sudah selesai, nanti akan dikumandangkan “lagu pengiring” dari speaker, yang berwujud lagu-lagu perjuangan, seperti Garuda Pancasila, Satu Nusa Satu Bangsa, Bagimu Negeri, dan sebagainya. Yang lebih menggembirakan, tidak ketinggalan mars SMK N 3 SALATIGA juga diputar saat pergantian jam pelajaran. Sejak diberlakukannya sistem moving class, seluruh ruang kelas yang ada di SMK Negeri 3 Salatiga digunakan dengan maksimal dalam KBM. Sekolah juga menyediakan ruang kelas khusus yang disebut multi classes untuk berjaga-jaga jika ada kelas yang jam pelajarannya bertubrukan dengan kelas lainnya.

Selain sistem moving class, mulai tahun ajaran 2009/2010 juga diberlakukan sistem 6 hari pembelajaran. Pada hari Senin hingga Sabtu itulah kegiatan KBM dioptimalkan sehingga para siswa dapat berkonsentrasi penuh dalam KBM dan pada hari Jum'at setelah Ibadah shalat jum'at khusus digunakan untuk kegiatan pengembangan diri (ekstrakurikuler) yang digunakan siswa dalam mengapresiasikan dan mengembangkan bakat non-akademiknya .

EkstrakurikulerSunting

SMK Negeri 3 Salatiga telah mengadakan kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka, Paskibra dan PMR sekolah. Tercatat juga telah mengadakan kegiatan lain seperti ekstrakurikuler Pencak Silat, Karate, bola voli, band,dan Solaga. Beberapa anggota paskibra sekolah ini juga telah lolos seleksi paskibra tingkat kota dan provinsi.

Pranala luarSunting