Kereta api Sancaka

kereta api campuran di Indonesia

Kereta api Sancaka (bahasa Jawa: ꦱꦼꦥꦸꦂ​ꦱꦚ꧀ꦕꦏ, translit. Sepur Sancaka) merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif dan ekonomi premium yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi VI Yogyakarta dan Daerah Operasi VIII Surabaya yang melayani lintas Surabaya Gubeng-Yogyakarta maupun sebaliknya. Nama Sancaka diambil dari nama sosok ratu ular sanca yang pengayom dan dapat bertahan di segala keadaan.

Kereta api Sancaka
Papan Nama KA Sancaka Khas Daop 6.PNG
Sancaka Madiun.jpg
Kereta api Sancaka saat meninggalkan Stasiun Madiun
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak menengah
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VI Yogyakarta (KA 180/181)
Daerah Operasi VIII Surabaya (KA 179/182)
PendahuluKereta api Senja Malioboro (1981-1997)
Mulai beroperasi21 Mei 1997
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang2.000 penumpang per hari
Rute
Stasiun awalYogyakarta
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah.
Stasiun akhirSurabaya Gubeng
Jarak tempuh311 km
Waktu tempuh reratakurang lebih 5 jam
Frekuensi perjalanandua kali pergi pulang sehari termasuk kereta fakultatif
Jenis relRel berat
Pelayanan
Kelas
  • Eksekutif dan ekonomi premium (reguler)
  • Eksekutif & bisnis/ekonomi plus/ekonomi premium (fakultatif)
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 80 tempat duduk disusun 2-2. Sebanyak 32 kursi ke arah depan dan 32 ke arah belakang (kelas ekonomi premium)
    kursi dapat direbahkan
Fasilitas kateringAda, dapat memesan sendiri makanan di kereta makan yang tersedia
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks dengan tirai dan lapisan laminasi isolator panas
Fasilitas hiburanAda
Fasilitas lainLampu baca, toilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, dan peredam suara
Teknis sarana dan prasarana
Bakal pelantingCC201, CC203, atau CC206
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal
  • 179-182 (reguler)
  • 215F-216F (fakultatif jadwal pagi)
  • 217F-218F (fakultatif jadwal malam)
Peta rute
Surabaya Gubeng–Yogyakarta
Untuk KA Sancaka
Ke Surabaya Kota
Ke SBI
Surabaya Gubeng
ke Malang
Jalan Tol Surabaya-Gempol
Jalan Tol Surabaya-Mojokerto
Ke Sidoarjo
Jembatan Kali Porong
Mojokerto
Jombang
Ke Malang
Jembatan Kali Brantas
Kertosono
Nganjuk
Madiun
Jembatan Bengawan Madiun
Ngawi
Jawa Timur
Jawa Tengah
Jembatan Bengawan Solo
Ke Gundih, Semarang
Solo Balapan
Ke Wonogiri
Klaten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jembatan Kali Opak
Yogyakarta
ke Bandung, Jakarta

Keterangan:

Kereta api yang menempuh jarak sejauh 311 kilometer ditempuh dalam waktu kurang lebih 5 jam ini hanya berhenti di Mojokerto, Jombang, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Ngawi (hanya jadwal sore), Solo Balapan, dan Klaten (hanya jadwal pagi).

Awalnya, kereta api Sancaka menggunakan rangkaian kereta campuran kelas eksekutif dan bisnis. Pada tanggal 16 Oktober 2016, rangkaian kereta kelas bisnis diganti menjadi rangkaian kereta kelas ekonomi plus, kemudian rangkaian kereta ini diganti dengan rangkaian baru berbahan baja nirkarat dengan layanan kelas eksekutif dan ekonomi premium mulai tanggal 8 April 2019.

Pengoperasian kereta apiSunting

 
Kereta api Sancaka saat melintas di Ketandan, Klaten

Kereta api Sancaka menggunakan dua rangkaian dari dua dipo kereta yang berbeda. Kereta api yang berangkat pada pagi hari dari Yogyakarta dan sore hari dari Surabaya menggunakan rangkaian milik Dipo Kereta Yogyakarta (YK)—untuk KA 180/181, sedangkan kereta api yang berangkat pada pagi hari dari Surabaya dan sore hari dari Yogyakarta menggunakan rangkaian milik Dipo Kereta Sidotopo (SDT)—untuk KA 179/182.

Tersedia pula kereta api Sancaka Fakultatif yang dijalankan pada musim lebaran, natal, dan tahun baru. Susunan rangkaian yang digunakan dapat berupa layanan kelas tunggal (eksekutif atau bisnis) maupun campuran (eksekutif dan bisnis/ekonomi AC plus).

Data teknisSunting

Rangkaian regulerSunting

Lintasan perjalanan Yogyakarta - Surabaya Gubeng pp.
Lokomotif CC201, CC203, CC206
Rangkaian Rangkaian milik Dipo Kereta Sidotopo (SDT)

5 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019 SDT) + 1 kereta makan (M1 2019 SDT) + 4 kereta kelas ekonomi premium (K3 2019 SDT) + 1 kereta pembangkit (P 2019 SDT)

Rangkaian milik Dipo Kereta Yogyakarta (YK)

5 kereta kelas eksekutif (K1 2018/2019 YK) + 1 kereta makan (M1 2019 YK) + 4 kereta kelas ekonomi premium (K3 2019 YK) + 1 kereta pembangkit (P 2019 YK)

Jumlah tempat duduk 650 tempat duduk

TarifSunting

Tarif kereta api ini adalah antara Rp80.000,00-Rp190.000,00 untuk kelas ekonomi AC plus/premium dan Rp145.000,00-Rp290.000,00 untuk kelas eksekutif; bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan mulai dua jam sebelum keberangkatan di stasiun yang berada dalam lintas berikut mulai tanggal 1 Desember 2019.

  • Surabaya - Jombang maupun sebaliknya: Rp20.000,00 (ekonomi premium) dan Rp40.000,00 (eksekutif)
  • Surabaya - Madiun maupun sebaliknya: Rp70.000,00 (ekonomi premium) dan Rp100.000,00 (eksekutif)
  • Solo - Yogyakarta maupun sebaliknya: Rp40.000,00 (ekonomi premium) dan Rp55.000,00 (eksekutif)

Jadwal perjalananSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api Sancaka per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

Stasiun KA 179 Sancaka (jadwal pagi) KA 181 Sancaka (jadwal sore)
Datang Berangkat Datang Berangkat
Surabaya Gubeng - 07.40 - 17.55
Mojokerto 08.16 08.20 18.31 18.35
Jombang 08.42 08.45 18.57 19.00
Kertosono 09.01 09.04 19.41 19.44
Nganjuk 09.24 09.26 19.17 19.21
Madiun 10.04 10.20 20.24 20.40
Ngawi Ls. 21.03 21.05
Solo Balapan 11.36 11.41 22.02 22.10
Klaten 12.06 12.08 22.36 22.39
Yogyakarta 12.33 - 23.05 -
Stasiun KA 180 Sancaka (jadwal pagi) KA 182 Sancaka (jadwal sore)
Datang Berangkat Datang Berangkat
Yogyakarta - 06.30 - 17.05
Klaten 06.54 06.56 17.30 17.32
Solo Balapan 07.22 07.27 17.57 18.03
Ngawi Ls. 19.00 19.02
Madiun 08.44 08.56 19.24 19.38
Nganjuk 09.37 09.39 20.19 20.21
Kertosono 09.59 10.02 20.41 20.44
Jombang 10.18 10.25 21.00 21.03
Mojokerto 10.47 10.51 21.25 21.29
Surabaya Gubeng 11.27 22.05 -

Berikut ini adalah jadwal kereta api Sancaka Fakultatif*) per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

*) Kereta api fakultatif beroperasi pada masa lebaran, natal-tahun baru, ataupun terkadang di akhir pekan tertentu)

Stasiun KA 215F Sancaka (jadwal pagi) KA 217F Sancaka (jadwal malam)
Datang Berangkat Datang Berangkat
Surabaya Gubeng - 08.10 - 22.40
Mojokerto 08.51 08.55 23.16 23.20
Jombang 09.17 09.22 23.42 23.46
Kertosono 09.38 09.44 Ls.
Nganjuk 10.06 10.08 00.22 00.25
Caruban 10.37 10.40 Ls.
Madiun 10.54 11.11 01.05 01.15
Ngawi 11.34 11.37 Ls.
Solo Balapan 12.40 12.50 02.35 02.40
Klaten 13.16 13.19 Ls.
Yogyakarta 13.47 - 03.30 -
Stasiun KA 216F Sancaka (jadwal sore) KA 218F Sancaka (jadwal malam)
Datang Berangkat Datang Berangkat
Yogyakarta - 18.00 - 23.45
Klaten 18.26 18.28 Ls.
Solo Balapan 18.54 19.02 00.34 00.40
Ngawi 20.03 20.06 Ls.
Madiun 20.29 20.36 02.00 02.10
Caruban 20.50 20.52 Ls.
Nganjuk 21.19 21.21 02.51 02.53
Kertosono 21.41 21.44 Ls.
Jombang 21.59 22.02 03.29 03.32
Mojokerto 22.24 22.29 03.54 03.59
Surabaya Gubeng 23.26 - 04.35 -

InsidenSunting

Pada tanggal 6 April 2018 sekitar pukul 18.25, terjadi kecelakaan antara kereta api Sancaka tujuan Surabaya (KA 86) dengan sebuah truk pengangkut bantalan rel beserta mobil Toyota Avanza pada km 215+8 di Sambirejo, Mantingan, Ngawi yang disebabkan karena truk mogok diatas rel saat hendak melewati perlintasan liar tak berpalang dan mengakibatkan seorang masinis dan seorang pekerja pembangunan jalur ganda tewas, asisten masinis mengalami patah tulang, dan sekitar 500 penumpang terlantar. Kecelakaan ini mengakibatkan perjalanan kereta api lintas Madiun–Solo mengalami keterlambatan parah.[1]

GaleriSunting

Kereta api Sancaka sebelum menggunakan rangkaian baja nirkarat

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Media, Kompas Cyber. "Kronologi Kereta Sancaka Tabrak Truk Trailer di Ngawi - Kompas.com". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2018-04-29. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia