Buka menu utama

Joshua Igho (lahir di Magelang, Jawa Tengah, 18 April 1968; umur 51 tahun) adalah sastrawan berkebangsaan Indonesia yang juga dikenal sebagai musisi. Namanya mulai dikenal melalui karya-karyanya berupa artikel dan puisi yang dimuat di berbagai media massa, antara lain Radar Tegal, Nirmala Post, Buana Post, Magelang Ekspress, Warta Bahari, Koran Merapi, Buletin Talenta, Majalah Bhineka, Bali Post, Suara Merdeka, Media Indonesia, Majalah Horison, dan Kompas. Selain itu karyanya juga terangkum dalam berbagai antologi puisi. Sejak 2013, Joshua Igho bergabung dengan Komunitas Negeri Poci dan Gerakan Puisi Menolak Korupsi. Beberapa perhelatan, baik nasional, Asia Tenggara, maupun internasional pernah mengundangnya. Tahun 2018, dia terpilih sebagai salah satu penyair yang diundang dalam Kemah Sastra Nusantar Senyuman Lembah Ijen di Banyuwangi, Borobudur Writers and Cultural Festival dan peserta Muktamar Sastra di Situbondo. Tahun 2019, Joshua terpilih sebagai penyair yang diundang dalam Pertemuan Penyair Nusantara XI di Kudus yang dihadiri oleh sastrawan enam negara Melayu Serumpun, antara lain Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Timor Leste. Karya musik yang dipersembahkan untuk masyarakat, yaitu Mars Fakultas Hukum UPS Tegal, Mars Kota Tegal dan Mars Kabupaten Tegal.[1][2][3][4][5][6][7][8][9]

Joshua Igho
Igho Wirogunan.jpg
Lahir18 April 1968 (umur 51)
Bendera Indonesia Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
PekerjaanPenyair, Musisi

Daftar isi

Proses kreatifSunting

Bakat seni Joshua Igho sudah tampak ketika masih duduk di bangku SMA Negeri Grabag Kabupaten Magelang. Berbagai pertunjukan dan ajang festival yang dia ikuti membawanya masuk ke jajaran pengurus OSIS sekolah tersebut sebagai Sekretaris Bidang Apresiasi dan Kreasi Seni. Setamat SMA, melanjutkan kuliah di IKIP Semarang pada jurusan Pendidikan Seni Musik. Di situlah dia memperdalam beberapa cabang seni melalui unit kegiatan mahasiswa antara lain Paduan Suara, Karawitan, Band, Teater, dan Sastra. Selama perkuliahan, aktivitas seni sudah dijalani antara lain memenangi beberapa festival (baik musik dan teater), melakukan pertunjukan musikalisasi puisi di kampusnya dan beberapa kota bersama Jodhi Yudono. Tahun 2009 Igho menggagas dan mendirikan wahana kajian seni-budaya, Akademi Kebudayaan Tegal yang kegiatannya meliputi diskusi, seminar, pelatihan, pertunjukan seni, festival, dan pameran seni rupa. Joshua Igho pernah menjadi tim kreatif Limbad semasa mengikuti kompetisi sulap The Master di RCTI, (2009). Kini dia menetap di Yogyakarta, menekuni profesi sebagai musikus, penulis, dan desainer situs web.[10]

BibliografiSunting

BukuSunting

Sebagai editorSunting

DiskografiSunting

  • Musikalisasi Puisi Chairil Anwar (1988)
  • Suka Cita, album lagu rohani (1990)
  • Musikalisasi Puisi Kalau Kau Rindu Aku, karya Dharmadi (2014)[19]

PenghargaanSunting

  • Juara 1 Festival teater mahasiswa se Jawa Tengah (1988)
  • Juara 2 pada Festival Keroncong antar perguruan tinggi, di UNS Surakarta (1989)
  • Juara 2 Pesta Paduan Suara Gerejawi, kategori Vokal Grup (1992)
  • Juara 3 Lomba Cipta Lagu Anak-anak bertema P-4 (1993)
  • Juara 1 Festival Vokal Grup se Kabupaten Cilacap (1994)
  • Juara 1 Lomba Cipta Lagu Mars/Hymne Kota Tegal (2010)

Lihat pulaSunting

Pranala luarSunting

ReferensiSunting