Buka menu utama

Poltracking Indonesia adalah salah satu lembaga survei yang berada di Indonesia. Poltracking Indonesia didirikan oleh Hanta Yuda pada tahun 2012 yang sekaligus menjadi Direktur Eksekutif sejak pertama kali berdiri. Fokus Poltracking Indonesia ialah menjadi pusat kajian politik mengenai demokratisasi dan pelembagaan institusi-institusi demokrasi di Indonesia.

Poltracking Indonesia berkomitmen memberikan sumbangan pemikiran bagi perbaikan pelembagaan internal dan kebijakan institusi demokrasi Indonesia serta turut berperan serta aktif mendorong internalisasi nilai-nilai demokrasi untuk perbaikan kualitas demokratisasi di Indonesia. Poltracking Indonesia bersifat independen; non partisan, tidak berafiliasi dengan partai politik atau kelompok manapun.

Poltracking Indonesia bertujuan menghasilkan kajian dan analisis politik yang dapat diandalkan, independen, dan nonpartisan, serta menyalurkan hasil-hasilnya kepada aktor utama pembuat kebijakan di institusi-institusi utama demokrasi (partai politik, pemerintah, parlemen, dan pemerintah daerah), termasuk kalangan swasta dan civil society dalam upaya memperbaiki kualitas pelembagaan demokrasi di Indonesia.

Poltracking Indonesia juga turut serta dalam monitoring opini publik secara berkala sebagai instrumen masukan bagi proses demokrasi dan pembuatan kebijakan, sekaligus untuk mendekatkan keputusan politik dengan aspirasi publik. Dengan demikian, demokrasi akan menjadi semakin legitimate, stabil dan efektif. Poltracking Indonesia juga menjalankan misi melakukan pendidikan publik mengenai nilai-nilai utama demokrasi dalam rangka memperluas kesadaran, kekuatan, dan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses-proses politik dan kebijakan di institusi-institusi demokrasi yang mempengaruhi hajat hidup rakyat.

Poltracking Indonesia diisi oleh sekelompok anak-anak muda Indonesia dengan latar belakang berbeda, mantan aktivis mahasiswa, akademisi serta praktisi professional yang menghargai dan menghormati kompetensi dan kontribusi masing-masing. Poltracking Indonesia ada karena didorong oleh sebuah pengertian bahwa Indonesia membutuhkan kajian-kajian (riset) kualitatif maupun kuantitatif yang dapat diandalkan, independen, dan nonpartisan untuk memperbaiki kualitas institusi demokrasi.

AktivitasSunting

Untuk mencapai tujuan, visi dan misi lembaga, Poltracking Indonesia fokus pada tiga aktivitas dan program utama:

  1. Kajian politik (political research)
  2. Monitoring opini publik (public opinion monitoring)
  3. Pendidikan publik (public education)

Riset PolitikSunting

Kajian politik dan demokrasi adalah aktivitas inti dari lembaga ini. Kajian dan riset dilakukan atas keyakinan bahwa kebijakan dan sistem internal lembaga-lembaga demokrasi (partai politik, pemilu, dan pemerintahan) seharusnya dilakukan secara demokratis, konsisten, dan professional untuk melayani kepentingan-kepentingan dari para pemegang kepentingan (stakeholders). Tujuan dari kajian politik ini untuk memberikan analisis tepat dan komprehensif kepada lembaga-lembaga demokrasi dalam rangka memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas kebijakan politik. Poltracking Indonesia memproduksi analisis-analisis akademis yang kredibel dan independen dalam bentuk kertas-kertas kerja berbasis kajian dan riset akademis dan metodologis. Lembaga ini juga menerbitkan democracy institution assessment berupa penilaian komprehensif atas kebijakan dan aktivitas politik di berbagai institusi demokrasi (partai politik, parlemen, dan pemerintah) dalam suatu periode tertentu dalam konteks demokratisasi dan pelembagaan politik. Penelitian politik di lembaga ini difokuskan pada empat isue dan program kajian utama:

  1. Demokratisasi dan Pelembagaan Partai Politik
  2. Pelembagaan Sistem Pemilu dan Parlemen
  3. Penataan Sistem Presidensial dan Tata Kelola Pemerintahan
  4. Regenerasi dan Kepemimpinan Politik

Monitoring Opini PublikSunting

Untuk menjalankan misinya, lembaga ini juga turut aktif melakukan monitoring opini publik sebagai instrumen penyerapan aspirasi rakyat dalam proses demokrasi dan pembuatan kebijakan, serta mensinergiskan keputusan politik dengan aspirasi publik. Monitoring opini publik di lembaga ini dilakukan melalui dua program utama:

  1. Survei Opini Publik
  2. Media Monitoring

Selain melakukan aktivitas survei opini publik dan media monitoring (media content analysis) secara berkala untuk memonitor pergerakan opini politik dan persepsi publik, lembaga ini juga menyediakan jasa survei bagi berbagai kalangan yang ber-kepentingan dengan opini publik, terutama yang terkait dengan kontestasi politik seperti pemilihan umum nasional maupun daerah dan pembuatan kebijakan publik yang responsif terhadap aspirasi masyarakat. Data hasil survei akan membantu mengevaluasi dan memperbaiki kinerja pejabat publik, politisi, partai politik, lembaga-lembaga pemerintah, dan lembaga-lembaga sosial-kemasyarakatan.

Pendidikan PolitikSunting

Poltracking Indonesia turut berkontrobusi pada pendidikan publik dengan memfasilitasi berbagai kuliah umum, seminar, lokakarya, konferensi, workshop, serta pelatihan seputar penguatan aktor dan institusi demokrasi. Program-program ini melibatkan peran serta aktif para elite (pejabat-pejabat publik dan pengurus institusi demokrasi) dan kalangan masyarakat sipil.

Selain itu, untuk berkontribusi dalam penguatan demokrasi melalui internalisasi nilai-nilai demokrasi dan penguatan pengetahuan masyarakat pemilih (warganegara) dalam berdemokrasi melalui program-program kampanye demokrasi, pendidikan politik pemilih (voters education) dan pendidikan warganegara (civic education). Lembaga ini juga mendorong para penelitinya untuk terlibat dan memberi sumbangan wacana perdebatan publik mengenai berbagai masalah demokrasi dan politik melalui tulisan-tulisan di media massa dan penerbitan-penerbitan lainnya. Lembaga ini juga menerbitkan hasil kajian-kajian politik dan demokrasi secara berkala dan terbuka untuk publik.

Pranala LuarSunting