Buka menu utama

Pangkalan Bemban, Selakau, Sambas

desa di Kabupaten Sambas

Pangkalan Bemban adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Luasnya meliputi 4,94% dari seluruh luas kecamatan.[1]

Pangkalan Bemban
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
KabupatenSambas
KecamatanSelakau
Luas6,40
Jumlah penduduk2.232 jiwa (2017)
Kepadatan141,26 jiwa/km2 (2017)

PemerintahanSunting

Desa Pangkalan Bemban terdiri dari 2 dusun, 2 RW, dan 8 RT. Dua dusun yang ada di Desa Pangkalan Bemban adalah Dusun Parit Kolor dan Dusun Kanal.[1]

PendudukSunting

Pada tahun 2017, penduduk Desa Pangkalan Bemban berjumlah 2.232 jiwa yang terdiri dari 1.134 laki-laki dan 1.098 perempuan. Kepadatan penduduknya adalah 141,26 jiwa/km2. Tercatat 11 kelahiran dan 6 kematian pada tahun 2017. Penduduk datang berjumlah 11 orang dan penduduk pindah berjumlah 6 orang pada tahun 2017.[1]

PendidikanSunting

Desa Pangkalan Bemban memiliki 1 SD dan 1 SMP yang seluruhnya berstatus negeri. Pada tahun 2017, terdapat 8 guru dan 255 murid tingkat SD serta 3 guru dan 51 murid tingkat SMP.[1]

KesehatanSunting

Desa Pangkalan Bemban merupakan satu dari 10 desa yang ditetapkan sebagai lokasi prioritas penurunan angka balita pendek atau stunting di Kabupaten Sambas pada tahun 2019.[2] Pada tahun 2017, hanya terdapat 1 polindes di Desa Pangkalan Bemban dengan 1 bidan dan 10 dukun bayi. Terdapat 202 peserta KB aktif dari total 285 pasangan usia subur pada tahun 2017 yang dilayani oleh 1 PPKBD dan 2 posyandu.[1]

KeagamaanSunting

Pada tahun 2017, tercatat ada 11 pernikahan di Desa Pangakalan Bemban.[1] Desa Pangkalan Bemban memiliki 2 masjid dan 1 surau sebagai sarana peribadatan. Berikut adalah daftarnya:

  1. Masjid Darul Muna, Dusun Parit Kolor
  2. Masjid Syuhada, Dusun Kanal
  3. Surau Muhajirin, Dusun Kanal



  1. ^ a b c d e f "BPS Kabupaten Sambas". sambaskab.bps.go.id. Diakses tanggal 2019-07-04. 
  2. ^ "Kepala Bappeda Sambas Beberkan Prioritas 10 Desa Penurunan Stunting". Tribun Pontianak. Diakses tanggal 2019-07-04.