Buka menu utama

Koloni Mahkota Pulau Malta dan Dependensi-Dependensinya (umumnya dikenal dengan nama Koloni Mahkota Malta) adalah koloni Imperium Britania di wilayah Malta. Koloni ini didirikan setelah Protektorat Malta diubah statusnya menjadi koloni mahkota pada tahun 1813, dan perubahan status ini kemudian dikonfirmasi oleh Perjanjian Paris pada tahun 1814.

Koloni Mahkota Pulau Malta dan Dependensinya
Kolonja tal-Gżira ta' Malta u d-Dipendenzi tagħha (Malta)
Colonia dell'Isola di Malta e Sue Dipendenze (Italia)
Koloni Britania Raya
1813–1964


Atas: bendera resmi (1943–1964)
Bawah: bendera tidak resmi (1943–1964)
Lambang
Lagu kebangsaan
L-Innu Malti
Himne Malta

Lagu kerajaan
God Save the King (1813–1837; 1901–1952)
God Save the Queen (1837–1901; 1952–1964)
1813–1922: Malta ditandai dengan warna hijau tua, Britania dengan warna biru muda
1922–1964: Malta ditandai dengan warna hijau tua, Britania dengan warna biru muda
Ibu kota Valletta
Bahasa Inggris, Malta, Italia (hingga tahun 1934)
Agama Katolik
Struktur politik Koloni
Penguasa monarki
 -  1813–1820 George III (pertama)
 -  1952–1964 Elizabeth II (terakhir)
Gubernur
 -  1813–1824 Thomas Maitland (pertama)
 -  1962–1964 Maurice Henry Dorman (terakhir)
Perdana Menteri
 -  1921–1923 Joseph Howard (pertama)
 -  1962–1964 Giorgio Borġ Olivier (terakhir)
Badan legislatif Parlemen
 -  Majelis tinggi Senat (hingga tahun 1933)
 -  Majelis rendah Majelis Legislatif
Sejarah
 -  Didirikan 23 Juli 1813
 -  Perjanjian Paris 30 Mei 1814
 -  Kemerdekaan 21 September 1964
Luas
 -  1823 316 km² (122 mil²)
Populasi
 -  Perk. 1823 112.204 
     Kepadatan 355,1 /km²  (919,6 /mil²)
 -  Perk. 1911 211.564 
     Kepadatan 669,5 /km²  (1.734 /mil²)
 -  Perk. 1957 319.620 
     Kepadatan 1.011,5 /km²  (2.619,7 /mil²)
Mata uang Scudo Malta dan berbagai mata uang lainnya (1813–1825)
Pound sterling (1825–1964)
Pendahulu
Pengganti
Protektorat Malta
Negara Malta

Sebelum meletusnya Perang Dunia II, kota Valletta di Malta merupakan markas Angkatan Laut Mediterania Britania Raya. Walaupun ditentang oleh Winston Churchill,[1] komando angkatan laut tersebut dipindah ke Alexandria, Mesir, pada April 1937, karena Malta dianggap terlalu rentan diserang lewat udara dari daratan Eropa.[1][2][3]

Pada masa Perang Dunia II, koloni ini dibombardir dan dikepung oleh Jerman Nazi dan Kerajaan Italia, tetapi Blok Poros tidak dapat merebut pulau ini dari Britania. Seusai perang, pulau ini diberi hak untuk memerintah sendiri. Malta merupakan satu-satunya koloni Britania Raya yang dipertimbangkan untuk diintegrasikan secara penuh dengan Britania Raya, dan pemerintahan-pemerintahan Britania selanjutnya tidak ingin mengintegrasikan wilayah seberang laut yang tersisa (seperti Gibraltar).[4]

Pada 2 hingga 4 Mei 1964, diadakan sebuah referendum konstitusional di Malta,[5] dan hasilnya 54,5% pemilih menyetujui konstitusi baru. Referendum ini merupakan referendum kemerdekaan, karena konstitusi baru ini menjadikan Malta sebagai wilayah yang terpisah dari Britania Raya. Malta pada akhirnya memperoleh kemerdekaannya pada tanggal 21 September 1964.

Catatan kakiSunting

  1. ^ a b Bierman, John; Colin Smith (2002). The Battle of Alamein: Turning Point, World War II. Viking. hlm. 36. ISBN 978-0-670-03040-8. 
  2. ^ Titterton, G. A. (2002). The Royal Navy and the Mediterranean, Volume 2. Psychology Press. hlm. xiii. ISBN 978-0-7146-5179-8. 
  3. ^ Elliott, Peter (1980). The Cross and the Ensign: A Naval History of Malta, 1798–1979. Naval Institute Press. hlm. ??. ISBN 978-0-87021-926-9. 
  4. ^ Hansard 3 August 1976 Written Answers (House of Commons) → Foreign and Commonwealth Affairs
  5. ^ Nohlen, D & Stöver, P (2010) Elections in Europe: A data handbook, hlm. 1302 ISBN 978-3-8329-5609-7