José Miró Cardona

José Miró Cardona (22 Agustus 1902 – 10 Agustus 1974[1]) adalah seorang politikus Kuba. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri selama sekitar enam minggu pada awal 1959, setelah dilantik oleh Presiden Manuel Urrutia pada 5 Januari 1959. Pada 13 Februari 1959, Miró dilengserkan tanpa sekemauannya dan digantikan oleh Fidel Castro.

Miró merupakan pengacara dan profesor di Universitas Havana dan menjadi pemimpin terkenal dalam penentangan sipil terhadap Presiden Fulgencio Batista.[2] Ia telah menginspirasi para muridnya untuk berkarya dalam Revolusi Kuba. Setelah diangkat menjadi Perdana Menteri Kuba, Castro mengangkat Miró menjadi duta besar untuk Spanyol pada Mei 1960. Pada bulan Juli, Miró menentang kebijakan-kebijakan Castro, mundur dari jabatannya dan meminta suaka di Kedutaan Besar Argentina. Ia masuk Amerika Serikat sebagai pengasingan pada musim dingin 1960-1.[2]

Keluarga

sunting

Dr. Miró menikah dengan Ernestina Torra dan memiliki dua anak, Yolanda dan Jose Antonio Miró Torra, dan tujuh cucu - dua lahir dari Yolanda (Yolanda de la Luz dan Sergio López Miró) dan lima lahir dari Jose (Silviana, Jose, Patricia, Natalia dan Fernando Miró Santaella).

Catatan kaki

sunting
  1. ^ Rafael De LA Cova, Antonio; la Cova, Antonio Rafael, De (2007). The Moncada attack: birth of the Cuban Revolution. Columbia: University of South Carolina Press. hlm. 334. ISBN 1-57003-672-1. 
  2. ^ a b A Thousand days:John F Kennedy in the White House Arthur Schlesinger Jr 1965
Jabatan politik
Didahului oleh:
Gonzalo Güell
Perdana Menteri Kuba
5 Januari 1959 – 13 Februari 1959
Diteruskan oleh:
Fidel Castro