Buka menu utama

Masa (bahasa Ibrani: מַסָּה; bahasa Inggris: Massah) adalah suatu lokasi yang dilalui oleh Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir menuju ke tanah Kanaan di bawah pimpinan Musa, yang tercatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen.[1] meskipun daftar tempat persinggahan Israel dalam Kitab Bilangan tidak mencantumkan nama itu.[2] Dalam Kitab Keluaran, Masa disebutkan bersamaan dengan Meriba, dalam konteks yang menunjukkan bahwa Masa berada di lokasi yang sama dengan Meriba, tetapi bagian Alkitab lainnya menyebutkan Masa dan Meriba, seperti yang disebutkan dalam Berkat Musa,[3][4] tampaknya menyiratkan bahwa mereka berada di lokasi yang berbeda.[5][6]

Catatan AlkitabSunting

Nama tempat Masa dan Meriba dalam Alkitab terutama mengingatkan pada peristiwa di perkemahan Israel di Rafidim. Masa (masa, dari nasa, 'menguji', 'mencoba') artinya 'pencobaan'; Meriba (meriva, dari riv, 'berperkara', 'berselisih', 'menuduh', 'bertengkar') artinya 'bertengkar' atau 'perpecahan'.

Keluaran 17Sunting

Keluaran 17:1-7

Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu. Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?" Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!" Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Berjalanlah di depan bangsa itu dan bawalah beserta engkau beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga di tanganmu tongkatmu yang kaupakai memukul sungai Nil dan pergilah. Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu di atas gunung batu di Horeb; haruslah kaupukul gunung batu itu dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum."
Demikianlah diperbuat Musa di depan mata tua-tua Israel.
Dinamailah tempat itu Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan: "Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak?"[7]

Mazmur 95Sunting

Mazmur 95, suatu panggilan ibadah dan ketaatan, mengingat-ingat kejadian di Masa:

Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya! Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun, pada waktu nenek moyangmu mencobai Aku, menguji Aku, padahal mereka melihat perbuatan-Ku.[8]

Sebagai diindikasikan dalam Mazmur 95, tindakan pengujian dan pembangkangan ini mengakibatkan keseluruhan satu generasi Israel dilarang untuk memasuki tanah perjanjian:

Empat puluh tahun Aku jemu kepada angkatan itu, maka kata-Ku: "Mereka suatu bangsa yang sesat hati, dan mereka itu tidak mengenal jalan-Ku." Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: "Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku."[9]

AnalisisSunting

Nama "Masa dan Meriba" secara bersama-sama dikenakan kepada peristiwa atau tempat yang sama hanya dalam Keluaran 17:7 dan Mazmur 95:8. Pada semua ayat yang lain kedua nama itu dibedakan, dan masing-masing menunjuk kepada dua peristiwa atau tempat yang berlainan. Jika, seperti jelas dari Alkitab, Israel berulang kali berbantah dengan Allah, demikianlah nama keterangan Meriba dapat diulangi. 'Masa' agaknya menunjuk hanya kepada peristiwa di Rafidim, sebelum Israel tiba di Gunung Sinai. Sewaktu mereka tidak menjumpai air yang tampaknya dijanjikan oleh Musa kepada mereka di sumber air "Wadi Feiran", mereka 'bertengkar' (wayyarev, dari riv) atau menuduh Musa, apakah kepemimpinannya benar-benar disetujui Allah. Mereka bersungut-sungut terhadap Musa, hamba Allah, dan dengan demikian mereka mencobai Allah sendiri (bandingkan Ulangan 6:16; 9:22).[10]

Teks Alkitab menyatakan bahwa orang-orang Israel berdebat dengan Musa tentang kurangnya air, di mana Musa menegur bangsa Israel karena menguji Yahweh,[11] maka tempat itu dinamai Masa,[1] yang berarti pengujian. Di awal narasi tentang Mara, dikaitkan argumen yang serupa, di mana Yahweh menguji orang Israel;[12] beberapa sarjana tekstual menganggap episode terakhir ini, yang tidak menyebutkan Masa secara eksplisit, sebagai versi lain penamaan Masa, sementara akun awal, di mana nama Masa mengacu pada pengujian terhadap Yahweh oleh orang Israel, dikaitkan dengan Sumber Yahwis.[13]

Penggunaan lainSunting

  • "Masa" adalah juga nama orang: anak ke-7 dari 12 anak Ismael menurut Kejadian 25:14 dan 1 Tawarikh 1:30, agaknya tinggal di Arabia Utara. Barangkali suku ini sama dengan "Mas'a", yang membayar upeti bersama "Tema" kepada Tiglat-Pileser III (ANET, hlm 283) dan bersama orang "Masanoi", yg tempatnya menurut Ptolemeus (5.19, 2) di sebelah timurlaut "Duma". Barangkali Mesekh dalam Mazmur 120:5 harus diperbaiki menjadi "Masa", yang lebih sejajar dengan "Kedar".[10]
  • Dalam Amsal 30:1; 31:1 "hammassa" dibaca dalam Terjemahan Baru sebagai nama din. Jika Agur dan Lemuel adalah orang "Masa", maka kumpulan amsal mereka merupakan contoh dari watak internasional yang terdapat dalam sastra hikmat Ibrani, yang kadang-kadang diambil alih dan dibentuk oleh bangsa Israel untuk disesuaikan dengan iman mereka yang terikat dengan sejarah Israel.[10]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting