Roem Kono

Drs. Roem Kono[1] (lahir 28 April 1953) adalah Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina sejak 26 Oktober 2020.


Roem Kono
H. Roem Kono.jpg
Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina
Mulai menjabat
26 Oktober 2020
PresidenJoko Widodo
PendahuluAmelia Achmad Yani
Anggota DPR RI Fraksi Golkar
Masa jabatan
1 Oktober 2009 – 26 Oktober 2020
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
Informasi pribadi
Lahir28 April 1953 (umur 68)
Bendera Indonesia Gorontalo
Kebangsaan Indonesia
Partai politik  Golkar

Latar BelakangSunting

Drs.Roem Kono terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Golongan Karya (Golkar) mewakili Dapil Gorontalo setelah memperoleh 117,831 suara. Roem adalah politikus senior Golkar dan Wakil Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar (2009-2013). Roem adalah seorang pengusaha kontraktor. Roem pernah menjabat sebagai Presiden Direktur dari PT. Intirum Indomastech (1995-2009) dan aktif di organisasi pengusaha, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai Ketua Komite (2004-2009).

Pada masa kerja 2014-2019 Roem kembali duduk di Komisi V yang membidangi pekerjaan umum, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan desa dan kawasan tertinggal. Pada periode 2014-2019 Roem dipercaya menjadi Ketua Komisi V. Roem Kono adalah Ketua dari AKD BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) DPR-RI.

Pada awal Juli 2017 Roem Kono dimutasi ke Komisi IV DPR-RI yang membidangi pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan, perikanan, dan pangan sebagai Wakil Ketua menggantikan Siti Hediati Hariyadi.

Perjalanan PolitikSunting

Roem Kono sudah menjadi kader Golkar sejak 1987 dan aktif di Kelompok Kerja (Pokja) Wiraswasta. Sebagai seorang pengusaha, Roem aktif berorganisasi di asosiasi pengusaha. Dimulai di 1989 dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjadi Wakil Ketua Umum HIPMI Jakarta (1989-1992) kemudian di Kamar Dagang dan Industri (KADIN) menjadi Ketua DKI Jakarta (1998-2003), Ketua Komite (2004-2009) dan Anggota Dewan Kehormatan (2009-2013).

Roem Kono adalah salah satu tokoh yang instrumental dalam kapasitasnya sebagai Ketua KP3G (Komite Pusat Pembentukan Provinsi Gorontalo) dalam proses pemekaran wilayah Gorontalo menjadi sebuah Provinsi baru berpisah dari Provinsi Sulawesi Utara. Atas jasanya itu, Roem dipercaya oleh Golkar untuk menjadi Wakil Ketua DPP Golkar Gorontalo (2001-2004).

Karier politiknya di Golkar semakin berkibar dan Roem dipercaya menjadi Wakil Sekjen DPP Golkar (2009-2013). Pada Pileg 2009 Roem maju mencalonkan diri menjadi calon legislatif dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014. Roem duduk di Komisi V.

Pada Pileg 2014 Roem kembali lagi terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dan ditugaskan menjadi Ketua Komisi V.

Riwayat PendidikanSunting

  • SLTA, SMA Karyawan, Jakarta (1972)
  • S1, Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta (2002)
  • S2, Universitas Indonesia Esa Unggul, Jakarta (2003)

Riwayat JabatanSunting

  • Anggota DPR RI (2009-sekarang)

ReferensiSunting

Jabatan diplomatik
Didahului oleh:
Amelia Achmad Yani
Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina
2020–sekarang
Petahana