Buka menu utama

Minang Mart adalah jaringan toko swalayan yang dikelola oleh masyarakat di Sumatra Barat. Berbagai hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan kerajinan masyarakat Minang dijual di Minang Mart untuk dijual kembali kepada masyarakat dengan harga yang terjangkau.[1]

Awal mulanya Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meluncurkan program 1.000 Minang Mart pada akhir Mei 2016. Tujuan program Minang Mart adalah untuk menghidupkan ekonomi masyarakat Minang, namun tujuan tersebut urung terwujud karena ada banyak masalah di dalam management. Minang Mart merupakan hasil kolaborasi dari tiga Badan usaha Milik Daerah (BUMD) setempat. Tiga BUMD yang terlibat dalam program ini adalah PT Grafika, Bank Nagari, dan Jamkrida. Dan saham terbesar dipegang oleh my jenedi group [1]

Menurut pengalaman penulis, bahwa toko swlayan yang tidak berasal dari hasil kerja orang Minangkabau tidak di ijinkan. Jikalu ini salah mohon diperbaiki.

ReferensiSunting

  1. ^ a b Fuadona, Farah. "Minang Mart gantikan Alfamart cs di Sumbar | merdeka.com". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-03-24.