Partikel dasar

Dalam fisika partikel, partikel dasar atau partikel elementer adalah partikel subatom yang tidak dapat dibagi lagi menjadi partikel lainnya.[1] Partikel yang saat ini dianggap sebagai partikel elementer adalah fermion dasar (kuark, lepton, antikuark, dan antilepton), yang secara umum disebut "partikel materi" dan "partikel antimateri", serta boson dasar (boson tolok dan boson Higgs), yang secara umum disebut "partikel gaya" yang menengahi interaksi antarfermion.

Sebelumnya, atom disebut sebagai partikel dasar, meskipun keberadaan atom sendiri sering dipertanyakan sebelum abad ke-20. Mulai tahun 1930-an, partikel subatom seperti elektron, proton, dan neutron ditemukan. Saat ini, diketahui bahwa proton dan neutron sebenarnya terbentuk dari partikel yang lebih dasar dikenal sebagai quark. Salah satu masalah dasar dalam fisika partikel adalah menemukan elemen paling dasar atau yang disebut "partikel dasar", yang membentuk partikel lainnya yang ditemukan dalam alam, dan tidak lagi terbentuk atas partikel yang lebih kecil.

Model StandarSunting

 
Model Standar dari Partikel dasar

"Model Standar" dalam fisika partikel teridiri dari 12 spesies fermion dasar (partikel benda) dan 12 spesies boson dasar (partikel radiasi), dan antipartikel yang bersangkutan dan Higgs boson.

Tetapi Model Standar sering kali dianggap sebagai teori "provisional" daripada sebagai teori dasar, karena ia tidak sesuai dengan teori relativitas umum Einstein. Ada kemungkinan partikel lain yang tidak dimuat dalam Model Standar, seperti graviton, partikel yang akan membawa gravitasi atau spartikel, partner supersimetri dari partikel biasa.

ReferensiSunting

  1. ^ Braibant, Sylvie; Giacomelli, Giorgio; Spurio, Maurizio (2012). Particles and Fundamental Interactions: An introduction to particle physics (edisi ke-2nd). Springer. hlm. 1–3. ISBN 978-94-007-2463-1. 

PustakaSunting

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting