Buka menu utama

Penayangan kembali Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI

Pada 2017, Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI ditayangkan kembali setelah 20 tahun tidak tayang di tempat umum karena ketidakakuratan sejarah dalam film tersebut.

Latar belakangSunting

Pesan berantai di WhatsAppSunting

Pada 15 September 2017, terdapat sebuah pesan berantai tentang surat edaran menyaksikan Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI yang ditujukan kepada para kepala penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dan ditembuskan ke Kepala Dinas Penerangan AD serta Kepala Subdinas Dispenad.[1]

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Alfret Denny Tuejeh memberikan konfirmasi bahwa isi pesan berantai tersebut memang dari instasi tempat ia bekerja.[1] Anggota Dewan Perwakila Rakyat Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Tubagus Hasanuddin menganggap wajar ajakan tersebut karena film tersebut bukan film yang dilarang tayang di Indonesia.[2]

PenayanganSunting

BengkuluSunting

Komando Distrik Militer (Kodim) 0409 Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menayangkan film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI di setiap Koramil di Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, dan Kabupaten Lebong.[3]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Deriyanto, Erwin (15 September 2017). "Viral di WAG, TNI AD Gelar Nobar Film G30S/PKI". Detik. Diakses tanggal 6 Maret 2018. 
  2. ^ Ibrahim, Gibran Maulana (15 September 2017). "PDIP Tak Persoalkan TNI Gelar Nobar Film G30S/PKI". Detik. Diakses tanggal 6 Maret 2018. 
  3. ^ Muhammad, Nur; Marboen, Ade P. (peny.) (15 September 2017). "Kodim 0409/Rejang Lebong putar film G-30S/PKI di tiga kabupaten". Antara. Diakses tanggal 6 Maret 2018.