Buka menu utama

Megah Idawati (lahir di Kudus, Jawa Tengah, 27 Juli 1945; umur 74 tahun) adalah pemain bulu tangkis Indonesia di era tahun 1960an. Ia bersama dengan Minarni, Retno Kustiah, Corry Kawilarang, dan Megah Inawati pernah memperkuat Tim Indonesia dalam perebutan Piala Uber 1966 di Wellington, Selandia Baru. Di final Indonesia kalah telak dari tim tangguh Jepang dengan score 7-0.

Megah Idawati besar dan tumbuh dalam keluarga pebulu tangkis. Sejak kecil ia sudah akrab dengan raket dan shuttle cock karena di belakang rumah orangtuanya terdapat lapangan bulu tangkis semi permanen. Ia bersama Megah Inawati (kakak) dan Liem Swie King (adik) sejak dini sudah dilatih bulu tangkis oleh ayahnya, Ng Thiam Poo.

Setelah beberapa tahun menjadi pemain nasional, Ia kemudian menikah dengan Agus Susanto yang juga pemain bulu tangkis nasional kala itu. Setelah menikah, kariernya sebagai pemain bulu tangkis meredup. Pasangan ini dikaruniai dua orang putra. Darah bulu tangkis mengalir pada putra sulungnya, Hermawan Susanto, yang juga mengikuti jejak orangtuanya sebagai pemain bulu tangkis nasional.