Republik Filipina Kedua

Republik Filipina Kedua adalah negara boneka Jepang di Filipina selama Perang Dunia II. Pemimpin republik ini adalah José P. Laurel. Namun, kekuasaan berada di tangan orang Jepang, dan bahkan kehidupan praktis sehari-hari, semuanya di bawah pengaruh Jepang. Di Filipina, ada juga pelanggaran hak asasi manusia, seperti penyiksaan tahanan. Seluruh negara diduduki oleh Jepang. Negara hanya diperbolehkan memiliki satu partai politik Filipina, yaitu KALIBAPI yang dipimpin oleh Presiden Laurel.

Republik Filipina

Repúbliká ng Pilipinas
República de Filipinas
フィリピン共和国
1943–1945
Semboyan"Kapayapaan, Kalayaan, Katarungan"
Lokasi Republik Filipina Kedua
StatusNegara boneka Jepang
Ibu kotaManila(1942-1945)
Baguio(1945)
Bahasa yang umum digunakanTagalog, Spanyol, Jepang
PemerintahanRepublik
Presiden 
LegislatifMajelis Nasional
Era SejarahPerang Dunia II
• Didirikan
14 Oktober 1943
• Dibubarkan
17 Agustus 1945
Luas
1946300,000 km2 (115,831 sq mi)
Population
• 1946
18.846.800
Mata uangPeso Filipina yang dikeluarkan pemerintah Jepang
Didahului oleh
Digantikan oleh
Persemakmuran Filipina
Persemakmuran Filipina

Negra ini ada dari tahun 1943 sampai tahun 1945.