Buka menu utama

Jailangkung (film 2017)

film Indonesia tahun 2017

Jailangkung merupakan film horor Indonesia yang dirilis pada 25 Juni 2017 dan disutradarai oleh Jose Poernomo serta Rizal Mantovani. Film ini dibintangi oleh Amanda Rawles dan Jefri Nichol, dan menjadi kolaborasi kedua mereka setelah film Dear Nathan.

Jailangkung
Jailangkung 2017.jpg
SutradaraJose Poernomo
Rizal Mantovani
ProduserSukhdev Singh
Wicky V Olindo
PenulisBaskoro Adi Wuryanto
PemeranAmanda Rawles
Jefri Nichol
Hannah Al Rashid
Gabriella Quinlyn
Wulan Guritno
Lukman Sardi
Augie Fantinus
Butet Kertaradjasa
Egi Fedly
Perusahaan
produksi
Screenplay Films
Legacy Pictures
Tanggal rilis
25 Juni 2017
Negara Indonesia
BahasaIndonesia

SinopsisSunting

Bella, anak kedua dari pengusaha tambang Ferdi, ingin menguak misteri yang dialami ayahnya. Seminggu yang lalu, Ferdi ditemukan tak sadarkan diri oleh Kapten Wardana di sebuah vila di Pulau Alamkramat yang terletak di Jawa Timur. Secara medis, Ferdi sehat-sehat saja, namun dia tetap tak kunjung bangun. Bella meminta bantuan dari Rama, seorang mahasiswa yang tertarik pada hal metafisika. Bersama dengan kakak dan adik Bella, Angel dan Tasya, mereka berdua menuju ke Alamkramat.

Di Alamkramat, Bella mengetahui bahwa selama enam bulan terakhir, Ferdi telah menggunakan sebuah jailangkung untuk berkomunikasi dengan mendiang istrinya, Sarah. Setelah beberapa kali berkomunikasi, Sarah memohon Ferdi untuk tidak memanggilnya lagi, karena bila dia melakukannya, dia akan memanggil makhluk gaib bernama Matianak. Ferdi tetap keras kepala dan pada akhirnya memanggil Matianak. Rama menduga bahwa Matianak telah menempel pada Ferdi; selama dia tidak dikembalikan ke tempatnya, Ferdi tidak akan bisa bangun. Bella, Rama, dan Angel memainkan jailangkung supaya Matianak dapat kembali. Alih-alih terkembalikan, Matianak menyerang Tasya dan membuatnya tak sadarkan diri, persis seperti Ferdi.

Keesokan harinya, Rama bertanya kepada eyangnya mengenai Matianak. Eyang mengatakan bahwa Matianak adalah makhluk gaib yang diasuh oleh dukun. Matianak pernah didatangkan di tiga tempat berbeda: satu di Gunungmati, Jawa Tengah, satu di Angkerbatu, Jawa Barat, dan satu di Alamkramat. Salah satu leluhur Bella sendiri, Mangoenharto Djojonegoro, bertanggungjawab atas pembunuhan dukun terakhir yang mengasuh Matianak di Alamkramat. Namun, Eyang menjelaskan bahwa Matianak tidak dapat mati dan dapat sewaktu-waktu lahir kembali. Sementara itu, Angel hamil secara mistis dan melahirkan didalam liang lahat. Ferdi bangun pada saat yang bersamaan, namun dia masih diganggu oleh Matianak. Eyang akhirnya menyarankan bahwa bila Ferdi ingin keluarganya lepas dari kutukan Matianak, dia harus melakukan ritual permainan jailangkung dengan afdal; seperti dia telah memanggil Matianak dengan menggendongnya, dia harus membopong Matianak ke alam lain.

Bella, Rama, dan Ferdi kembali ke Alamkramat dengan membopong Angel dan Tasya. Angel siuman sesampainya di pulau, sementara Tasya siuman setelah Bella dan Rama memanggil Matianak secara fisik. Pada akhirnya, Ferdi dapat menyelesaikan ritual untuk mengembalikan Matianak. Film berakhir di rumah sakit tempat Ferdi, Angel, dan Tasya dirawat, dimana diungkapkan bahwa bayi yang Angel lahirkan adalah seorang Matianak.[1]

PemeranSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Film Jailangkung di filmindonesia.or.id, diakses pada 25 April 2017