Pembatasan daerah pemilihan

Pembatasan daerah pemilihan (bahasa Inggris: gerrymandering) adalah praktik memanipulasi batas daerah pemilihan demi kepentingan politik suatu partai atau kelompok. Daerah pilih yang dihasilkan disebut gerrymander (/ˈɛriˌmændər, ˈɡɛri-/).[1][2] Istilah ini memiliki konotasi negatif. Dua taktik utama yang digunakan dalam proses gerrymandering adalah cracking (mengecilkan perolehan kursi lawan dengan memencarkan suaranya di banyak daerah pemilihan) dan packing (memusatkan kekuatan partai lawan di satu daerah pemilihan untuk mengurangi kekuatan mereka di daerah pemilihan lain).[3]

Berbagai cara untuk mengubah daerah pilih dan dampaknya terhadap hasil pemilu

Istilah ini berasal dari mantan Gubernur Massachusetts Elbridge Gerry. Pada tahun 1812, ia menyetujui pendirian daerah pemilihan dengan bentuk yang aneh karena ia ingin memaksimalkan perolehan kursi partainya. Bentuk salah satu daerah pemilihan di Munisipalitas Essex terlihat seperti naga, sehingga koran Federalis setempat membuat sebuah kartun politik yang mengejek daerah pemilihan tersebut dengan sebutan "Gerry-mander".[4]

ReferensiSunting

  1. ^ Elster, Charles (2005). The Big Book of Beastly Mispronunciations. Boston: Houghton Mifflin. hlm. 224. ISBN 9780618423156. OCLC 317828351. 
  2. ^ "gerrymander". The American Heritage Dictionary of the English Language (edisi ke-5th). Boston: Houghton Mifflin Harcourt. 2014. 
  3. ^ "The ReDistricting Game". www.redistrictinggame.org (dalam bahasa Inggris). USCAnnenbergCenter. Diakses tanggal 10 February 2017. 
  4. ^ Billias, George (1976). Elbridge Gerry, Founding Father and Republican Statesman. McGraw-Hill Publishers. hlm. 317. ISBN 0-07-005269-7.