Buka menu utama

Ophioglossum

genus tumbuh-tumbuhan

Ophioglossum adalah marga tumbuhan paku dengan anggota sekitar 25-30 jenis. Penyebarannya kosmopolitan (di mana-mana), tetapi terutama terpusat di daerah tropika dan subtropika. Nama Ophioglossum berarti "lidah ular" dalam bahasa Yunani, mengacu pada bentuk daun fertil (daun berspora) yang khas.

Wujud fisiknya biasanya memiliki satu atau dua daun steril tunggal dengan peruratan jala yang tumbuh pada satu tangkai yang sama dengan daun steril di bagian ujung. Di pangkalnya terdapat struktur mirip bonggol yang menjadi tempat tumbuh akar yang menyebar. Tumbuhan ini tidak selalu menghasilkan daun fertil, bahkan juga daun steril. Pada kondisi tanpa daun, ia hidup tersembunyi dengan bonggol dan akar yang berasosiasi dengan cendawan tanah (mikoriza).

Ophioglossum adalah organisme yang diketahui memiliki genom dengan kromosom terbanyak, 1260 kromosom[1]. Manusia memiliki 46 kromosom dan padi memiliki 24 kromosom.

Akibat digunakannya biologi molekular dalam klasifikasi, pengelompokan dalam Ophioglossum saat ini tengah mengalami revisi. Jenis-jenis yang sebelumnya tergabung dalam anakmarga Ophioderma, kelompok yang daun fertil dan daun sterilnya menyatu, dapat dipisahkan sebagai marga tersendiri. Sebagian spesies Ophioglossum juga dianggap sebagai anakjenis, sehingga banyaknya spesies berkurang.

Jenis Ophioglossum yang biasa dijumpai di Indonesia barat adalah O. pedunculosum dan O. reticulatum. Apabila marga Ophioderma dianggap sebagai anakmarga dari Ophioglossum, maka Ophioglossum pendulum juga merupakan spesies epifit yang umum.

ReferensiSunting

  1. ^ Gerardus J. H. Grubben (2004). Vegetables. PROTA. hlm. 404. ISBN 978-90-5782-147-9. Diakses tanggal 10 March 2013. 

Pranala luarSunting