Keresidenan Surabaya

wilayah administratif di Hindia Belanda

Keresidenan Surabaya adalah sebuah keresidenan yang terletak di Jawa Timur.[1] Keresidenan ini terdiri dari Surabaya, Sidoarjo dan Gresik yang keduanya dulunya bernama Kabupaten Surabaya, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang (dulunya wilayah Kabupaten Mojokerto) , dan Lamongan bagian timur kecuali daerah Lamongan Barat / Kota Babat karena termasuk wilayah Keresidenan Bojonegoro .[2] Pada tahun 1817, Madura Barat lepas dari karesidenan ini dan bergabung dengan Madura Timur membentuk Keresidenan Madura dan Sumenep.[3]

Sekarang ex keresidenan Surabaya tersisa 1 kota dan dua kabupaten yaitu Kota Surabaya, kabupaten Sidoarjo dan kabupaten Gresik.

Residen

sunting

Berikut adalah daftar residen yang pernah memerintah di Keresidenan Surabaya.

Residen Surabaya Mulai Selesai
Pieter Hubertus baron van Lawick van Pabst 1817 1817
Adriaan Maurits Theodorus baron de Salis 1817 1822
Pieter van de Poel 1822 1824
Bernard Hendrik Alexander Besier 1824 1827
Diderik Willem Pinket de Haak 1827 1830
Adriaan Maurits Theodorus baron de Salis 1830 1831
Hendrik Jacob Domis 1831 1834
Carel Jan Riesz 1834 1839
Daniel François Willem Pietermaat 1839 1848
Pierre Jean Baptiste de Perez 1848 1853
Pieter Vreede Bik 1853 1858
Herman Constantijn van der Wijck 1858 1860
Otto van Rees 1860 18 Maret 1864
Carl Philip Conrad Steinmetz 18 Maret 1864 28 Desember 1865
Henri Maximiliaan Andrée Wiltens 28 Desember 1865 20 April 1868
Salomon van Deventer 20 April 1868 24 Juni 1869
Willem George Meyer 24 Juni 1869 3 Agustus 1873
Philip Willem Abraham van Spall 3 Agustus 1873 11 Desember 1876
Frederik Beijerinck 11 Desember 1876 4 Juni 1884
Carel Herman Aart van der Wijck 4 Juni 1884 18 Mei 1888
Johannes Cornelis Theodorus Kroesen 18 Mei 1888 20 Juli 1896
Hendrik Willem van Ravenswaay 20 Juli 1896 10 September 1901
Lüder Carel Andreas Frederik Lange 16 September 1901 11 Mei 1905
Rudolf Herman Ebbink 11 Mei 1905 29 Mei 1908
Johan Einthoven 29 Mei 1908 2 Januari 1913
Johannes van Aalst 2 Januari 1913
1919 tidak ada, sementara
Leonard Johan Schippers 21 November 1919 28 Agustus 1920
Samuel Cohen 28 Agustus 1920 17 Juni 1922
Willem Pieter Hillen 17 Juni 1922 3 Agustus 1924
Johannes Martinus Jordaan 3 Agustus 1924 Agustus 1926
Willem Charles Hardeman Agustus 1926 1 Juli 1928
Adolf Hendrik Moreu 1 Juli 1928
tak diketahui
Adolf Hendrik Moreu 30 Desember 1932 28 April 1935
Marinus Frans Winkler 28 April 1935 23 Desember 1939
Cornelis Christianus Josephus Maassen 23 Desember 1939 Pendudukan Jepang


Rujukan

sunting
  1. ^ Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah (1978). Sejarah Daerah Jawa Timur. Direktorat Jenderal Kebudayaan. hlm. 183. 
  2. ^ Mochtar, Henry L.R.; Permadi, Paul (1991). Sari Literatur Jawa. 3. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. hlm. 222. ISBN 9798006054. 
  3. ^ Nasution (2006). Ekonomi Surabaya pada Masa Kolonial, 1830-1930. Surabaya: Pustaka Intelektual. hlm. 28. ISBN 9792506802.