Buka menu utama

Piri adalah suling bambu tradisional Korea berbentuk silinder dan memiliki lidah getar ganda.[1]

Piri
Hangeul피리
Hanja觱篥
Alih Aksara yang Disempurnakanpiri
McCune–Reischauerp'iri

SejarahSunting

Asal mula piri adalah modifikasi alat musik serupa dari Asia Tengah yang masuk ke Semenanjung Korea lewat Tiongkok pada Zaman Tiga Kerajaan (37 SM - 668 M). Piri generasi awal ini berkerabat dengan alat musik duduk dari kawasan Asia Tengah. Selanjutnya, pada zaman Dinasti Goryeo alat musik serupa asal Tiongkok bernama guanzi masuk ke Korea guna memainkan musik-musik Tionghoa.[2] Musik Korea yang mencapai Jepang juga mengilhami alat musik serupa bernama hichiriki.[2]

Goguryeo dan Baekje memanfaatkan piri sebagai instrumen dalam pawai militer. Pada periode selanjutnya, yakni pada zaman Goryeo dan Joseon, piri telah dimainkan dalam orkestra istana dan menjadi favorit bangsawan.

JenisSunting

Piri merupakan alat musik yang dapat dimainkan dalam berbagai genre, mulai dari musik istana, musik rakyat, musik shamanisme, dalam orkestra maupun solo. Terdapat 3 jenis piri tradisional dan 1 jenis modifikasi.

Hyang-piriSunting

Hyang-piri (piri Korea) memiliki jumlah lobang ada 8, 1 di belakang dan 7 di depan. Ukuran panjang 27 cm, lebih panjang dibanding piri lain, termasuk lidah getar sepanjang 7 cm.[2] Hyang-piri dimainkan dalam repertoar-repertoar "hyang-ak", musik istana asal Korea.[2] Suara yang dihasilkan bisa kuat jika ditiup dengan piawai, oleh karena itu dihargai sebagai melodi utama dalam orkestra musik istana. Hyang-piri dijuluki pula oboe korea karena suaranya agak serupa dengan oboe barat.

Musik yang dimainkan dengan Hyang-piri:

Dang-piriSunting

Dang-piri (piri Tang) adalah piri yang diperkenalkan dari Tiongkok pada abad ke-12 periode Goryeo. Dang-piri dimainkan dalam repertoar-repertoar asal Cina (dang-ak). Bentuk lebih lebar dari piri asli, lebih mirip guanzi. Lobang di bagian belakang suling berjumlah 3 buah dan di depan berjumlah 7.

Musik-musik yang dimainkan dengan Dang-piri:

Se-piriSunting

Se-piri merupakan piri dengan ukuran yang paling kecil dan menghasilkan suara yang lebih lembut, namun mirip dengan hyang-piri. Jumlah lobang ada 7 di bagian depan dan 1 di belakang. Cara memainkan se-piri sedikit lebih sulit dibandingkan piri yang lain. Umumnya se-piri dimainkan pada orkestra kecil dengan petikan alat musik senar yang ringan.

Musik yang dimainkan denga Se-piri:

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ (Inggris)Korean Traditional Musical Instruments, han-style. Diakses pada 3 November 2012.
  2. ^ a b c d (Inggris)Piri - Korean tubular double reed, asza. Diakses pada 3 November 2012.