Buka menu utama

Purwodadi, Grobogan

kecamatan di kabupaten Grobogan, Indonesia

Purwodadi (Hanacaraka: ꦥꦸꦂꦮꦢꦢꦶ , Jawa: Purwadadi) adalah ibu kota Kabupaten Grobogan sekaligus nama sebuah kecamatan di Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah bagian timur. Terletak di jalur lalu lintas alternatif dari Semarang - Surabaya, dan menjadi kota penghubung atau kota transit dari kota-kota di Pantura Timur (yaitu Kudus, Jepara, Pati, Rembang dan Blora) menuju ke Kota Solo atau Surakarta.

Purwodadi
Kecamatan
Locator Kecamatan Purwadadi ing Kabupaten Grobogan.png terdiri atas 104 dusun
Peta lokasi Kecamatan Purwodadi
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenGrobogan
Pemerintahan
 • CamatMohammad Arifin, SH
Luas- km²
Jumlah penduduk136.943 jiwa
Kepadatan- jiwa/km²
Desa/kelurahan13 desa
4 kelurahan

Daftar isi

GeografiSunting

Kota ini secara topografi berbentuk lembah yang diapit oleh dua pegunungan kapur, yaitu Pegunungan Kendeng atau Pegunungan Kapur Selatan di bagian selatan dan Pegunungan Kapur Utara di bagian utara, yang dibatasi oleh Sungai Lusi di sisi Timur dan Utara kota, yang selanjutnya bergabung dengan Sungai Serang mengalir ke Laut Jawa. Dua pegunungan tersebut terdiri dari hutan jati, mahoni dan campuran yang memiliki fungsi sebagai resapan air hujan di samping juga sebagai lahan pertanian meskipun dengan daya dukung tanah yang rendah. Lembah yang membujur dari barat ke timur merupakan lahan pertanian yang produktif, yang sebagian telah didukung jaringan irigasi.

Lembah ini selain dipadati oleh penduduk juga terdapat banyak aliran sungai, jalan raya dan jalan kereta api.

Makanan khasSunting

Purwodadi yang terkenal dengan masakan swike dan kecap nya ini dikenal juga sebagai "kota yang tidak pernah tidur", dengan suguhan makanan atau kuliner yang siap memanjakan lidah siapa pun mulai senja sampai dengan dini hari.

TransportasiSunting

Stasiun kereta apiSunting

Dahulu di tengah kota dilewati oleh jalur kereta api yang dimiliki Semarang-Joana Stoomtram Maatschappij (SJS), antara Demak-Purwodadi-Blora. Dahulu pernah memiliki stasiun bernama Stasiun Purwodadi dan Stasiun Godong. Sekarang jalur dan stasiun ini telah dinonaktifkan.

Sedangkan, di pinggir kota dilewati oleh jalur kereta api yang dimiliki Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij yang masih aktif, sampai sekarang masih aktif dan menjadi jalur tulang punggung perekonomian, antara Jakarta-Surabaya, serta dilewati kereta api antarkota, kereta api komuter dan kereta api barang, baik mengangkut penumpang dan barang. Di daerah ini terdapat 5 stasiun kereta api, yakni:

Jalan tol/Jalan lingkarSunting

Daerah Purwodadi memiliki Jalan lingkar Semarang-Purwodadi- Blora, yang berfungsi untuk memecah kepadatan lalu lintas, yang semula terkonsentrasi di dalam kota, menjadi terbagi dua, yaitu lalu lintas masuk Purwodadi dan lalu lintas melewati Purwodadi.