Buka menu utama

Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah

kepolisian di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah

Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah atau disingkat Polda Sulteng adalah pelaksana tugas kepolisian dalam lingkup wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia. Polda Sulteng dibentuk pada tahun 1995, dan saat ini dipimpin oleh Brigjen. Pol. Lukman Wahyu Hariyanto.

Kepolisian Daerah
Sulawesi Tengah
Lambang Polda Sulteng.png
Lambang Polda Sulawesi Tengah
SingkatanPolda Sulteng
Ikhtisar
Dibentuk1995
Struktur yurisdiksi
Wilayah hukumSulawesi Tengah, ID
72.00.00 SulawesiTengah.svg
Peta wilayah yurisdiksi Polda Sulteng
Kategori
  • Lembaga sipil lokal
Struktur operasional
PengawasKepolisian Negara Republik Indonesia
Markas besarJl. Sam Ratulangi
Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia

Pejabat eksekutif
Operasi penting

SejarahSunting

Pembentukan kepolisian daerah yang menaungi wilayah Sulawesi Tengah berawal pada likuidasi yang dilakukan dalam unsur Kepolisian Daerah Sulawesi Utara dan Tengah (Polda Sulutteng). Keberadaan organisasi kepolisian daerah di wilayah bagian tengah Pulau Sulawesi berjalan seiring dengan terbentuknya Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 1964. Terbentuknya Sulawesi Tengah, menandai pembentukan organisasi kepolisian pertama, yang disebut dengan Komando Resor Angkatan Kepolisian (Korak). Korak Sulawesi Tengah membawahi Komando Resor (Kores) di tingkat kabupaten seperti Kabupaten Donggala, Poso, Banggai, dan Buol Tolitoli.

Pada tahun 1971, namanya diubah menjadi Komando Antar Resor (Komtarres). Setahun setelahnya, Komtarres Sulawesi Tengah berubah menjadi Kepolisian Wilayah 152 (Kowil). Sejak tahun 1982, akronimnya diganti menjadi Kepolisian Wilayah (Polwil). Pada tanggal 29 Maret 1995, status Polwil Sulawesi Tengah ditingkatkan menjadi Kepolisian Daerah (Polda), dan dipisahkan dari Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Pada hari yang sama, Kapolri Jenderal Pol. Banurusman, meresmikan berdirinya Polda Sulteng.

Pada tanggal 20 Mei 2008, gedung utama markas Polda Sulteng mengalami kebakaran. Seluruh bangunan utama termasuk ruang kerja Kapolda, terbakar habis dalam waktu kurang dari dua jam. Puluhan unit mobil pemadam kebakaran didatangkan ke lokasi, tetapi baru mampu memadamkan kobaran api sejam kemudian. Saat peristiwa ini terjadi, Kapolda saat itu, Brigjen. Pol. Suparni Parto baru sepekan menjabat. Suparni sendiri saat itu kebetulan sedang berada di Poso.[1][2]

Pada tanggal 15 November 2019, Jenderal Pol. Idham Azis selaku Kapolri mengukuhkan kenaikan tipologi Polda Sulteng dari tipe B menjadi tipe A. Kenaikan tipologi ini menandakan bahwa jabatan Kapolda Sulteng akan dipegang oleh perwira tinggi polisi berpangkat Inspektur Jenderal Polisi, sedangkan Wakapolda akan dijabat oleh Brigadir Jenderal Polisi.[3][4]

PejabatSunting

KapoldaSunting

Pada tahun 2000, pangkat perwira polisi yang menjabat sebagai Kapolda ditingkatkan dari Kolonel Polisi menjadi Brigadir Jenderal Polisi. Ini disebabkan karena kenaikan status Polda Sulteng menjadi polda tipe B. Pada tahun 2019, Polda Sulteng naik status menjadi polda tipe A sehingga harus dipimpin oleh seorang perwira tinggi polisi yang berpangkat Inspektur Jenderal Polisi.

Berikut adalah para perwira tinggi dan menengah Polri yang pernah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah:

Nama Mulai Selesai Ref.
Komandan Resort Angkatan Kepolisian Sulawesi Tengah
1 AKBP
Soekaryadi
1964
1966
2 AKBP
R. Katamsi
1966
1970
Komandan Komdim
3 AKBP
Pardoto
1970
1972
Komandan Pengendali Antar Polres
Komandan Kepolisian Tingkat Resort
4 Letkol. Pol.
Buntaran
1972
1973
Komandan Kepolisian Wilayah 152 Sulawesi Tengah
5 Kolonel Pol.
B. A. Wulur
1973
1979
6 Kolonel Pol.
Soenjoto
1979
1982
7 Kolonel Pol.
Oentoro Wiryawan
1982
1984
Kepala Kepolisian Wilayah Sulawesi Tengah
8 Kolonel Pol.
Soegijo
1984
1986
9 Kolonel Pol.
Moelyadi. S
1986
1988
10 Kolonel Pol.
Suhanda Adimadja
1988
1990
11 Kolonel Pol.
Kadirun
1990
1991
12 Kolonel Pol.
Darwin
1991
1993
13 Kolonel Pol.
Bachrie Denis
1993
1995
Kapolda Mulai menjabat Akhir menjabat Rujukan
14 Kolonel Pol.
R. A. Hidayat. S
1995 1996
15 Kolonel Pol.
Yun Mulyana
1996 1997
16 Kolonel Pol.
K. Soebono Adi
1997 1999
17 Kolonel Pol.
Soeroso
1999
2000
18 Kolonel Pol.
Zainal Abidin Ishak
2000
2002
19 Brigjen. Pol.
Taufik Ridha
2004
2004
20 Brigjen. Pol.
Aryanto Sutadi
2004
2005
[5]
21 Brigjen. Pol.
Oegroseno
2005
2006
22 Brigjen. Pol.
Badrodin Haiti
2006
2008
[6]
23 Brigjen. Pol.
Suparni Parto
2008
2009
[7]
24 Brigjen. Pol.
Muhammad Amin Saleh
2009
2011
25 Brigjen. Pol.
Dewa Made Parsana
2011
2013
[8]
26 Brigjen. Pol.
Ari Dono Sukmanto
25 Maret 2013
3 Oktober 2014
[9]
27 Brigjen. Pol.
Idham Azis
3 Oktober 2014
1 Maret 2016
28 Brigjen. Pol.
Rudy Sufahriadi
1 Maret 2016
5 Januari 2018
[10]
29 Brigjen. Pol.
I Ketut Argawa
5 Januari 2018
8 April 2018
[11][12][13]
30 Brigjen. Pol.
Ermi Widyatno
8 April 2018
22 Januari 2019
31 Irjen. Pol.
Lukman Wahyu Hariyanto
22 Januari 2019
Petahana

WakapoldaSunting

Sejak tahun 2019, Polda Sulteng naik status menjadi polda tipe A sehingga jabatan Wakapolda harus diduduki seorang perwira tinggi polisi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi.

Wilayah hukumSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Taslim, Reny Sri Ayu (20 Mei 2008). "Gedung Polda Sulteng Ludes Terbakar". Kompas. Diakses tanggal 21 Desember 2017. 
  2. ^ "Mapolda Sulteng Terbakar". Liputan 6. 21 Mei 2008. Diakses tanggal 8 November 2019. 
  3. ^ Triyoga, Hardani; Nugraha, Bayu (15 November 2019). "Polda Sulteng Naik ke Tipe A, Kini Dipimpin Irjen". VIVAnews. Diakses tanggal 15 November 2019. 
  4. ^ Sali, Sulapto (15 November 2019). Malaha, Rolex, ed. "Kapolri kukuhkan Polda Sulteng menjadi Type A, Kapolda Brigjen Lukman Wahyu segera naik pangkat jadi Irjen". ANTARA News. Diakses tanggal 15 November 2019. 
  5. ^ "Kapolri Lantik Kapolda Lampung dan Sulteng". Tempo. Diakses tanggal 7 Maret 2017. 
  6. ^ "Sertijab Kapolda Sulteng di Mabes Polri Diwarnai Demonstrasi". Detik. 31 Agustus 2006. Diakses tanggal 13 April 2017. 
  7. ^ "Sertijab Delapan Kapolda". Politik Indonesia. 14 Mei 2008. Diakses tanggal 13 April 2017. 
  8. ^ Priyambodo, RH (24 Desember 2010). "Sertijab Kapolda Sulteng Digelar 29 Desember". ANTARA News. Diakses tanggal 13 April 2017. 
  9. ^ Malaha, Rolex (8 April 2013). "Brigjen Ari Dono Dilantik Jadi Kapolda Sulawesi Tengah". ANTARA News. Diakses tanggal 13 April 2017. 
  10. ^ Felisiani, Theresia (10 Maret 2016). "Alasan Kapolri Tunjuk Brigjen Rudy Sufahriadi Pimpin Polda Sulawesi Tengah". Tribunnews. Diakses tanggal 12 Maret 2017. 
  11. ^ Habibie, Nur (5 Januari 2018). "Mutasi Polri, Dankor Brimob Irjen Murad Ismail digantikan Brigjen Rudy Sufahriadi". Merdeka. Diakses tanggal 6 Januari 2018. 
  12. ^ "Kapolda Sulteng Diganti, Brigjen Rudy Sufahriadi Jadi Dankorps Brimob". Kabar Selebes. 5 Januari 2018. Diakses tanggal 6 Januari 2018. 
  13. ^ "BREAKING NEWS: Kapolda Sulteng Rudi Sufahriadi Diganti". Metro Raya. 5 Januari 2018. Diakses tanggal 6 Januari 2018. 

Pranala luarSunting