Kadir

(Dialihkan dari Kadir Mubarak)

Mubarak yang dikenal dengan nama Kadir (lahir 3 September 1951) adalah pemeran dan pelawak Indonesia. Ia terlahir dari ibu keturunan Jawa dan ayah keturunan Arab. Kadir yang yatim sejak umur 11 tahun, setamat SMP memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikannya dan menjadi tukang tarik layar pada tahun 1967, pada saat itu umurnya 16 tahun. Mengawali karier melawaknya dengan bergabung dengan grup lawak Srimulat. Pada tahun 1983, Kadir meninggalkan Srimulat dan membentuk Grup Merdeka bersama Basuki, Timbul, Nurbuat dan Rohana namun tidak bertahan lama. Selepas itu, bersama Basuki dan Timbul, Kadir membentuk Grup Lawak Batik (yang merupakan akronim dari Basuki, Timbul dan Kadir) namun hanya bertahan 3 tahun grup ini pun bubar.

Kadir
LahirMubarak
3 September 1951 (umur 70)
Bendera Indonesia Lumajang, Jawa Timur, Indonesia
Nama lainKadir
Pekerjaanpelawak, aktor
Tahun aktif1967 - sekarang
Suami/istri
Safia Nur Syafiah
(m. 1989)

Logat Madura merupakan ciri khas nya, meskipun bukan orang Madura tetapi pada masa kecilnya di Bondowoso, Kadir pernah hidup di antara orang-orang Madura. Ciri logat ini mulai dilakukan pada tahun 1987 saat ia membintangi film Cintaku di Rumah Susun. Sutradara film tersebut, Nya Abbas Akup mengerti Logat Madura dan beberapa kali mengkoreksi Kadir apabila terdapat kesalahan pada logat nya. Film inilah yang mempertemukannya dengan rekan melawaknya Doyok. Bersama Doyok, Ia membintangi beberapa judul film layar lebar nasional meskipun sebagai pemeran pembantu. Duet ini akhirnya mendapatkan peran utama untuk pertama kalinya pada film Ikut-Ikutan (1990). Setelah film nasional meredup, ia beralih ke dunia sinetron.

FilmografiSunting

FilmSunting

SinetronSunting