Buka menu utama
Bendera Pelayaran Majapahit yang dipimpin oleh Mpu Nala

Mpu Nala adalah panglima perang Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389).[1] Dia terkenal karena ekspedisi yang pernah dilakukannya yang ternyata berhasil menaklukan daerah Dompo di Pulau Sumbawa pada tahun 1357.[1] Dia diangkat sebagai Rakryan Tumenggung, yakni sebutan bagi orang yang menjadi salah satu di antara tujuh pejabat tinggi di Kerajaan Majapahit.[1]

Ada juga yang menyebut Nala sebagai Maha Menteri bergelar wira mandalika yang berarti Panglima Mandala.[2] Dia merupakan pemimpin armada angkatan laut Kerajaan Majapahit, yang mana armada tersebut dibangun oleh Patih Gajah Mada untuk mewujudkan impiannya mempersatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit.[3] Selain itu, Mpu Nala juga pernah diminta oleh Mada untuk menyerang Kerajaan Labuan Lombok.[4] Tentara angkatan laut Majapahit yang dipimpin oleh Mpu Nala berhasil menaklukkan berbagai kerajaan di antaranya adalah kerajaan Samudra Pasai, Jambi, Palembang, Swarnabhumi (Sriwijaya), Tamiang dan negeri-negeri lain di Swarnadwipa (Sumatra).[5] Kemudian ada juga Nansarunai (Kalimantan Selatan), Dompo (Nusa Tenggara Barat), Langkasuka, Kelantan, Kedah, Selangor, Pulau Bintan, Tumasik (Singapura) dan Semenanjung Malaka.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ a b c Shadily, Hassan (1980).Ensiklopedia Indonesia.Jakarta:Ichtiar Baru van Hoeve. Hal 2330
  2. ^ Riana, I Ketut (2009).Nagara Krtagama.Jakarta:Kompas.Hal 46
  3. ^ Adisukarjo, Sudjatmoko (2007).Horizon Ilmu Pengetahuan Sosial.Jakarta:Yudhistira. Hal 27
  4. ^ Yaningsih, Sri.Cerita Rakyat dari Nusa Tenggara Barat.Jakarta:Grasindo. Hal 38
  5. ^ a b "Javanese 2000". Gajah Mada dan Majapahit. Diakses tanggal 24 Juni 2014.