Pembubaran Kekhalifahan

Pembubaran Kekhalifahan adalah pembubaran Kekhalifahan Utsmaniyah pada 3 Maret 1924, yang didekritkan oleh Majelis Agung Nasional Turki sebagai salah satu Reformasi Atatürk.[1] Abdul Mejid II digulingkan sebagai Khalifah Utsmaniyah terakhir dan Mustafa Sabri sebagai Shaykh al-Islām Utsmaniyah terakhir. Peristiwa tersebut terjadi kurang dari 18 bulan setelah Pembubaran Kesultanan Utsmaniyah.

Pembubaran Kekhalifahan pada 1924 seperti yang dilaporkan dalam Times of London, 3 Maret 1924
"Perang Turki melawan para patriark," menyusul Pembubaran Kekhalifahan sebagaimana dilaporkan di The New York Times, 16 Maret 1924

Pembubaran Kekhalifahan secara aktif ditentang oleh Gerakan Khilafat yang berbasis di India,[1] dan menimbulkan perasaan yang kuat dan perdebatan panas di sepanjang dunia Muslim.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Brown 2011, hlm. 260.
  2. ^ Nafi 2012, hlm. 31.

Daftar pustakaSunting