Mengompol atau Ngompol adalah kencing secara tidak sengaja sambil tidur, berdiri, duduk atau tidak bisa menahan air urin lalu keluar membasahi celana dan sekitarnya. Biasanya anak perempuan berhenti ngompol pada usia 6 tahun dan anak laki-laki pada usia 7 tahun.

Nocturnal Enuresis
Klasifikasi dan rujukan luar
SpesialisasiPsikiatri, psikologi Sunting ini di Wikidata
ICD-10R32., F98.0
ICD-9-CM788.36
DiseasesDB4326
MedlinePlus003144
eMedicineped/689
MeSHD053206

Selain bayi, balita dan anak-anak. Mengompol juga terjadi pada remaja, dewasa dan lansia. Secara tidak sengaja atau memang memiliki masalah kesehatan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi ngompol, misalnya alarm ngompol yang akan mengeluarkan suara keras bila sensornya mendeteksi cairan, atau dengan hormon vasopresin untuk mengurangi produksi urin pada malam hari.

Penyebab Utama MengompolSunting

Beberapa penyebab utama ngompol:

Latihan toiletSunting

Bila anak atau orang dewasa masih saja mengompol, ia dapat melakukan latihan toilet. Latihan toilet bertujuan agar seseorang bisa mengontrol buang air kecil atau buang air besar dengan mengatur waktu saat membuangnya dan tahu kapan harus ke kamar mandi. Dengan latihan ini, diharapkan seseorang tidak mengompol lagi di rumah, sekolah, maupun tempat umum lainnya.[butuh rujukan]

Hukuman bagi orang yang mengompolSunting

Menghukum atau mempermalukan seorang anak karena mengompol seringkali membuat situasi menjadi lebih buruk. Anak yang dihukum karena mengompol merasa malu dan kehilangan kepercayaan diri. Hal ini dapat menyebabkan frekuensi mengompol yang meningkat, yang ujung-ujungnya menyebabkan lebih banyak hukuman dan rasa malu yang diterima anak.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ "Bedwetting". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2009-09-22. Diakses tanggal 2009-09-12. 

Pranala luarSunting