Mahavihara Buddha Manggala Balikpapan

Mahavihara Buddha Manggala merupakan sebuah wihara yang berada di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia.

Mahavihara ini berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 2.5 hektare dengan posisi yang strategis, yakni di sebuah bukit di jantung kota Balikpapan.

SejarahSunting

Agama Buddha di Balikpapan mulai berkembang sejak tahun 1970-an, ketika itu seorang Upasaka Sogatta datang dari Samarinda mengenalkan tradisi puja (sembahyang) secara Agama Buddha, di Balikpapan. Pertama-tama kegiatan berlangsung dari rumah ke rumah. Bp. Simon & Ibu Simon sebagai salah satu yang tertarik dengan Agama Buddha, kemudian menyediakan rumahnya sebagai tempat Puja Bhakti pada waktu itu. Pada kelanjutannya, berdirilah sebuah wihara yang diberi nama: Dhammavihara (1970-an) yang terletak di Gunung Malang.

Perkembangan Agama Buddha di Balikpapan terus berlanjut, hal ini ditandai dengan berdirinya beberapa wihara lain. Salah satunya adalah Vihara Buddha Manggala Jaya (1997). Wihara ini bernaung di bawah Yayasan Buddha Manggala Jaya dalam binaan Sangha Theravada Indonesia. Nama Vihara Buddha Manggala Jaya merupakan sebuah nama pemberian dari YM.Bhikkhu Jotidhammo Thera. Wihara ini berlokasi disebuah Ruko di Komplek Balikpapan Baru, di mana ruko pinjaman tersebut merupakan wujud kemurahan hati dari Bapak Ruslan Aliansyah beserta keluarganya. Di ruko inilah dilakukan berbagai kegiatan Buddhis seperti; Sekolah Minggu, Puja Bhakti, dan lain sebagainya. Kegiatan puja bhakti di wihara ini pertama sekali dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 1997 dan berlangsung selama kurang lebih 4 tahun.

Dalam perjalanannya, Yayasan Buddha Manggala Jaya, bersama-sama biksu sangha, mengusahakan sebidang tanah seluas kurang lebih 2 hektare berlokasi di Jalan MT. Haryono, Batu Ampar, Ring Road, Balikpapan. Di lokasi ini direncanakanlah proyek pembangunan sebuah wihara permanen yang merupakan wujud kegembiraan yang terpancar bagi umat Buddha di Balikpapan. Atas keinginan bersama, disepakati nama untuk wihara baru yang akan dibangun dilokasi itu adalah Mahavihara Buddha Manggala. Mahavihara Buddha Manggala, jika disingkat Mahavihara berarti: wihara yang agung. Kata ini merupakan bentuk rasa optimisme bahwa nantinya dapat membangun dan memiliki sebuah wihara yang permanen, agung, besar dengan lokasi tanah terbilang cukup besar / luas yang berada disebuah bukit yang indah dan strategis terlebih dengan situasi perkembangan Kota Balikpapan yang sekarang ini.

Pranala luarSunting