Buka menu utama

Kadipaten Salzburg (bahasa Jerman: Herzogtum Salzburg) adalah tanah mahkota di Kekaisaran Austria dari tahun 1849 hingga 1867 dan kemudian Austria-Hongaria dari tahun 1867 hignga 1918. Ibu kotanya terletak di Salzburg.

Kadipaten Salzburg
Herzogtum Salzburg
Tanah mahkota Kekaisaran Austria (hingga 1867) dan wilayah Cisleithania di Austria-Hongaria
1849–1918
Bendera Lambang
Kadipaten Salzburg di Austria-Hongaria
Ibu kota Salzburg
Bahasa Jerman
Bayern Tengah
Bentuk pemerintahan Kadipaten
Sejarah
 -  Didirikan 1849
 -  Dibubarkan 1918
Luas
 -  1880 7.155 km² (2.763 mil²)
Populasi
 -  Perk. 1880 500.000 
     Kepadatan 69,9 /km²  (181 /mil²)
Pendahulu
Pengganti
Electorate of Salzburg Elektorat Salzburg
Salzburg (negara bagian)

SejarahSunting

Setelah berakhirnya peperangan era Napoleon dan ditandatanganinya Perjanjian München pada tahun 1816, wilayah Salzburg dikembalikan kepada Austria, kecuali untuk daerah di tepi kiri Sungai Salzach yang disebut Rupertiwinkel yang menjadi wilayah Bayern. Beberapa wilayah di lembah Ziller dan Defereggen diberikan kepada Grafschaft Tirol, sementara kota Friesach diserahkan kepada Kadipaten Kärnten. Wilayah Salzburg diperintah dari Linz dengan nama Salzburgkreis, yang menjadi distrik kelima di tanah mahkota Austria Hulu. Setelah meletusnya Revolusi 1848 di Austria, wilayah Salzburg kembali dpisahkan dari Austria Hulu dan menjadi tanah mahkota tersendiri, yaitu Kadipaten Salzburg, sesuai dengan resolusi 26 Juni 1849.

Seusai jatuhnya Austria-Hongaria pada tahun 1918, kadipaten ini digantikan oleh negara bagian Salzburg di Republik Jerman-Austria dan kemudian menjadi salah satu negara bagian di Republik Austria Pertama.

ReferensiSunting

  • Gerhard Ammerer, Alfred Stefan Weiß (Hrsg.): Die Säkularisation Salzburgs 1803. Voraussetzungen – Ereignisse – Folgen. Verlag Lang, Frankfurt am Main 2005, ISBN 3-631-51918-4.
  • Fritz Koller, Hermann Rumschöttel: Bayern und Salzburg im 19. und 20. Jahrhundert, vom Salzachkreis zur EUregio. Verlag Samson, 2006, ISBN 3-921635-98-5.