Rona atau warna dasar adalah salah-satu sifat model tampilan warna dalam teori warna, secara teknis dinyatakan sebagai "derajat suatu stimulus cahaya bisa digambarkan serupa atau berbeda dengan stimuli seperti merah, jingga, kuning, hijau, biru, atau ungu,"[1] yang membentuk suatu rona khas. Biasanya, warna dengan rona yang sama dibedakan dengan kata sifat yang mengacu pada kebercahayaan atau kewarna-warniannya, seperti "biru muda", "biru pastel", "biru cerah", atau "biru kobalt". Terdapat pengecualian seperti untuk warna cokelat, yang secara teknis merupakan warna jingga tua.[2]

Semua warna dalam roda warna ini memiliki kebercahayaan dan kepekatan yang sama, hanya berbeda rona

RujukanSunting

  1. ^ Mark Fairchild, "Color Appearance Models: CIECAM02 and Beyond". Tutorial slides for IS&T/SID 12th Color Imaging Conference.
  2. ^ C J Bartleson, "Brown". Color Research and Application, 1 : 4, pp. 181–191 (1976).