Jember Astronomy Club

Jember Astronomy Club adalah Komunitas Astronomi Amatir yang berada di wilayah Jember (digagas tahun 2014), Jawa Timur , Indonesia. Jember Astronomy Club atau terkenal dengan nama JASTRO berdiri atas persatuan perkumpulan masyarakat pecinta Ilmu Astronomi dan Geofisika seluruh wilayah Kabupaten Jember. Telah berdiri 5 tahun ini, Jastro merintis sebuah Komunitas yang mengayomi dan memberi pengabdian kepada masyarakat Jember khususnya dan Indonesia umumnya dalam bidang Ilmu pengetahuan (Astronomi)[1]

Ilmu-ilmu pengetahuan yang dipersembahkan Komunitas ''Jastro'' diharapkan dapat menambah pengetahuan masyarakat luas. Dan diharapkan Komunitas ini akan menjadi kiblat organisasi lainnya di Jember yang tumbuh dengan memberi manfaat dan tujuan yang nyata bagi Negeri Ibu Pertiwi. Komunitas ini didirikan karena adanya rasa ingin berbagi ilmu pengetahuan tentang serunya dunia astronomi. Bermula dari ide segelintir Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Jember yang membentuk komunitas Astro Club Himafi Neutron pada tahun 2014. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak orang-orang di luar kampus yang juga memiliki ketertarikan yang sama dan ingin bergabung dengan teman-teman Astro Club.[2]

Awalnya, Jember Astronomi Club atau yang biasa disebut Jastro hanya beranggotakan mahasiswa fisika. Namun, seiring perkembangannya melalui fans page, Jastro mulai dikenal dan diminati oleh beberapa mahasiswa dari fakultas lainnya, Seperti Fakultas Teknik dan Hukum Unej. Seiring berjalannya waktu, Jastro anggotanya semakin bertambah. Anggota komunitas tersebut memiliki beragam profesi, serta rutin melakukan pengintain benda-benda angkasa menggunakan teropong bintang.[3] Hingga saat ini, sedikitnya terdapat 23 anggota yang aktif. Ke-23 anggota dari beberapa fakultas tersebut memiliki beberapa agenda kegiatan. Seperti kajian rutin yang dilakukan semingu sekali. Tidak hanya itu, Jastro juga kerap kali melakukan pengamatan luar angkasa seperti gerhana matahari, gerhana bulan, hujan meteor dan belajar rasi bintang.[4]

Mengingat bahwa sharing is caring sangatlah nikmat untuk diterapkan, maka mereka berkumpul dan membentuk sebuah komunitas baru yang diberi nama Jastro Club.  Komunitas ini lahir pada tanggal 15 Mei 2015 dengan Gus Zaka Ardiansyah sebagai ketua pertamanya.[5] Keanggotaan JASTRO bersumber dari hobby menyukai langit hingga menyukai astronomi.[pranala nonaktif permanen]

Kegiatan yang dilakukan oleh Jember Astronomy Club (JASTRO) seperti kegiatan belajar bersama bertajuk ‘Belajar Bareng Jastro’ (BBJ) yang kala itu mengangkat topik ‘Mengenal Bulan : Satelit Alami Bumi[6] yang dilaksanakan bersama dengan Langitselatan.Kegiatan lainnya yang diadakan JASTRO adalah acara ASC (Astronomy Smart Competition) yakni event tahunan untuk menggali kemampuan para astronom amatir dan mencari bibit unggul pelajar dan pegiat astonomi melalui suatu kompetisi yang kredibel setara dengan tingkat olimpiade nasional bidang astronomi.[7] Pengamatan fenomena astronomi seperti Supermoon juga dilaksanakan oleh JASTRO bersama warga begitu antusias untuk melihat supermoon dan mendatangi tempat-tempat terbuka, salah satunya di alun-alun Kota Jember, Jawa Timur.[8] Pengamatan lainnya ialah Pengamatan Hari Tanpa Bayangan bersama pelajar di Jember[9] serta Pengamatan Gerhana Matahari.[10][11]

  1. ^ "Tentang JASTRO". Tentang JASTRO ~ Jember Astronomy Club. Rabu, 25 Januari 2017. Diakses tanggal 2021-03-06. 
  2. ^ Rhoshandhayani KT (2017-10-20). "Jember Astronomy Club, wadah pecinta astronomi Jember | Lokal Karya" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-03-06. 
  3. ^ Digital, Radar (2019-07-24). "Berawal Suka Amati Langit Malah Kepincut Astronomi". Radar Jember. Diakses tanggal 2021-03-06. [pranala nonaktif permanen]
  4. ^ "Jember Astronomi Club; Terbuka Untuk Siapa Saja Yang Ingin Belajar". Komunitas Indonesia (dalam bahasa Inggris). 2016-12-06. Diakses tanggal 2021-03-06. 
  5. ^ Rhoshandhayani KT (2017-10-20). "Jember Astronomy Club, wadah pecinta astronomi Jember | Lokal Karya" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-03-06. 
  6. ^ Thoyib, Muchammad (2019-02-20). "Kegiatan 100 Jam Astronomi di Jawa Timur". langitselatan. Diakses tanggal 2021-03-06. 
  7. ^ "Berhasil Juara 1 Olimpiade Astronomi Tingkat Nasional, Siswa SMA Nuris Jember Luar Biasa". Pesantren Nuris Jember. Diakses tanggal 2021-03-06. 
  8. ^ Liputan6.com (2017-12-04). "Fenomena Supermoon Disambut Antusias Warga Jember". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-03-06. 
  9. ^ "Manfaatkan Hari Tanpa Bayangan Dengan Belajar Astronomi - YouTube". www.youtube.com. Diakses tanggal 2021-03-06. 
  10. ^ Mengamati Gerhana Matahari Dengan Kotak Filter, diakses tanggal 2021-03-06 
  11. ^ Pelajar Antusias Amati Gerhana Matahari, diakses tanggal 2021-03-06