Kabupaten Gorontalo

kabupaten di provinsi Gorontalo, Indonesia

Koordinat: 0°41′N 122°42′E / 0.683°N 122.700°E / 0.683; 122.700

Kabupaten Gorontalo adalah sebuah kabupaten di Provinsi Gorontalo. Ibu kota kabupaten ini terletak di Limboto. Sejak ditetapkan sebagai Kabupaten pada tahun 1959 hingga sekarang, Kabupaten Gorontalo sudah mengalami tiga kali pemekaran. Pemekaran pertama pada tahun 1999 yang melahirkan Kabupaten Boalemo,[4] pemekaran ke dua pada tahun 2003 yang melahirkan Kabupaten Bone Bolango,[5] dan terakhir pada tahun 2007 yang melahirkan Kabupaten Gorontalo Utara.[6]

Kabupaten Gorontalo
Sulawesi 1rightarrow blue.svg Gorontalo
Lambang Kabupaten Gorontalo.jpg
Lambang
Motto: 
Dulo Ito Momongu Lipu (Mari Membangun Negeri)
Lokasi Gorontalo Kabupaten Gorontalo.svg
Kabupaten Gorontalo berlokasi di Sulawesi
Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo berlokasi di Indonesia
Kabupaten Gorontalo
Kabupaten Gorontalo
Koordinat: 0°38′N 122°58′E / 0.63°N 122.97°E / 0.63; 122.97
Negara Indonesia
ProvinsiGorontalo
Tanggal peresmian4 Juli 1959
Dasar hukumUU Nomor 29 Tahun 1959
Hari jadi26 November 1673
Ibu kotaLimboto
Pemerintahan
 • BupatiProf. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd.
Luas
 • Total2,124,60 km² km2 (Formatting error: invalid input when rounding sq mi)
Populasi
 ((2015)[1])
 • Total388.014 jiwa
Demografi
 • AgamaIslam 99,44%
Kristen Protestan 0.52%
Katolik 0.02%
Hindu 0.01%
Buddha 0.01%[2]
 • BahasaIndonesia, Gorontalo
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0435
Kode Kemendagri75.01 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan19
Jumlah kelurahan157 desa dan 12 kelurahan
DAURp. 517.229.988.000.-(2013)[3]
Bandar udaraBandar Udara Jalaluddin
Situs webhttp://gorontalokab.go.id/

Kabupaten Gorontalo memiliki luas wilayah 1.750,83 km² [7] dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Gorontalo yakni sebanyak 355.988 jiwa atau 34,22% dari total penduduk.[8]

SejarahSunting

Hari lahir Kabupaten Gorontalo ditetapkan pada tanggal 26 November 1673. Penetapan ini didasarkan pada penandatanganan perjanjian ikatan keluargaan lima kerajaan yang disebut U Duluwo Limo Lo Pohala'a. Kelima kerajaan tersebut yakni Kerajaan Gorontalo, Limboto, Suwawa, Boalemo dan Atinggola. Kelima kerajaan tersebut selanjutnya menjadi wilayah pemerintahan Kabupaten Gorontalo yang merupakan kesatuan masyarakat hukum Limo Lo Pohala'a dengan empat unsur yakni wilayah, rakyat, pemerintah dan kedaulatan.[9]

Kabupaten Gorontalo dibentuk dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II di Sulawesi dengan ibu kota di Isimu. Pada tahun 1978 ibu kota dipindahkan ke Limboto.[10][11]

GeografiSunting

Letak Kabupaten Gorontalo terletak pada posisi di antara 00.24" - 10.02 Lintang Utara (LU) dan 121².59" - 123o.32 Bujur Timur (BT) dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

Batas WilayahSunting

Utara Kabupaten Gorontalo Utara
Timur Kabupaten Bone Bolango dan Kota Gorontalo
Selatan Teluk Tomini
Barat Kabupaten Boalemo

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Bupati
A.A. Wahab
1961
1965
Mayor
R. Djarwadi
1965
1966
...
...
...
Drs.
A. Nadjamuddin
(Penjabat)
1970
1971
Kolonel (Purn) Drs.
Kasmat Lahay
1971
1972
Drs. H.
A. Nusi
(Pejabat sementara)
1972
1972
Kolonel (Purn) Drs.
Kasmat Lahay
1972
1981
Kolonel (Purn)
Martin Liputo
S.H.
1981
1989
Kolonel (Purn)
Imam Nooriman
1989
1994
1994
1999
Hi.
Ahmad Hoesa Pakaya
1999
2004
Drs. H.
Ismet Mile
M.M.
Drs. H.
Idris Rahim
M.M
2004
2005
Drs. H.
David Bobihoe Akib
M.Sc., M.M.
2005
2010
H.
Sofyan Puhi
2010
2015
Hi.
Tonny S. Junus
Drs. H.
Nurlan Darise
A.K., M.Si.
2015
2016
Prof. Dr. Ir. H.
Nelson Pomalingo
M.Pd.
17 Februari 2016
Petahana
[12]
H.
Fadli Hasan
S.T., M.Si.

Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dalam dua periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019[13] 2019-2024[14]
  PKB 1 0
  Gerindra 1 0
  PDI Perjuangan 6 4
  Golkar 5 6
  NasDem 1 4
  PKS 4 3
  PPP 4 7
  PAN 4   4
  Hanura 5 3
  Demokrat 3 4
  PBB 1 0
Jumlah Anggota 35   35
Jumlah Partai 11 8

KecamatanSunting

Sebelum dimekarkan pada tahun 1999, Kabupaten Gorontalo terdiri atas 18 kecamatan yakni:

  1. Atinggola,
  2. Batudaa,
  3. Batudaapantai,
  4. Boliyohuto,
  5. Bonepantai,
  6. Kabila,
  7. Kwandang,
  8. Limboto,
  9. Marisa,
  10. Paguat,
  11. Paguyaman,
  12. Popayato,
  13. Sumalata,
  14. Suwawa,
  15. Tapa,
  16. Telaga,
  17. Tibawa, dan
  18. Tilamuta.

Setelah dimekarkan hingga tahun 2011, jumlah kecamatan di Kabupaten Gorontalo menjadi 19 kecamatan yakni:

  1. Asparaga,
  2. Dungaliyo,
  3. Batudaa,
  4. Batudaa Pantai,
  5. Bilato,
  6. Biluhu,
  7. Boliyohuto,
  8. Bongomeme,
  9. Limboto,
  10. Limboto Barat,
  11. Mootilango,
  12. Pulubala,
  13. Tabongo,
  14. Telaga,
  15. Telaga Biru,
  16. Talaga Jaya
  17. Tibawa,
  18. Tilango, dan
  19. Tolangohula.

Desa dan KelurahanSunting

Jumlah Desa/ Kelurahan di Kabupaten Gorontalo adalah 205 dengan rincian 191 Desa berada di seluruh kecamatan sedangkan 14 Kelurahan hanya ada di Kecamatan Limboto.

Selanjutnya, data lengkap nama kecamatan dan desa/ kelurahan di Kabupaten Gorontalo hingga Tahun 2020 adalah sebagai berikut:

No Kecamatan Kelurahan/ Desa
1 Asparaga (1) Bululi; (2) Karya Indah; (3) Mohiyolo; (4) Pangahu; (5) Bontula; (6) Bihe; (7) Karya Baru; (8) Olimohulo; (9) Prima; dan (10) Tiohu
2 Batudaa (1) Barakati; (2) Bua; (3) Dunggala; (4) Huntu; (5) Ilohungayo; (6) Iluta; (7) Payunga; dan (8) Pilobuhuta
3 Batudaa Pantai (1) Biluhu Timur; (2) Bongo; (3) Kayubulan; (4) Lamu; (5) Lopo; (6) Olimoo'o; (7) Tontayuo; (8) Buhudaa; dan (9) Langgula
4 Bilato (1) Bilato; (2) Taulaa; (3) Totopo; (4) Bumela; (5) Ilomata; (6) Juriya; (7) Lamahu; (8) Musyawarah; (9) Pelehu; dan (10) Sukadamai
5 Biluhu (1) Biluhu Barat; (2) Biluhu Tengah; (3) Huwongo; (4) Lobuto; (5) Lobuto Timur; (6) Luluo; (7) Botuboluo; dan (8) Olimeyala
6 Boliyohuto (1) Bandung Rejo; (2) Bumela; (3) Diloniyohu; (4) Iloheluma; (5) Ilomata; (6) Lamahu; (7) Monggolito; (8) Motoduto; (9) Parungi; (10) Potanga; (11) Sidomulyo; (12) Sidodadi; dan (13) Sidomulyo Selatan
7 Bongomeme (1) Batuloreng; (2) Batulayar; (3) Bongohulawa; (4) Dulamayo; (5) Huntulohulawa; (6) Molanihu; (7) Molas; (8) Molopatodu; (9) Otopade; (10) Tohupo; (11) Upomela; (12) Kayumerah; (13) Owalanga; (14) Liyodu; dan (15) Liyoto
8 Limboto (1) Biyonga; (2) Bolihuangga; (3) Bongohulawa; (4) Bulota; (5) Dutulanaa; (6) Hepuhulawa; (7) Hunggaluwa; (8) Hutuo; (9) Kayubulan; (10) Kayumerah; (11) Malahu; (12) Tenilo; (13) Polohungo; dan (14) Tilihuwa
9 Limboto Barat (1) Daenaa; (2) Hayahaya; (3) Huidu; (4) Huidu Utara; (5) Hutabohu; (6) Ombulo; (7) Padengo; (8) Pone; (9) Tunggulo; dan (10) Yosonegoro
10 Mootilango (1) Helumo; (2) Huyula; (3) Karya Mukti; (4) Paris; (5) Payu; (6) Pilomonu; (7) Satria; (8) Sido Mukti; (9) Suka Maju; dan (10) Talumopatu
11 Pulubala (1) Ayumolingo; (2) Bakti; (3) Molalahu; (4) Molamahu; (5) Mulyonegoro; (6) Pongongaila; (7) Pulubala; (8) Puncak; (9) Toydito; (10) Tridarma; dan (11) Bukit Aren
12 Tibawa (1) Balahu; (2) Botumoputi; (3) Buhu; (4) Datahu; (5) Dunggala; (6) Ilomata; (7) Iloponu; (8) Isimu Raya; (9) Isimu Selatan; (10) Isimu Utara; (11) Labanu; (12) Molowahu; (13) Motilango; (14) Reksonegoro; (15) Tolotio; dan (16) Ulobua
13 Tabongo (1) Ilomangga; (2) Limehe Barat; (3) Limehe Timur; (4) Limehu; (5) Moahudu; (6) Motinelo; (7) Tabongo Barat; (8) Tabongo Timur; dan (9) Teratai
14 Telaga (1) Bulila; (2) Doluhupa; (3) Dulamayo Barat; (4) Dulamayo Selatan; (5) Luhu; (6) Mongolato; (7) Pilohayanga; (8) Pilohayanga Barat; dan (9) Hulawa
15 Telaga Biru (1) Dulamayo Utara; (2) Dumati; (3) Lupoyo; (4) Modellidu; (5) Pantungo; (6) Pentadio Barat; (7) Pentadio Timur; (8) Talumelito; (9) Timuato; (10) Tinelo; (11) Tuladenggi; (12) Ulapato A; dan (13) Ulapato B; (14) Tapaluluo; dan (15) Tonala
16 Telaga Jaya (1) Buhu; (2) Bulota; (3) Bunggalo; (4) Hutadaa; dan (5) Luwoo
17 Tilango (1) Dulomo; (2) Ilotidea; (3) Lauwonu; (4) Tabumela; (5) Tenggela; (6) Tilote; (7) Tinelo; dan (8) Tualango
18 Tolangohula (1) Bina Jaya; (2) Gandasari; (3) Lakeya; (4) Molohu; (5) Polohungo; (6) Sidoharjo; (7) Sukamakmur; (8) Sukamakmur Utara; (9) Tamaila; (10) Gandaria; (11) Himalaya; (12) Makmur Abadi; (13) Margomulyo; (14) Ombulo Tango; dan (15) Tamaila Utara
19 Dungaliyo (1) Ambara; (2) Ayuhula; (3) Bongomeme; (4) Dungaliyo; (5) Duwanga; (6) Kaliyoso; (7) Pangadaa; (8) Momala; (9) Botubulowe; dan (10) Pilolalenga

PendudukSunting

Jumlah penduduk Kabupaten Gorontalo berdasarkan sensus penduduk pada tahun 2010 sebanyak 355 988 jiwa dengan distribusi penduduk menurut kecamatan bervariasi dari yang terendah sebesar 2,14 persen di Kecamatan Biluhu hingga yang tertinggi sebesar 12,82 persen di Kecamatan Limboto.[8] Agama mayoritas yang dianut penduduk Kabupaten Gorontalo adalah Islam (99,42%).[15]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting