Buka menu utama

Pererenan, Mengwi, Badung

desa di Kabupaten Badung

Pererenan adalah desa di kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Indonesia. Pererenan adalah desa hasil pemekaran Desa Buduk dan Desa Tumbakbayuh. Desa Pererenan berbatasan dengan sebelah Utara Desa Tumbakbayuh, sebelah Timur Desa Canggu, sebelah Selatan Pantai Pererenan, dan di sebelah Barat Desa Munggu.

Pererenan
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenBadung
KecamatanMengwi
Kodepos80351
Luas4,46 km²
Jumlah penduduk3.191 jiwa (2016)[1] 3.486 jiwa (2010)[2]
Kepadatan715,47 jiwa/km²
Situs webdesapererenan.blogspot.com

PemerintahanSunting

Desa Pererenan terdiri dari 6 Banjar Dinas dan 6 Banjar Adat, yaitu:

  1. Banjar Tiyingtutul
  2. Banjar Kangkang
  3. Banjar Jempinis
  4. Banjar Batu
  5. Banjar Delodpadonan
  6. Banjar Pengembungan

Kepala Desa Pererenan sejak pemekaran:

  1. I Ketut Sukerasena, S. H.,
  2. Drs. I Nengah Morna, M. M., M. Pd. yang merupakan Kepala Desa pertama yang dipilih secara langsung melalui Pemilihan Kepala Desa.
  3. I Made Rai Yasa,S.Sos. menjadi pengganti setelah kepala desa sebelumnya sakit dan diputuskan melalui ketetapan Bupati Badung nomor: 7368/02/AK/ 2017 tanggal 28 Desember 2017. (masa jabatan 2017-2020)

PariwisataSunting

Pererenan menjadi daerah pengembangan wisata untuk Kecamatan Mengwi. Desa Pererenan memiliki pantai dengan ombak yang besar yang sangat disenangi oleh para Peselancar, baik lokal maupun luar negeri. Di Pantai Pererenan juga berdiri Patung megah yang menjulang tinggi di pinggir pantai, bernama Patung Gajah Mina.

Filosofis tentang Gajah Mina secara singkat adalah sebagai berikut:

  • Gajah adalah penghuni hutan/Gunung, (simbul "Lingga").
  • Mina adalah penghuni Laut, (simbul "Yoni").
  • Dengan bertemunya Hutan/Gunung dan Laut menjadi berkah kemakmuran bagi umat manusia khususnya masyarakat Pererenan.

Failitas penginapan berupa Villa, Hostel, dan Restaurant/Bar menambah kelengkapan Desa Pererenan sebagai salah satu destinasi wisata pantai di Bali.

Hal-hal yang menjadi kelebihan Desa Pererenan, yang membuat Desa ini dan pantainya layak menjadi destinasi wisata pantai, adalah

  • Wilayah Desa yang masih termasuk dalam kategori Wilayah Pedesaan, dengan hamparan sawah yang menarik
  • Wilayah Pedesaan dengan insfrastruktur wisata yang sangat memadai, dan akses yang gampang dijangkau dari Kota Denpasar, maupun Tabanan, dan wilayah lainnya.
  • Wilayah dengan infrastruktur jalan, tempat penginapan, restaurant/bar yang bagus.( villa, hostel, retaurant/bar, warung makan)
  • Daerah dengan tingkat keamanan yang sangat bagus.
  • Budaya dan adat istiadat yang berjalan sesuai dengan kemajuan jaman.
  • Alam Pedesaan yang masih terjaga, dengan tingkat pencemaran udara yang sangat kecil.
  • Pantai dengan ombak besar yang sangat baik untuk para peselancar,
  • Pantai yang sangat nyaman untuk tempat santai bersama keluarga.

PendudukSunting

Penduduk desa Pererenan terdiri dari 1.577 laki-laki dan 1.614 perempuan dengan sex rasio 97. Tingkat kelahiran selama tahun 2016 sebanyak 23 jiwa dan kematian 12 jiwa.[3]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting