Buka menu utama

Berikut ini adalah daftar kereta api yang beroperasi maupun yang sudah tidak beroperasi di Indonesia.

Daftar isi

Eksekutif Kelas Argo dan Kelas SatwaSunting

Nama Relasi Depot Jenis lokomotif Sarana yang digunakan
Argo Bromo Anggrek Gambir - Surabaya Pasar Turi Surabaya Pasar Turi (SBI) CC201,CC203,CC206 Lokomotif, 8-9 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (menggunakan bogie K9)
Argo Dwipangga dan Argo Lawu Gambir - Solo Balapan Solo Balapan (SLO) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2016
Argo Muria dan Argo Sindoro Gambir - Semarang Tawang Semarang Poncol (SMC) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (Argo Muria rangkaian terbaru 2017)
Argo Jati Gambir - Cirebon Cirebon (CN)
Rangkaian terbaru Tahun 2015
Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif , kereta makan, dan kereta pembangkit
Argo Wilis Bandung - Surabaya Gubeng Bandung (BD) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit
Gajayana Gambir - Malang Malang (ML) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2017
Sembrani Gambir - Surabaya Pasar Turi Jakarta Kota (JAKK) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2016
Bima Gambir - Malang Jakarta Kota (JAKK) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit terbaru 2016
Taksaka Gambir - Yogyakarta Yogyakarta (YK) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (mendapat hibah K1 2008 eks Argo Lawu dan K1 kaca pesawat retrofit 1984-1986 eks Argo Dwipangga)
Turangga Bandung - Surabaya Gubeng Sidotopo (SDT) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (khusus kaca pesawat)
Bangunkarta Gambir - Surabaya Gubeng Sidotopo (SDT) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif, kereta makan, dan kereta pembangkit (Kadang rangkaiannya ditukar dengan rangkaian Turangga, baru-baru ini mendapat rangkaian K1 1995 eks Bima)
Purwojaya Gambir - Cilacap Purwokerto (PWT) Lokomotif, 7-8 kereta eksekutif kaca pesawat, kereta makan, dan kereta pembangkit (mendapat hibah K1 kaca pesawat 2009 eks Gajayana)

Eksekutif, Bisnis dan campuranSunting

EkonomiSunting

Komuter unggulanSunting

Bus relSunting

Komuter/Lokal ekonomiSunting

KA Commuter IndonesiaSunting

Tambahan Lebaran & NataruSunting

  • Madiun Tambahan
  • Taksaka Tambahan
  • Argo Lawu Fakultatif
  • Argo Dwipangga Fakultatif
  • Argo Muria Tambahan
  • Argo Sindoro Tambahan
  • Argo Parahyangan Tambahan
  • Argo Jati Tambahan
  • Argo Jati Fakultatif
  • Mutiara Timur Tambahan
  • Cirebon Ekspres Fakultatif
  • Purwojaya Tambahan
  • Lodaya Tambahan
  • Sancaka Tambahan
  • Sembrani Tambahan
  • Taksaka Tambahan
  • Gajayana Tambahan
  • Sawunggalih Tambahan
  • Kertajaya Tambahan
  • Tawang Jaya Tambahan
  • Brantas Tambahan
  • Matarmaja Tambahan
  • Kutojaya Utara Tambahan
  • Kutojaya Selatan Tambahan
  • Pasundan Tambahan
  • KA Tambahan PSE-LPN
  • KA Tambahan SGU-ML

Kereta non-komersialSunting

Rencana beroperasiSunting

Tak beroperasiSunting

Tercatat dalam Gapeka 1961[1]Sunting

Nama Relasi Keterangan
1. Tarumanegara Surabaya Pasar Turi - Gambir Merupakan kereta ekspres siang
2. Mantjanegara Gambir - Surabaya Pasar Turi
3. Parahijangan Surabaja Kota - Bandung
4. Madjapahit Bandung - Surabaja Kota
5. Sunda Kelapa Kroja - Gambir
6. Singhasari Tjirebon - Surabaja Kota
7. Bintang Sendja Surabaja Kota - Djakarta via Semarang Merupakan kereta ekspres malam
8. Bintang Fadjar Djakarta - Surabaja Kota via Semarang

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting