Republik Prancis Ketiga

(Dialihkan dari Republik Ketiga Prancis)

Republik Ketiga Prancis (bahasa Prancis: La Troisième République), adalah bentuk pemerintahan republik di Prancis yang dibentuk setelah kekalahan Louis-Napoléon dalam Perang Prancis-Prusia pada tahun 1870 yang mengakibatkan jatuhnya Kekaisaran Prancis Kedua dan negara berakhir dengan terbentuknya Vichy Prancis setelah Pertempuran Prancis oleh Nazi Jerman pada tahun 1940.

Republik Prancis

République française
1870–1940
SemboyanLiberté, égalité, fraternité
("Kebebasan, keadilan, persaudaraan")
Republik Prancis pada tahun 1939 *   Prancis *   Protektorat Prancis
Republik Prancis pada tahun 1939
  •   Prancis
  •   Protektorat Prancis
Wilayah dan koloni Republik Prancis pada akhir tahun 1939 * Biru tua: Wilayah Metropolitan * Biru muda: Koloni, mandat, dan protektorat
Wilayah dan koloni Republik Prancis pada akhir tahun 1939
Ibu kota
Paris
Bahasa yang umum digunakanPrancis (resmi), beberapa lainnya
Agama
PemerintahanKesatuan republik parlementer
Presiden 
• 1871–1873 (pertama)
Adolphe Thiers
• 1932–1940 (terakhir)
Albert Lebrun
Ketua Dewan Menteri 
• 1870–1871 (pertama)
Louis Jules Trochu
• 1940 (terakhir)
Philippe Pétain
LegislatifParlemen
Senat
Bilik Deputi
Sejarah 
• Proklamasi oleh Léon Gambetta
4 September 1870
• Prancis Vichy didirikan
10 Juli 1940
Luas
1894 (Prancis Metropolitan)536.464 km2 (207.130 sq mi)
1938 (termasuk koloni)13.500.000[1][2] km2 (5.200.000 sq mi)
Penduduk
• 1870
36.100.000[3]
• 1938 (termasuk koloni)
150.000.000[4]
Mata uangFranc Prancis
Kode ISO 3166FR
Didahului oleh
Digantikan oleh
Kekaisaran Prancis Kedua
Prancis Vichy
Prancis Merdeka
Pemerintahan militer Jerman
Pemerintahan militer Italia
Sekarang bagian dariPrancis
Aljazair

Adolphe Thiers, dianggap sebagai le Libérateur du Territoir dan salah seorang yang mendirikan republik pada tahun 1870-an, menyerukan republik pada tahun 1870-an sebagai "bentuk pemerintah yang membagi Prancis paling kurang". Republik Ketiga bertahan selama 70 tahun, membuatnya sebagai rezim terlama bertahan di Prancis sejak keruntuhan rezim kuno dalam Revolusi Prancis pada tahun 1789.

  1. ^ Robert Aldrich, Greater France: A History of French Overseas Expansion (1996) p 304
  2. ^ Melvin E. Page, ed. (2003). Colonialism: An International Social, Cultural, and Political Encyclopedia. ABC-CLIO. hlm. 218. ISBN 9781576073353. 
  3. ^ "Population of the Major European Countries in the 19th Century". wesleyan.edu. Diakses tanggal 30 Juli 2021. 
  4. ^ Herbert Ingram Priestley, France overseas: a study of modern imperialism (1938) pp 440–41.