Kapal perusak Jepang Hatakaze (1924)

Hatakaze (旗風, Angin Bendera) adalah kapal perusak milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang yang beraksi di Perang Dunia 2. Ia merupakan kapal ke-lima dari kelas Kamikaze yang dibuat tahun 1920-an.

Hatakaze, di dekat Mako, 1924
Sejarah
Kekaisaran Jepang
Nama Hatakaze
Pembangun Arsenal Angkatan Laut Maizuru[1]
Nomor galangan Perusak No. 9[1]
Pasang lunas 3 Juli 1923[1]
Diluncurkan 15 Maret 1924[1]
Selesai 30 Agustus 1924[1]
Ganti nama Hatakaze, 1 Agustus 1928[1]
Dicoret 10 Maret 1945
Nasib Tenggelam karena serangan pesawat pada 15 Januari 1945
Ciri-ciri umum
Kelas dan jenis Kapal perusak kelas-Kamikaze (1922)
Berat benaman
  • 1.422 t (1.400 ton panjang) (normal)
  • 1.747 t (1.719 ton panjang) (muat penuh)
Panjang
  • 97,5 m (319 ft 11 in) (perpendikuler)
  • 102,5 m (336 ft 3 in) (keseluruhan)
  • Lebar 9,1 m (29 ft 10 in)
    Sarat air 2,9 m (9 ft 6 in)
    Tenaga 38.500 shp (28.700 kW)
    Pendorong
    Kecepatan 37,3 knot (69,1 km/h; 42,9 mph)
    Jangkauan 3.600 nmi (6.700 km; 4.100 mi) pada 14 knot (26 km/h; 16 mph)
    Awak kapal 148 orang [2]
    Senjata
    Catatan dinas
    Bagian dari: Divisi Perusak ke-5
    Operasi:

    Desain dan deskripsi sunting

    Kapal perusak kelas Kamikaze adalah versi perbaikan dari kelas Minekaze. Kapal-kapal dalam kelas ini memiliki panjang keseluruhan 1.025 meter (3.362 ft 10 in)[3] dan panjang perpendikuler 975 meter (3.198 ft 10 in). Mereka memiliki lebar 91 meter (298 ft 7 in), dan sarat air dari 29 meter (95 ft 2 in). Berat benaman mereka mencapai 1.422 ton metrik (1.400 ton panjang) untuk muat standar dan 1.747 ton metrik (1.719 ton panjang) untuk muat penuh.[4] Untuk bagian permesinan, mereka memiliki dua turbin uap Parsons (sebagian menggunakan Kampon), yang masing-masing menggerakkan satu poros penggerak menggunakan uap yang berasal dari empat pendidih tabung air Kampon.

    Turbin tersebut dapat mengeluarkan tenaga sebesar 38.500 tenaga kuda poros (28.700 kW), dan dapat mendorong kapal hingga kecepatan 373 knot (691 km/h; 429 mph). Walau begitu, selama percobaan kapal-kapal dalam kelas ini dapat dengan nyaman mencapai kecepatan 387 hingga 392 knot (717 hingga 726 km/h; 445 hingga 451 mph).[5] Kapal-kapal ini dapat menampung hingga 420 ton metrik (413 ton panjang) bahan bakar minyak yang dapat memberi mereka tenaga untuk beroperasi sampai 3.600 mil laut (6.700 km; 4.100 mi) dengan kecepatan 14 knot (26 km/h; 16 mph). Kru mereka terdiri dari 148 perwira dan awak kapal.[2]

    Persenjataan utama kapal perusak kelas Kamikaze terdiri dari empat buah meriam Tipe 3 kaliber 12-sentimeter (4,7 in) berlaras tunggal; satu buah di depan suprastruktur, satu buahdi antara dua cerobong asap dan dua buah terakhir di belakang kapal. Senjata dinomori "1" sampai "4" dari depan ke belakang. Kapal kelas ini juga dilengkapi dengan tiga pasang tabung torpedo 533-sentimeter (209,8 in); satu pasang berada di depan suprastruktur dan meriam depan sedankan dua lainnya berada di antara cerobong belakang dan suprastruktur belakang.

    Pada awal Perang Dunia II, meriam No. 4 dan tabung torpedo belakang telah dicopot untuk ditukar dengan empat peluncur peledak kedalaman dan satu kapal dapat membawa hingga 18 buah peledak kedalaman. Selain itu, meriam anti-pesawat Tipe 96 25-milimeter (1,0 in) juga dipasang.[6] Perubahan ini meningkatkan berat benaman menjadi 1.499 ton panjang (1.523 t). Beberapa dari mereka ditambahkan senapan anti-pesawat 132 mm (5,2 in) Tipe 93 berlaras empat antara tiga belas sampai dua puluh pada bulan Juni 1944. Sayangnya, perubahan ini mengurangi kecepatan mereka menjadi 35 knot (65 km/h; 40 mph).

    Riwayat dinas sunting

    Selama Perang Pasifik, Hatakaze berpartisipasi Pertempuran Filipina pada bulan Desember 1941[7] dan Kampanye Hindia Belanda pada awal tahun 1942. Hatakaze bertempur pada Pertempuran Selat Sunda dan menenggelamkan 2 kapal penjelajah Sekutu (HMAS Perth dan USS Houston) pada bulan Maret 1942;[8] Sebelum kemudian bertugas sebagai pengawal konvoi dan tenggelam pada tanggal 15 Januari 1945.

    Hatakaze dicoret dari daftar angkatan laut pada 10 Maret 1945.[9]

    Catatan kaki sunting

    1. ^ a b c d e f Watts & Gordon, hal. 264
    2. ^ a b c d Jentschura, Jung & Mickel, hal. 142
    3. ^ Watts & Gordon, pp. 263–64
    4. ^ Whitley, p. 189
    5. ^ Gardiner & Gray, p. 245
    6. ^ Whitley, pp. 189–90
    7. ^ Morison. The Rising Sun in the Pacific 1931 - April 1942.
    8. ^ Dull. A Battle History of the Imperial Japanese Navy
    9. ^ Nevitt

    Referensi sunting

    Pranala luar sunting