Peperangan Romawi–Yahudi

(Dialihkan dari Perang Yahudi-Romawi)
Penggambaran kemenangan Romawi merayakan Penjarahan Yerusalem di Lengkungan Titus, Roma. Prosesi tersebut menampilkan Menorah dan barang lain yang diambil dari Bait Allah Kedua.

Peperangan Romawi-Yahudi adalah serangkaian pemberontakan skala besar oleh Yahudi dari Mediterania Timur melawan Kekaisaran Romawi antara 66 dan 135 M.[1] Meskipun Perang Romawi-Yahudi Pertama (66–73 M) dan Pemberontakan Bar Kokhba (132–136 M) adalah pemberontakan nasionalis, dengan tujuan mengembalikan negara Yudea independen, Perang Kitos lebih ke arah konflik ento-relijius, sebagian besar terjadi di luar Provinsi Yudea. Sehingga, beberapa sumber memakai istilah Peperangan Yahudi-Romawi hanya merujuk kepada Perang Yahudi-Romawi Pertama (66-73 M) dan pemberontakan Bar Kokhba (132–135 M), sementara sumber-sumber lain memasukkan Perang Kitos (115–117 M) sebagai salah satu perang Yahudi-Romawi.

ReferensiSunting

  1. ^ Bloom, J.J. The Jewish Revolts Against Rome, A.D. 66-135: A Military Analysis. McFarland. 2010.

Bacaan tambahanSunting

  • Chancey, Mark A., and Adam Porter. 2001. “The Archaeology of Roman Palestine.” Near Eastern Archaeology 64: 164–203.
  • Goodman, Martin. 1989. "Nerva, the Fiscus Judaicus and Jewish identity." Journal of Roman Studies 79: 26–39.
  • Katz, Steven T., ed. 2006. The Cambridge History of Judaism. Vol. 4, The Late Roman-Rabbinic Period. Cambridge, UK: Cambridge University Press.
  • Magness, Jodi. 2012. The Archaeology of the Holy Land: From the Destruction of Solomon’s Temple to the Muslim Conquest. Cambridge, UK: Cambridge University Press.
  • Pucci Ben Zeev, Miriam. 2005. Diaspora Judaism in turmoil, 116/117 CE: Ancient sources and modern insights. Dudley, MA: Peeters.
  • Schäfer, P., ed. 2003. The Bar Kokhba War reconsidered: New perspectives on the Second Jewish Revolt against Rome. Tübingen, Germany: Mohr Siebeck.
  • Tsafrir, Yoram. 1988. Eretz Israel from the Destruction of the Second Temple until the Muslim Conquest. Vol. 2, Archaeology and Art. Jerusalem: Yad Ben Zvi.