Buka menu utama
Peta lokasi Provinsi Sepik Timur.
Dekat Wewak

Sepik Timur adalah provinsi yang terletak di Papua Nugini. Ibukota provinsi ini adalah Wewak. Provinsi Sepik Timur memiliki populasi sekitar 343.180 jiwa pada tahun 2000 dan memiliki luas sebesar 42.800 kilometer persegi.

Wewak, ibukota provinsi ini, terletak di pantai Sepik Timur. Terdapat beberapa pulau-pulau kecil di provinsi ini. Geografi provinsi ini didominasi oleh Sungai Sepik. Provinsi ini berbatasan dengan provinsi sandaun di barat madang di timur

Sepik Timur merupakan provinsi terbesar kedua di daerah daratan Papua Nugini dan salah satu yang paling terkenal di luar Papua Nugini. Topeng Suci, ukiran, dan tembikar dari Sepik Timur berada di museum-museum di seluruh dunia. Saat ini orang-orang Sepik membuat benda-benda tersebut untuk dijual kepada turis dan pembeli komersil. Kopi robusta dan kakao merupakan sumber pendapatan lainnya bagi penduduk Sepik. Namun, dapat dikatakan provinsi ini nyaris terbelakang. Sungai Sepik adalah jantung provinsi ini, tetapi alirannya sering menyebabkan banjir. Daerah lain ditutupi oleh padang rumput yang tidak subur. Setengah dari populasi yang padat penduduknya terletak di bukit utara sungai. Gizi buruk merupakan masalah di provinsi ini. 13,7% dari orang yang lahir di Sepik Timur telah pindah ke provinsi lain.

Daftar isi

SejarahSunting

Para ilmuwan percaya bahwa Sepik merupakan rute utama migrasi ke dataran tinggi selama ribuan tahun. Berbagai bahasa di Sepik Timur menunjukkan serangkaian migrasi yang pernah terjadi. Kerang dari pantai dan kapak pisau dari Sandaun (Sepik Barat) adalah barang-barang yang diperdagangkan ke dataran tinggi.

Jerman menganeksasi area Sepik pada tahun 1884, tetapi Jerman tidak banyak mengembangkan area tersebut. Jerman merekrut buruh untuk bekerja di perkebunan dari tempat lain. Wewak memulai sebuah misi Katolik pada tahun 1912. Setelah tahun 1914 Australia menguasai Sepik dan melakukan pembangunan baru di daerah ini.

Tentara Jepang mengambil alih Sepik Timur pada Maret 1942, awal Perang Dunia II. Pertempuran antara pasukan sekutu dan Jepang mengakibatkan kerusakan berat di distrik Wewak dan Maprik pada April 1944. Jepang menyerah di Tanjung Wom pada bulan September 1945. Tentara Jepang membunuh banyak binatang untuk makanan, sedangkan tentara sekutu melakukan pengeboman yang berakibat hancurnya desa-desa dan pohon-pohon penghasil makanan. Sepik Timur menjadi sebuah distrik yang terpisah pada tahun 1966. Misi Katolik dan Aliansi Evangelikal memimpin sebuah misi yang menyediakan pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Distrik dan LLGSunting

DemografiSunting

  • Populasi: 253 814 warga dan 557 ekspatriat.
  • Luas tanah: 42 800 km2
  • Anggota parlemen: 7
  • HQ: Wewak
  • Kabupaten; penduduk warga negara; dan bahasa utama:
    • Ambunti; 31 223; Iwam, Kwoma, Manambu, Chambri.
    • Angoram; 48 394; Iatmul, Angorarn, Kambot, Banaro.
    • Maprik; 111 302; Abelam, (Abulas), Kwanga Arapesh Selatan.
    • Wewak; 62 895; Boiken, Sawos, Gunung Arapesh, Kairiru.

PustakaSunting

  • Hanson, L.W., Allen, B.J., Bourke, R.M. and McCarthy, T.J. (2001). Papua New Guinea Rural Development Handbook. Land Management Group, Research School of Pacific and Asian Studies, The Australian National University, Canberra. Available as a 30 Megabyte PDF.

Pranala luarSunting