Kabupaten Jeneponto

kabupaten di Sulawesi Selatan, Indonesia
(Dialihkan dari Jeneponto)

Kabupaten Jeneponto (Makassar: ᨀᨅᨘᨄᨈᨙ ᨍᨙᨊᨙᨄᨚᨈᨚ) adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten Jeneponto berada di desa Bontosunggu. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 749,79 km2 dan berpenduduk sebanyak 415.174 jiwa (2020).[2]

Kabupaten Jeneponto
Logo Jeneponto.png
Lambang
Locator Jeneponto Regency.svg
Kabupaten Jeneponto is located in Sulawesi
Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Jeneponto is located in Indonesia
Kabupaten Jeneponto
Kabupaten Jeneponto
Koordinat: 5°42′S 119°36′E / 5.7°S 119.6°E / -5.7; 119.6
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
Tanggal peresmian1 Mei 1867
Dasar hukum-
Ibu kotaBontosunggu
Pemerintahan
 • BupatiDrs. H. Iksan Iskandar, M.Si
 • Wakil BupatiH.Paris Yaris , S.E
Luas
 • Total749,79 km2 (289,50 sq mi)
Populasi
 • Total415.174 jiwa
 • Kepadatan535,63/km2 (1,387,3/sq mi)
Demografi
 • AgamaIslam 99,95%
Kristen 0,05%
- Protestan 0,04%
- Katolik 0,01%[2]
Zona waktuWITA (UTC+08:00)
Kode telepon0419
Kode Kemendagri73.04 Edit the value on Wikidata
Jumlah kecamatan11
Jumlah kelurahan31
Jumlah desa82
DAURp 682.426.939.000,- (2020)[3]
IPMKenaikan 64,26 (2020) ( Sedang )
Kenaikan 64,00 (2019) ( Sedang ) [4]
Situs webwww.jenepontokab.go.id
Ladang garam di Jeneponto
Peta administrasi kabupaten Jeneponto

SejarahSunting

Pertama November 1863, adalah tahun berpisahnya antara Bangkala dan Binamu dengan Laikang. Ini membuktikan jiwa patriotisme Turatea melakukan perlawanan yang sangat gigih terhadap pemerintah Kolonial Belanda. Tanggal 29 Mei 1929 adalah pengangkatan Raja Binamu . Tahun itu mulai diangkat “Todo ” sebagai lembaga adat yang refresentatif mewakili masyarakat. Tanggal 1 Mei 1959, adalah berdasarkan Undang -undang No . 29 Tahun 1959 menetapkan terbentuknya Daerah Tingkat II di Sulawesi Selatan, dan terpisahnya Takalar dari Jeneponto. Sulawesi Selatan, dan terpisahnya Takalar dari Jeneponto.

Kedua Tanggal 1 Mei 1863, adalah bulan dimana Jeneponto menjalani masa-masa yang sangat penting yaitu dilantiknya Karaeng Binamu, yang diangkat secara demokratis oleh “Toddo Appaka ” sebagai lembaga representatif masyarakat Turatea. Mundurnya Karaeng Binamu dari tahta sebagi wujud perlawanan terhadap pemerintah kolonial Belanda

Lahirnya Undang Undang No. 29 Tahun 1959 Diangkatnya kembali raja Binamu setelah berhasil melawan penjajah Belanda. Kemudian tahun 1863, adalah tahun yang bersejarah yaitu lahirnya Afdeling Negeri- negeri Turatea setelah diturunkan oleh pemerintah Belanda dan keluarnya Laikang sebagai konfederasi Binamu. Tanggal 20 Mei 1946, adalah simbol patriotisme Raja Binamu (Mattewakkang Dg Raja) yang meletakkan jabatan sebagai raja yang melakukan perlawanan terhadap pemerintah Belanda . Dengan Demikian penetapan Hari Jadi Jeneponto yang disepakati oleh pakar pemerhati sejarah, peneliti, sesepuh dan tokoh masyarakat Jeneponto, dari seminar Hari jadi Jeneponto yang berlangsung pada hari Rabu, tanggal 21 Agustus 2002 di Gedung Sipitangarri, dianggap sangat tepat, dan merupakan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan.[butuh rujukan]

GeografiSunting

Secara geografis, Kabupaten Jeneponto terletak di 5°23'- 5°42' Lintang Selatan dan 119°29' - 119°56' Bujur Timur. Kabupaten ini berjarak sekitar 91 Km dari Makassar. Luas wilayahnya 749,79 km2 dengan kecamatan Bangkala Barat sebagai kecamatan paling luas yaitu 152,96 km2 atau setara 20,4 persen luas wilayah Kabupaten Jeneponto. Sedangkan kecamatan terkecil adalah Arungkeke yakni seluas 29,91 km2.

TopografiSunting

Kondisi topografi Kabupaten Jeneponto pada bagian utara terdiri dari dataran tinggi dengan ketinggian 500 sampai dengan 1400 meter diatas permukaan air laut (mdpl) yang merupakan lereng pegunungan Gunung Baturape - Gunung Lompobattang. Sedangkan bagian tengah berada di ketinggian 100 sampai dengan 500 mdpl dan pada bagian selatan merupakan pesisir serta dataran rendah dengan ketinggian antara 0 sampai dengan 100 mdpl. Karena perbatasan dengan Laut Flores maka Kabupaten Jeneponto memiliki pelabuhan cukup besar yang terletak di desa Bungeng.

Batas wilayahSunting

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar
Timur Kabupaten Bantaeng
Selatan Laut Flores
Barat Kabupaten Takalar

IklimSunting

Berdasarkan klasifikasi iklim Koppen, wilayah Kabupaten Jeneponto beriklim tropis basah dan kering (Aw) dengan dua musim, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Musim kemarau di wilayah Kabupaten Jeneponto berlangsung pada periode Mei hingga Oktober dengan rata-rata curah hujan bulanan kurang dari 100 mm per bulan dan bulan terkering adalah bulan Agustus dan September. Sementara itu, musim hujan di wilayah Kabupaten Jeneponto berlangsung pada periode November hingga April dengan rata-rata curah hujan bulanan lebih dari 120 mm per bulan dan bulan terbasah adalah bulan Januari dengan curah hujan bulanan lebih dari 250 mm per bulan. Curah hujan tahunan di wilayah Kabupaten Jeneponto berkisar antara 1.000–2.500 mm per tahun dengan jumlah hari hujan berkisar antara 60–150 hari hujan per tahun. Suhu udara di wilayah Kabupaten Jeneponto berkisar antara 21°–34 °C dengan tingkat kelembapan nisbi ±76%.

Data iklim Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.7
(87.3)
30.7
(87.3)
31.2
(88.2)
31.9
(89.4)
31.1
(88)
30.8
(87.4)
30.8
(87.4)
31.5
(88.7)
32.8
(91)
33.5
(92.3)
32.1
(89.8)
31.1
(88)
31.52
(88.73)
Rata-rata harian °C (°F) 26.2
(79.2)
26.3
(79.3)
26.4
(79.5)
26.7
(80.1)
26.7
(80.1)
25.8
(78.4)
25.8
(78.4)
26.1
(79)
26.8
(80.2)
27.2
(81)
26.9
(80.4)
26.4
(79.5)
26.44
(79.59)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.9
(75)
23.7
(74.7)
23.7
(74.7)
22.6
(72.7)
22.4
(72.3)
21.5
(70.7)
20.5
(68.9)
21.2
(70.2)
21.7
(71.1)
22.7
(72.9)
23.7
(74.7)
23.8
(74.8)
22.62
(72.73)
Presipitasi mm (inci) 423
(16.65)
326
(12.83)
212
(8.35)
137
(5.39)
86
(3.39)
74
(2.91)
42
(1.65)
12
(0.47)
18
(0.71)
61
(2.4)
166
(6.54)
378
(14.88)
1.935
(76,17)
Rata-rata hari hujan 23 20 17 11 7 6 3 1 1 5 12 21 127
% kelembapan 83.1 82.2 81.6 78.7 75.1 73.4 71.2 69.1 67.4 72.3 77.6 80.7 76.03
Rata-rata sinar matahari harian 5.8 6.3 6.8 7.9 8.4 8.9 9.8 10.6 10.7 9.4 8.2 6.9 8.31
Sumber #1: Climate-Data.org[5] & BMKG[6]
Sumber #2: Weatherbase[7]

DemografiSunting

BahasaSunting

Bahasa resmi instansi pemerintahan di Kabupaten Jeneponto adalah bahasa Indonesia. Menurut Statistik Kebahasaan 2019 oleh Badan Bahasa, terdapat satu bahasa daerah di Kabupaten Jeneponto,[8] yaitu bahasa Makassar, khususnya dialek Lakiung dan dialek Turatea.[9]

PemerintahanSunting

Daftar BupatiSunting

No Bupati Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Wakil Bupati Ket.
1
Abd. Jalil Sikki
1960
1966
1
Drs.
M. Daud Nompo
(Pelaksana tugas)
1967
1967
2
Morra Kareeng Bilu
1967
1972
2
A. M. Amin Situru
(Pelaksana tugas)
1973
1974
3
M. Ishak Iskandar
1974
1980
3
4
Drs.
Palangkey Dg Lagu
1980
1985
4
5
Drs.
Sehuddin
1985
1990
5
6
Drs. H.
M. Ilyas Mattewakkang
1990
1993
6
7
H.
Sirajuddin. S
1993
1998
7
8
Dr. Ir. H.
Baharuddin Baso Tika
MS
1998
2003
8
9
Drs. H.
Radjamilo
MP
2003
2008
9
Sjamsuddin Zainal
2008
2013
10
Burhanuddin Baso Tika
10  


H. Ikhsan Iskandar


2013 2018 11

11



H. Asmanto Basolewa S.E


15 Februari 2018
23 Juni 2018
-
H.
Mulyadi Mustamu
S.H
[10]
12  


H. Ikhsan Iskandar


2018 2023 12


Dewan PerwakilanSunting

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kabupaten Jeneponto dalam dua periode terakhir.[11][12]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
  PKB 3   4
  Gerindra 4   7
  PDI-P 2   2
  Golkar 4   6
  NasDem 4   2
  Berkarya (baru) 1
  PKS 3   4
  Perindo (baru) 1
  PPP 2   4
  PAN 5   4
  Hanura 4   2
  Demokrat 4   2
  PBB 2   1
  PKPI 3   0
Jumlah Anggota 40   40
Jumlah Partai 12   13

KecamatanSunting

Kabupaten Jeneponto terdiri dari 11 kecamatan, 31 kelurahan dan 82 desa. Pada tahun 2017, kabupaten ini memiliki luas wilayah 706,52 km² dan jumlah penduduk sebesar 409.693 jiwa dengan sebaran penduduk 580 jiwa/km².[13][14]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Jeneponto, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Jumlah Desa Status Daftar
Desa/Kelurahan
73.04.09 Arungkeke 7 Desa
73.04.01 Bangkala 4 10 Desa
Kelurahan
73.04.06 Bangkala Barat 1 7 Desa
Kelurahan
73.04.04 Batang 2 4 Desa
Kelurahan
73.04.03 Binamu 12 1 Desa
Kelurahan
73.04.07 Bontoramba 1 11 Desa
Kelurahan
73.04.05 Kelara 5 5 Desa
Kelurahan
73.04.10 Rumbia 12 Desa
73.04.02 Tamalatea 6 6 Desa
Kelurahan
73.04.11 Tarowang 8 Desa
73.04.08 Turatea 11 Desa
TOTAL 31 82

EkonomiSunting

PasarSunting

  • Pasar Gantinga
  • Pasar Baru Karisa
  • Pasar Boyong
  • Pasar Allu
  • Pasar Tarowang
  • Pasar Togo-togo

PariwisataSunting

MediaSunting

TelevisiSunting

RadioSunting

Stasiun radio di Kabupaten Jeneponto antara lain:

  • Radio Swara Buana Turatea FM 96.2
  • Radio Paburitta FM 93.3 (tidak mengudara)
  • Radio JBS 91.8 Fm (Jangan Berhenti Sipakainga)
  • Radio Gammara 98.1 FM ( Gammara'na Jeneponto )

Pranala luarSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Kabupaten Jeneponto Dalam Angka 2021". www.jenepontokab.bps.go.id. hlm. 54. Diakses tanggal 27 Februari 2021. 
  2. ^ a b c "Visualisasi Data Kependuduakan - Kementerian Dalam Negeri 2020". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 27 Februari 2021. 
  3. ^ "Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020" (PDF). www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal 27 Februari 2021. 
  4. ^ "Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2019-2020". www.bps.go.id. Diakses tanggal 27 Februari 2021. 
  5. ^ "Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Indonesia". Climate-Data.org. Diakses tanggal 9 Januari 2021. 
  6. ^ "Zona Musim 287 & 290". Stasiun Klimatologi Maros. hlm. 46 & 47. Diakses tanggal 9 Januari 2021. 
  7. ^ "Kabupaten Jeneponto, Indonesia". Weatherbase. Diakses tanggal 9 Januari 2021. 
  8. ^ Statistik Kebahasaan 2019. Jakarta: Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan. 2019. hlm. 11. ISBN 9786028449182. 
  9. ^ "Bahasa di Provinsi Sulawesi Selatan". Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia. Diakses tanggal 23 Mei 2020. 
  10. ^ Wahyudi, Imam (3 Desember 2011). Wahyudi, Imam, ed. "Sudarmin Rahman Ketua Golkar Turatea". TribunNews. Diakses tanggal 19 Januari 2018. 
  11. ^ Perolehan Kursi DPRD Jeneponto 2014-2019
  12. ^ Perolehan Kursi DPRD Jeneponto 2019-2024
  13. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  14. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luarSunting