Buka menu utama

Kamar Dagang dan Industri Aceh

Kamar Dagang dan Industri Aceh (Bahasa Inggris :Aceh Chamber of Commerce and Industry) atau disingkat dengan KADIN Aceh, merupakan sebuah organisasi pengusaha Aceh yang bergerak di bidang perekonomian. Organisasi ini didirikan pada 24 September 1968 dan diatur dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri. Saat ini Ketua KADIN Aceh untuk masa kerja periode 2018-2023 dipimpin oleh Muzakir Manaf dan Makmur Budiman untuk periode 2019-2023. Selain itu, Aceh juga memiliki kewenangan khusus dalam melaksanakan kerjasama ekonomi secara regional dan internasional secara langsung tanpa hambatan sesuai dengan Nota kesepahaman di Helsinki yang juga diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Pemerintahan Aceh.[1][2]

Kamar Dagang dan Industri Aceh
(Aceh Chamber of Commerce and Industry)
Logo Kadin Aceh.png
Lambang KADIN Aceh
SingkatanKadin Aceh
Tanggal pembentukan24 September 1968 (1968-09-24) (51 tahun lalu)
JenisOrganisasi Pengusaha
Kantor pusatJl. Taman Makam Pahlawan No.1 Ateuk Bale Saudagar Aceh Ateuk Pahlawan Baiturrahman, Bandar Baru, Kec. Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh 23242
Lokasi
Wilayah layanan
Aceh
Bahasa resmi
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Ketua Umum
Muzakir Manaf
Ketua Umum II
Makmur Budiman
Organisasi induk
KADIN
Situs webwww.kadin-indonesia.com
www.kadin.id

Kerja samaSunting

Kadin Aceh dibawah pimpinan Muzakir Manaf telah melakukan berbagai kerjasama dibidang ekonomi dan industri dengan pengusaha-pengusaha Nasional dan bahkan juga dari berbagai negara, antara lain yaitu dengan pengusaha dari Singapura,India, Amerika Serikat, Selandia Baru,Australia, Malaysia,Qatar untuk fokus memacu pertumbuhan perekonomian dan dan memajukan perindustrian di Aceh. [3][4][5][6]

Baru-baru ini Kadin Aceh dibawah pimpinan Muzakir Manaf juga telah menanda tangani MoU dengan AgroForce Queensland, sebuah perusahaan asal Australia dengan investasi sebesar Rp. 280 Milliar, dan kerja sama dengan Port Blair - Andaman India yang menjadi Hub perdagangan Aceh, lalu promosi Aceh pada Expo Indonesia 2019 di Doha,Qatar untuk menarik investor asal Timur Tengah ke Aceh, mengingat banyak ekspatriat / diaspora asal Aceh pada tahun '90-an yang berkontribusi pada sektor pertambangan Migas di Qatar yang menjadikan negara itu sebagai negara yang kaya .[7][8][9][10]

Begitu juga dengan Kadin Aceh versi Makmur Budiman juga melakukan kerjasama dengan Thailand terutama dalam pengiriman Petani Aceh ke Thailand untuk dilatih, hal itu diutarakan oleh Kadin Aceh Makmur Budiman pada saat konferensi IMT-GT atau jjuga dikenal Segitiga Pertumbuhan Indonesia–Malaysia–Thailand yang diselenggarakan di Thailand. [11][12]

Perwakilan Kadin AcehSunting

Saat ini Kadin Aceh juga memiliki beberapa perwakilan baik di tingkat regional maupun tingkat internasional memudahkan kerjasama dengan para calon investor untuk berinvestasi di Aceh dan juga untuk memudahkan promosi serta pemasaran produk-produk unggulan yang berasal dari Aceh.[13]

Regional :Sunting

  1. Perwakilan Kadin Aceh di Jakarta.
  2. Perwakilan Kadin Aceh di Medan

Internasional:Sunting

  1. Perwakilan Kadin Aceh di New York, Amerika Serikat.
  2. Perwakilan Kadin Aceh di Timur Tengah
  3. Perwakilan Kadin Aceh di Kuala Lumpur, Malaysia.[14]

DualismeSunting

Saat ini terjadi dualisme KADIN di Aceh, Kadin Aceh pertama dipimpin oleh Muzakir Manaf dilantik oleh Ketua Kadin Pusat, Eddy Ganefo di Hotel Hermes Palace Banda Aceh pada 4 Mei 2018 untuk periode 2018-2023. Adapun Kadin Aceh dipimpin oleh Makmur Budiman yang dilantik ketua Kadin Indonesia Muhammad Lutfi untuk periode 2019-2023. [15][16]

ReferensiSunting

  1. ^ "KADIN - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (INDONESIAN CHAMBER OF COMMERCE AND INDUSTRY)". www.kadin-indonesia.com. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  2. ^ "Muzakir Manaf Pimpin Kadin Aceh". Serambi Indonesia. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  3. ^ Agency, ANTARA News. "Kadin Aceh-Amerika Serikat sepakat kerjasama perdagangan - ANTARA News Aceh". Antara News. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  4. ^ "Kadin Aceh Jalin Kerjasama dengan Kadin Amerika di bidang Komoditi". rri.co.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2019-11-14. 
  5. ^ "KADIN Aceh Jalin Kerjasama dengan KADIN Amerika". PRESIDEN.CO.ID. 2018-02-25. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  6. ^ "Mualem Teken Kerja Sama dengan Pengusaha India, Port Blair - Andaman Menjadi Hub Dagang Aceh". Serambi Indonesia. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  7. ^ "Kadin Mualem Teken MoU Rp 280 M". Serambi Indonesia. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  8. ^ MODUSACEH.CO. "KADIN Mualem Tanda Tangan MoU Rp280 Miliar dengan AgForce Quensland, Australia". MODUSACEH.CO. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  9. ^ MODUSACEH.CO. "Kadin Aceh Pimpinan Mualem Fasilitasi Ekspor CPO ke India". MODUSACEH.CO. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  10. ^ Network, AJNN net-Aceh Journal National. "Kadin Aceh Pimpinan Mualem Promosikan Aceh di Qatar". AJNN.net. Diakses tanggal 2019-11-17. 
  11. ^ antaranews.com (2019-10-04). "Kadin akan kirim petani Aceh belajar ke Thailand, ini alasannya". Antara News. Diakses tanggal 2019-11-17. 
  12. ^ detikcom, Tim. "Pemprov Aceh Kirim 20 Petani Milenial Magang ke Thailand". detiknews. Diakses tanggal 2019-11-17. 
  13. ^ "Kadin Aceh Promosikan Aceh di Doha - PORTALSATU.com". portalsatu.com. Diakses tanggal 2019-11-17. 
  14. ^ "Pengurus Kadin Aceh Periode 2018-2023 Resmi di Lantik". rri.co.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2019-11-17. 
  15. ^ "Makmur Budiman Resmi Dilantik Sebagai Ketua Kadin Aceh Periode 2019-2024". MEDIA REALITAS. 2019-09-15. Diakses tanggal 2019-11-14. 
  16. ^ "Hubungan dagang Aceh - Andaman, Komandan Al-Asyi : KADIN Aceh jangan ada dualisme". Mitrapol (dalam bahasa Inggris). 2019-08-15. Diakses tanggal 2019-11-14. 

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting