Buka menu utama

Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan, M.Si. (lahir di Jakarta, 15 Oktober 1969; umur 50 tahun) adalah seorang cendekiawan dan aktivis Indonesia. Ia merupakan istri Ahmad Heryawan, Gubernur Jawa Barat periode 2008–2018. Sebagaimana suaminya, ia adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dr. Hj. Netty Prasetiyani, M.Si.
Netty Heryawan Hadiri Halal Bi Halal Pasundan Istri.jpg
Informasi pribadi
LahirNetty Prasetiyani
15 Oktober 1969 (umur 50)
Jakarta, Indonesia
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
Partai politikContoh Logo Baru PKS.jpg Partai Keadilan Sejahtera
PasanganH. Ahmad Heryawan
Anak6
Alma materUniversitas Indonesia
Universitas Padjadjaran
PekerjaanAktivis
Politikus

ProfilSunting

Netty Heryawan dibesarkan di keluarga dengan ayah seorang tentara dan ibu seorang guru. Ia bersekolah di SMA Negeri 14 Jakarta, tempat ia mulai berkecimpung di dunia aktivis, khususnya di bidang sosial dan perempuan, hingga perguruan tinggi. Kuliah S-2 dirampungkannya di Universitas Indonesia untuk jurusan kajian wanita. Netty menikah dengan Ahmad Heryawan, yang ditemuinya di dunia aktivis, pada 13 Januari 1991.[1]

Bersamaan dengan pelantikan suaminya sebagai Gubernur Jawa Barat pada tahun 2008, Netty memimpin Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jawa Barat.

Netty menerima penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka 2011 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia karena dianggap berhasil mengembangkan budaya gemar membaca di Jawa Barat.[2][3][4][5] Sejak 2 September 2016, Bapusipda Jawa Barat mengukuhkannya sebagai Bunda Literasi Jawa Barat.[6][7]

Sebagai Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, ia dianggap sangat perhatian pada kondisi perempuan dan anak di Jawa Barat.[8] Melalui program P2TP2A, ia memberi perhatian dalam membantu korban perdagangan manusia. Ia bahkan sempat menjemput langsung sepuluh orang korban perdagangan manusia asal Jawa Barat di Batam.[9] Pada Januari 2013, Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia menobatkan Netty sebagai Local Hero yang memerangi praktik perdangan manusia berdasarkan voting oleh halaman penggemar Facebook kedutaan.[8]

Netty pernah menyatakan akan menyiapkan sebuah peti mati bagi suaminya bila terlibat kasus korupsi.[10] Hal itu Ia lakukan sebab selama ini dirinya selalu mendukung sang suami untuk memberantas korupsi.Pada pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018, Netty mendukung pasangan Sudrajat-Syaikhu dan menyatakan sebagai pasangan terbaik untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Kang Aher[11]

PendidikanSunting

KarierSunting

 
Netty sebagai Bunda Literasi Jawa Barat saat mengalakkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan Sosialisasi Jabar Tolak Kekerasan pada Anak di Tasikmalaya.

NasionalSunting

  • Ketua II Pengurus Pusat Wanita Persatuan Umat Islam (PUI)

Jawa BaratSunting

PenghargaanSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Profil Netty Heryawan". Situs Web Resmi Netty Heryawan. Diakses tanggal 31 Juli 2013. 
  2. ^ a b Netty raih Nugra Jasa Darma Pustaloka.Inilah.com
  3. ^ anggiono, risky. "Netty Prasetiyani Jadi Bunda Literasi Jabar". Diakses tanggal 2017-05-16. 
  4. ^ "Netty: Ibu Harus Menjadi Pendidik yang Cerdas | Republika Online". Republika Online. Diakses tanggal 2017-05-16. 
  5. ^ "Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat | Detail | SID BASE". humas.jabarprov.go.id (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-05-16. 
  6. ^ BandungNewsPhoto (2016-09-02). "Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetyani Didapuk Jadi Bunda Literasi". Diakses tanggal 2017-07-23. 
  7. ^ "Netty Dinobatkan sebagai Kartini Masa Kini". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-07-23. 
  8. ^ a b c Kedubes AS Nobatkan Netty Heryawan sebagai Local Hero.Kompascom
  9. ^ Arfi Bambani Amri (8 November 2009). "Netty Heryawan Jemput 10 Korban Trafficking". VIVAnews. Diakses tanggal 31 Juli 2013. 
  10. ^ Netty sediakan Peti Mati bila Aher Korupsi.Republika
  11. ^ "NETTY AHER: SUDRAJAT – SYAIKHU PENERUS GUBERNUR AHER"
  12. ^ "Netty Prasetiyani Paparkan Kasus TKI di Sidang Doktornya". Tribun News. 29 Januari 2015. 
  13. ^ "Tak Kenal Lelah Perangi Trafficking". bandungoke.com. Diakses tanggal 2017-05-16. 
  14. ^ HWPCI berikan penghargaan kepada Netty Heryawan.Antara Jawa Barat

Pranala luarSunting