Kancing batu-api atau mekanisme pencucuh batu api (Bahasa Inggris: flintlock) adalah mekanisme pemicu semua senjata api di abad ke-17, ke-18, dan ke-19. Ia dalam bahasa Inggris umumnya disebut sebagai "flintlock" (tanpa kata mechanism). Mekanisme ini menyulut mesiu dengan batu api. Senjata api flintlock ini biasanya dikenal sebagai nama senapan atau senapang, yang berasal dari kata Belanda snappaan,[1]:22 sedangkan senjata api kancing sumbu (matchlock) biasanya disebut senapan sundut.[2]

Sebuah senjata berburu flintlock dari abad ke-18, dengan potongan flintlock yang hilang.

Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1630, kancing batu api secara cepat menggantikan teknologi pengapian senjata api yang lebih awal, seperti mekanisme matchlock (kancing sumbu) dan wheel lock (kancing roda). Mekanisme penyulutan kancing batu api terus berlanjut digunakan selama dua abad, sampai digantikan oleh mekanisme percussion cap (mekanisme yang tahan air), dan kemudian terakhir menggunakan sistem selongsong peluru di awal pertengahan abad ke-19 sampai masa sekarang ini. Model senjata kuno Amerika tahun 1840 adalah senjata api tipe kancing batu api terakhir yang diproduksikan untuk militer Amerika [3] walaupun ada bukti bahwa kancing batu api usang ditemukan dalam awal permulaan Perang sipil di Amerika, selama awal tahun pertempuran, prajurit Tennessee (Konfederasi) telah memiliki 2.000 senjata kuno kancing batu api yang sedang dalam perbaikan. Walaupun secara teknologi sudah usang, senjata api tipe kancing batu-api telah mengalami masa kejayaannya kembali di antara para pengguna senjata dengan bubuk mesiu hitam dan banyak senapan kancing batu-api bagus dan pistol yang masih diproduksi pada saat ini.

Kekurangan dari mekanisme penyulutan senjata api ini adalah cenderung macet dalam keadaan cuaca lembap/basah dan juga mengeluarkan asap saat menyulut senjata yang membuat binatang buruan terkejut dan lari sebelum peluru sampai [4]. Karena itu dengan cepat digantikan oleh mekanisme percussion cap karena mekanisme ini terbukti lebih tahan cuaca lembap dan tidak mengeluarkan asap saat proses penyulutan senjata terjadi [5].

Mekanisme kancing batu-api

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Crawfurd, John (1856). A Descriptive Dictionary of the Indian Islands and Adjacent Countries. Bradbury and Evans. 
  2. ^ Departemen Pendidikan Nasional (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. 
  3. ^ Flayderman's Guide to Antique Firearms and Their Values Edisi ke-7, oleh Norm Flayderman Krause Publications tahun 1998
  4. ^ Ricketts, H, Firearms (London, 1962)
  5. ^ Alexander Forsyth Penemu mekanisme Percussion Cap dalam Encyclopedia Britannica