Buka menu utama

Piala Thomas dan Uber 2008 adalah turnamen ke-25 untuk Piala Thomas dan yang ke-22 untuk Piala Uber. Turnamen ini diselenggarakan di Jakarta, Indonesia mulai tanggal 11 Mei hingga 18 Mei 2008.

Piala Thomas dan Uber 2008
Thomasuber08.png
Detail Turnamen
EdisiKe-25 (Piala Thomas)
Ke-22 (Piala Uber)
TempatIstora Gelora Bung Karno
LokasiJakarta, Indonesia
2006 2010

KualifikasiSunting

 
Negara-negara yang masuk babak kualifikasi
Konfederasi Tim yang lolos
Piala Thomas Piala Uber
Asia   Malaysia
  Thailand
  Jepang
  Korea Selatan
  Korea Selatan
  Jepang
  Malaysia
  Hong Kong
Afrika   Nigeria   Afrika Selatan
Eropa   Denmark
  Inggris
  Jerman
  Denmark
  Belanda
  Jerman
Oceania   Selandia Baru   Selandia Baru
Amerika   Kanada   Amerika Serikat
Juara bertahan   Tiongkok   Tiongkok
Tuan rumah   Indonesia   Indonesia

UnggulanSunting

Daftar unggulan berdasarkan Peringkat Dunia 28 Februari 2008.[1][2]

Piala ThomasSunting

Babak grupSunting

Grup ASunting

Grup BSunting

Grup CSunting

Grup DSunting

Babak gugurSunting

 
Perempat finalSemifinalFinal
 
          
 
14 Mei
 
 
  Tiongkok3
 
16 Mei
 
  Thailand0
 
  Tiongkok3
 
14 Mei
 
  Malaysia2
 
  Malaysia3
 
18 Mei
 
  Jepang0
 
  Tiongkok3
 
14 Mei
 
  Korea Selatan1
 
  Denmark2
 
16 Mei
 
  Korea Selatan3
 
  Korea Selatan3
 
14 Mei
 
  Indonesia0
 
  Indonesia3
 
 
  Inggris0
 
 Juara Piala Thomas 2008 
 
Tiongkok
Gelar ke-7

Piala UberSunting

Babak grupSunting

Grup WSunting

Grup XSunting

Grup YSunting

Grup ZSunting

Babak gugurSunting

 
Perempat finalSemifinalFinal
 
          
 
14 Mei
 
 
  Tiongkok3
 
15 Mei
 
  Belanda 2
 
  Tiongkok 3
 
14 Mei
 
  Korea Selatan 1
 
  Korea Selatan3
 
17 Mei
 
  Malaysia 1
 
  Tiongkok 3
 
14 Mei
 
  Indonesia 0
 
  Denmark 0
 
15 Mei
 
  Jerman 3
 
  Jerman 1
 
14 Mei
 
  Indonesia 3
 
  Indonesia 3
 
 
  Hong Kong 0
 


 Juara Piala Uber 2008 
 
Tiongkok
Gelar ke-11

KontroversiSunting

Kontroversi muncul ketika penjadwalan tidak adil memaksa beberapa tim untuk bermain dua kali sehari. Sebagian besar tim tidak senang dengan keputusan Federasi Bulu Tangkis Dunia, termasuk tim Piala Uber Indonesia yang mengancam untuk keluar dari turnamen karena urusan penjadwalan, memaksa penyelenggara untuk mengubah jadwal.[3]

Kontroversi lain di turnamen adalah keputusan dari tim Piala Thomas Korea untuk menyia-nyiakan kedua pertandingan grup mereka untuk mendapatkan lawan yang lebih baik di babak sistem gugur. Mereka kalah 4-1 di kedua pertandingan grup melawan Inggris dan Malaysia dan segera mengakui mereka bermain kehilangan gaya permainan.[4][5] Namun, manajer Korea Selatan membantah kesalahan apapun pada mereka dan menyalahkan pada format pertandingan.[6] Kontroversi ini memaksa BWF untuk menguji kembali aturan dan format untuk turnamen mendatang.[7]

ReferensiSunting

  1. ^ "Thomas and Uber Cup - Final Seedings". Badzine.info. 13-03-2008. Diakses tanggal 13-03-2008. 
  2. ^ "Easy for China, early test for Malaysia". BWF. 12-03-2008. Diakses tanggal 13-03-2008. 
  3. ^ "Be fair to everyone, team managers tell world body". The Star. 11-05-2008. Diakses tanggal 13-05-2008. 
  4. ^ "Controversy as Koreans admit throwing badminton match". AFP. 12-05-2008. Diakses tanggal 13-05-2008. 
  5. ^ "South Korea in losing play at Thomas Cup". Reuters. 12-05-2008. Diakses tanggal 13-05-2008. 
  6. ^ "Badminton: Blame it on the format, says Korean manager". The Star. 13-05-2008. Diakses tanggal 13-05-2008. 
  7. ^ "Rules to be reassessed after South Korea throws matches". Reuters. 12-05-2008. Diakses tanggal 13-05-2008. 

Pranala luarSunting