Dr.Jan.S.Maringka,SH.MH.

Jaksa Agung Muda Intelijen

Karir..

Pria kelahiran Jakarta tanggal 11 Oktober 1963 ini merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana Jakarta (1988). Bergabung di Kejaksaan RI sejak tahun 1989, Jan mengawali karir sebagai Jaksa di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada tahun 1991.

Beberapa jabatan penting pernah diembannya yaitu :

Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan (2003)

Atase Kejaksaan pada KJRI Hong Kong (2005)

Kepala Bagian Kerja Sama Hukum Luar Negeri Kejaksaan Agung RI (2008)

Kepala Kejaksaan Negeri Serang (2010)

Asisten Umum Jaksa Agung RI (2012)

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung RI (2014)

Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku (2015)

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (2017)

Berita berita terkait saat kedinasan :

https://www.viva.co.id/berita/nasional/221671-kepala-keamanan-jemaat-ahmadiyah-ditahan

https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/ljw5ie/nasional/hukum/11/04/14/ljmytc-sepuluh-berkas-kasus-cikeusik-telah-dilimpahkan-ke-pn-serang

https://www.viva.co.id/arsip/216602-penyerang-ahmadiyah-di-cikeusik-disidangkan

https://ambon.antaranews.com/berita/34300/kajati-29-perkara-dugaan-korupsi-berstatus-penyidikan

https://m.inilah.com/news/detail/2311268/kejati-maluku-klaim-selamatkan-uang-negara-rp17-m

https://infonawacita.com/kejagung-apresiasi-terobosan-kejati-maluku-atasi-keterbatasan

https://www.tribun-maluku.com/2016/12/kajati-tetapkan-satu-tersangka-skandal-bank-maluku-malut

https://ambon.antaranews.com/berita/33562/dua-tersangka-kasus-bank-maluku-masuk-rutan

https://www.wartaekonomi.co.id/read158348/kasus-korupsi-dana-koperasi-kejati-sulsel-tahan-pejabat-lpdb.html

http://beritakotamakassar.fajar.co.id/berita/2017/10/05/pimpinan-dprd-sulbar-tersangka

https://makassar.antaranews.com/berita/85634/kejati-sulsel-agendakan-pemeriksaan-anggota-dprd-sulbar

https://news.detik.com/berita/d-3646609/jaksa-geledah-kantor-pemprov-sulbar

https://news.detik.com/berita/d-3681791/minta-pajero-sport-eks-bupati-barru-dijebloskan-ke-penjara

https://suaracelebes.com/2017/10/16714/terbukti-korupsi-mantan-bupati-barru-idris-syukur-di-jebloskan-ke-penjara

https://regional.kompas.com/read/2017/03/31/06583351/jaksa.sita.aset.tersangka.korupsi.pembebasan.lahan.bandara.makassar

https://news.detik.com/berita/d-3460085/kasus-korupsi-perluasan-bandara-hasanuddin-rp-317-m-14-rumah-disita

http://beritakotamakassar.fajar.co.id/berita/2017/07/25/kejati-kejar-rp282-m-di-kasus-lahan-bandara

https://mediaindonesia.com/read/detail/128441-kejati-sulsel-gandeng-kpk-pantau-tiga-kasus-korupsi

http://harian.analisadaily.com/nasional/news/bupati-takalar-tersangka-korupsi-rp17-m/443171/2017/11/01

https://fajar.co.id/2017/11/02/kasus-buloa-kajati-tetapkan-jen-tang-tersangka-tppu

https://www.sulselsatu.com/2017/11/01/berita-utama/ini-peran-jen-tang-dalam-kasus-korupsi-reklamasi-buloa.html

https://makassar.antaranews.com/berita/86849/jen-tang-ditetapkan-tersangka-sewakan-lahan-negara

https://www.antaranews.com/berita/41918/adelin-ditangkap-saat-urus-paspor-di-kbri-beijing

Selama 9 bulan bertugas sebagai Kajati Sulsel, capaian kinerja di berbagai bidang berhasil dilakukan seperti, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) Daerah dengan total pendampingan proyek sebesar Rp. 6,7 Trilyun, Penghargaan dari LPDB-KUMKN atas Pengembalian Keuangan Negara melalui fungsi Jaksa Pengacara sebesar Rp. 113 Milyar dalam waktu 3 bulan (Maret-Juni 2017) serta Program siaran Radio Jaksa Menyapa yang direkomendasikan oleh Asosiasi Bupati se-Indonesia untuk diterapkan secara Nasional.

Jan juga terkenal aktif melakukan berbagai terobosan dalam membangun sinergitas penegakan hukum seperti, turun langsung melantik para kepala kejaksaan negeri secara on the spot di daerah penugasan, penunjukkan Jaksa Penghubung sebagai persiapan pembentukan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, membangun Wisma Tipikor Kejati Sulsel “Graha Adhyaksa” serta pengembangan Pusat Kajian Kejaksaan di Universitas Hasanuddin Makassar.

Doktor Ilmu Hukum didapat dari Universitas Hasanuddin Makassar (2015) dengan disertasi yang berjudul “Penguatan Ekstradisi dalam Sistim Peradilan Pidana terkait dengan Yurisdiksi Asing”

Pendidikan dan pelatihan dalam kedinasan yang pernah diikutinya antara lain :

Commercial Law Course pada Melbourne University Australia (1995), Training for Corruption Investigator (ILEA- Bangkok) 1999, Trans National Orgaized Crimes (UNAFEI- Japan) 2001 dan

International Visitor Leadership Program (IVLP-USA, 2009), 

Diklat Kepemimpinan Tingkat Nasional PPRA LIII tahun 2015 Lemhannas RI, Diklat PIM I angkatan XXXVII di LAN-RI.

Beberapa karya ilmiah telah dipublikasikan melalui jurnal baik didalam maupun di luar negeri, sedangkan karya ilmiah dalam bentuk buku yang telah diterbitkan berjudul :

- “Peran Jaksa dalam Sistim Peradilan Pidana di Kawasan Asia Pasifik” ( Sinar Grafika, 2014)

-“Eksistensi Kejaksaan dalam Konstitusi di Berbagai Negara” (Sinar Grafika, 2015), -“Bunga Rampai Kejaksaan RI” (MaPPI-UI, 2015)

-“Reformasi Kejaksaan dalam Sistem Hukum Nasional” ( Sinar Grafika, 2017).

Yang bersangkutan banyak berkecimpung dalam berbagai aktifitas organisasi penegak hukum baik dalam maupun luar negeri seperti, Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia (PJI), International Association of Prosecutors (IAP), International Association of Anti-Corruption Agencies (IAACA), Ikatan Alumni Lemhannas (IKAL LIII), Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) dan lain sebagainya.

Program Unggulan :

-Jaksa Menyapa

-Jaga Desa

Jaksa Masuk Sekolah

-Jaksa Sahabat Masyarakat

Serta TP4 dalam mengawal Pembangunan Pemerintah