Buka menu utama

Purnawirman (lahir di Selat Panjang, Riau, 8 Desember 1987; umur 32 tahun) adalah peraih medali emas Olimpiade Fisika Asia 2005 dan medali perunggu Olimpiade Fisika Internasional 2005.

Purnawirman sangat menyukai pelajaran Fisika sejak duduk di bangku SMP. Dibantu orang tua, kakak-kakak kelas, dan gurunya, Ia pun berhasil lulus seleksi dan menjadi anggota Tim Olimpiade Fisika Indonesia. Ia bercita-cita ingin menjadi ilmuwan fisika karena terinspirasi oleh penelitian Albert Einstein dan Richard Feynman.

Putra bungsu dari tiga bersaudara pasangan Gunawan dan Lely ini, berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Fisika Asia (nama resmi: Asian Phisics Olympiad atau APhO) ke-6 di Pekanbaru, Riau pada 26 April - 1 Mei 2005. Meskipun menempati urutan ke-11, tetapi bagi pelajar yang gemar main game playstation ini, hal ini sudah merupakan prestasi yang gemilang karena semula hanya menargetkan medali perak atau perunggu.

Dalam ajang kompetisi tersebut, Indonesia berhasil meraih 4 medali emas, 1 perak, 2 perunggu, dan 1 honorable mention. Andhika Putra (SMA Sutomo 1 Medan), Ali Sucipto (SMA Xaverius 1 Palembang), Purnawirman (SMA Negeri 1 Pekanbaru), dan Michael Adrian (SMA Regina Pacis Bogor) memperoleh medali emas. Yongki Utama (SMA Dian Harapan Tangerang) memperoleh medali perak, serta Ario Prabowo (SMA Taruna Nusantara Magelang) dan Thomas Alfa Edison (SMA Negeri 3 Bandung) memperoleh medali perunggu. Prestasi ini menempatkan Indonesia pada peringkat dua, sedangkan juara umum berhasil direbut China dengan meraih 7 medali emas.

Atas prestasi yang dicapainya, Purnawirman memperoleh beasiswa di Universitas Teknologi Nanyang (Nanyang Technological University), Singapura.

PrestasiSunting

Pranala luarSunting