Organisasi militer adalah penataan angkatan bersenjata dari suatu negara sehingga dapat mengajukan kemampuan militernya sebagai kebijakan pertahanan nasional yang diperlukan. Di beberapa negara, pasukan paramiliter dimasukkan dalam angkatan bersenjata suatu negara, meskipun tidak dianggap sebagai militer. Kekuatan bersenjata yang bukan merupakan bagian dari organisasi militer atau paramiliter, seperti pasukan pemberontak, sering kali meniru organisasi militer atau menggunakan struktur ad hoc, sementara organisasi militer formal cenderung menggunakan bentuk hierarki.

Personel Milisi Nasional Venezuela dalam parade di Caracas, Venezuela pada 5 Maret 2014.

Selama Perang Dunia II, Tentara Merah menggunakan struktur organisasi dasar yang sama. Namun, pada awalnya banyak unit yang sangat kurang bertenaga dan ukurannya berada satu tingkat di bawah yang biasa digunakan di negara lain; misalnya sebuah divisi dalam Tentara Merah pada awal Perang Dunia II hanya seukuran resimen atau brigade di kebanyakan negara lain.[1][2]

SejarahSunting

Penggunaan pangkat militer formal dalam struktur hierarkis mulai digunakan secara luas dalam Angkatan Darat Kekaisaran Romawi.

Di zaman modern, kendali eksekutif, manajemen dan administrasi organisasi militer biasanya dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian Pertahanan, yang pada akhirnya mengelola formasi dan unit dalam pertempuran, dukungan dan layanan tempur.

Gugus tugasSunting

Gugus tugas adalah unit atau formasi yang dibuat sebagai pengelompokan sementara untuk suatu tujuan operasional tertentu. Selain dari bentuk organisasi administrasi hierarkis yang telah berkembang sejak awal abad ke-17 di Eropa, pasukan tempur telah dikelompokkan untuk tujuan operasional spesifik menjadi organisasi misi terkait seperti "Kampfgruppe" (gugus tugas) Jerman atau Tim Tempur AS (Angkatan Darat) dan Gugus Tugas (Angkatan Laut) selama Perang Dunia Kedua, atau kelompok manuver operasional Soviet selama Perang Dingin. Dalam pasukan Inggris dan negara-negara Persemakmuran, gugus tugas sudah menjadi kelompok yang umum selama Perang Dunia Kedua dan Perang Dingin.

ReferensiSunting