Buka menu utama
Delegasi Emir Faisal di Versailles, pada Konferensi Perdamaian Paris 1919. Kiri ke kanan: Rustum Haidar, Nuri as-Said, Pangeran Faisal, Kapten Pisani (di belakang Faisal), T. E. Lawrence, orang yang tidak diketahui, Kapten Tahsin Kadry.

Rustam Haidar (Arab: روستم حيدر) adalah seorang pembantu Emir Faisal yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keuangan Irak. Seorang Syiah, ia ditargetkan oleh para politikus utama lainnya karena keyakinannya.[1]

Pada 18 Januari 1940, Hussein Fawzi Tawfik berniat membunuh Rustam Haidar dengan menembaknya tiga kali.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ Sargon Donabed (1 February 2015). Reforging a Forgotten History: Iraq and the Assyrians in the Twentieth Century. Edinburgh University Press. hlm. 42–. ISBN 978-0-7486-8605-6. 
  2. ^ "The Montreal Gazette - Google News Archive Search". google.com. Diakses tanggal 21 January 2016.