August Comte: Perbedaan revisi

13.801 bita dihapus ,  4 tahun yang lalu
(tanda koma)
Tag: VisualEditor mengosongkan halaman
Hacked By BLACKHATFAMILIES !!
{{Infobox philosopher
| image = Auguste Comte.jpg
| caption =
| name = '''Isidore Auguste Marie François Xavier Comte'''
| birth_date = {{birth date|1798|02|19|df=yes}}
| birth_place = [[Montpellier]], [[Perancis]]
| death_date = {{death date and age|1857|09|05|1798|01|17|df=yes}}
| death_place = [[Paris]], Perancis
| school_tradition =
| nationality = Perancis
| influences = [[Francis Bacon]], [[Jean-Baptiste Say]], [[David Hume]], [[Marquis de Condorcet]], [[Jean-Jacques Rousseau]], [[Henri de Saint-Simon]], [[Marie François Xavier Bichat]]
| influenced = [[Émile Littré]], [[Karl Marx]], [[John Stuart Mill]], [[Herbert Spencer]], [[Émile Durkheim]], [[Charles Maurras]], [[Alfred Espinas]], [[Frederic Harrison]], [[Harriet Martineau]]
| notable_ideas = [[Positivisme]]
}}
 
'''Auguste Comte''' (Nama panjang: '''Isidore Marie Auguste François Xavier Comte'''; {{lahirmati|[[Montpellier]], [[Perancis]]|17|1|1798|[[Paris]], [[Perancis]]|5|9|1857}}) adalah seorang [[filsuf]] [[Perancis]] yang dikenal karena memperkenalkan bidang ilmu [[sosiologi]] serta aliran [[positivisme]]. Melalui prinsip positivisme, Comte membangun dasar yang digunakan oleh akademisi saat ini yaitu pengaplikasian [[metode ilmiah]] dalam [[ilmu sosial]] sebagai sarana dalam memperoleh kebenaran.
 
== Kehidupan ==
Comte lahir di [[Montpellier]], sebuah [[kota]] kecil di bagian barat daya dari negara Perancis. Setelah bersekolah disana, ia melanjutkan pendidikannya di [[École Polytechnique]] di [[Paris]]. École Polytechnique saat itu terkenal dengan kesetiaannya kepada idealis republikanisme dan filosofi proses. Pada tahun [[1816]], politeknik tersebut ditutup untuk ''re-organisasi''. Comte pun meninggalkan École dan melanjutkan pendidikannya di sekolah kedokteran di Montpellier.
 
Tak lama kemudian, ia melihat sebuah perbedaan yang mencolok antara agama [[Katolik]] yang ia anut dengan pemikiran keluarga [[monarki]] yang berkuasa sehingga ia terpaksa meninggalkan [[Paris]]. Kemudian pada bulan [[Agustus]] [[1817]] dia menjadi murid sekaligus sekretaris dari [[Claude Henri de Rouvroy, Comte de Saint-Simon]], yang kemudian membawa Comte masuk ke dalam lingkungan intelek. Pada tahun [[1824]], Comte meninggalkan Saint-Simon karena lagi-lagi ia merasa ada ketidakcocokan dalam hubungannya.
 
Saat itu, Comte mengetahui apa yang ia harus lakukan selanjutnya: meneliti tentang filosofi [[positivisme]]. Rencananya ini kemudian dipublikasikan dengan nama ''Plan de travaux scientifiques nécessaires pour réorganiser la société'' ([[1822]]) (Indonesia: ''Rencana studi ilmiah untuk pengaturan kembali masyarakat''). Tetapi ia gagal mendapatkan posisi akademis sehingga menghambat penelitiannya. Kehidupan dan penelitiannya kemudian mulai bergantung pada sponsor dan bantuan finansial dari beberapa temannya.
 
Ia kemudian menikahi seorang [[wanita]] bernama [[Caroline Massin]]. Comte dikenal arogan, kejam dan mudah marah sehingga pada tahun [[1826]] dia dibawa ke sebuah [[rumah sakit jiwa]], tetapi ia kabur sebelum sembuh. Kemudian setelah kondisinya distabilkan oleh Massin, ia mengerjakan kembali apa yang dulu direncanakannya. Namun sayangnya, ia bercerai dengan Massin pada tahun [[1842]] karena alasan yang belum diketahui. Saat-saat di antara pengerjaan kembali rencananya sampai pada perceraiannya, ia mempublikasikan bukunya yang berjudul ''[[Le Cours de Philosophie Positivistic]]''.
 
Pada tahun [[1844]], Comte menjalin kasih dengan [[Clotilde de Vaux]], dalam hubungan yang tetap [[cinta platonis|platonis]]. Setelah Clotilde wafat, kisah cinta ini menjadi [[quasi-religius]]. Tak lama setelahnya, Comte menerbitkan bukunya yang berjudul ''Système de politique positive'' ([[1851]] - [[1854]]).
 
Dia wafat di Paris pada tanggal 5 September [[1857]] dan dimakamkan di [[Cimetière du Père Lachaise]].
 
<!-- rapikan bagian ini
== Peninggalan ==
[[Berkas:Flag of Brazil.svg|thumb|250px|motto ''Ordem e Progresso'' ("Order and Progress") yang tertulis pada [[bendera Brazil]] terinspirasi dari motto postivisme August Comte: ''L'amour pour principe et l'ordre pour base; le progrès pour but'' ("Cinta sebagai sebuah prinsip dan perintah sebagai basisnya; proses sebagai tujuannya"). Kata-kata tersebut dijadikan motto karena berdasarkan fakta, orang-orang yang melakukan kudeta militer yang kemudian menjatuhkan
[[kekaisaran Brazil|monarki]] dan memproklamasikan Brazil sebagai [[republik Brazil|republik]] adalah para pengikut pemikiran Comte.]]
 
Comte melihat satu hukum universal dalam semua ilmu pengetahuan yang kemudian ia sebut sebagai 'hukum tiga fase'. Melalui hukumnya ia mulai dikenal di seluruh wilayah berbahasa Inggris (''English-speaking world''); menurutnya, masyarakat berkembang melalui tiga fase: Teologi, Metafisika, dan tahap positif (atau sering juga disebut "tahap ilmiah").
 
Fase Teologi dilihat dari prespektif abad ke-19 sebagai permulaan abad pencerahan, dimana kedudukan seorang manusia dalam masyarakat dan pembatasan norma dan nilai manusia didapatkan didasari pada perintah Tuhan. Meskipun memiliki sebutan yang sama, fase Metafisika Comte sangat berbeda dengan teori Metafisika yang dikemukakan oleh Aristoteles atau ilmuwan Yunani kuno lainnya; pemikiran Comte berakar pada permasalahan [[perancis|masyarakat Perancis]] pasca-[[revolusi Perancis]]Revolusi. Fase Metafisika ini merupakan justifikasi dari "hak universal" sebagai hal yang pada [atas] suatu wahana [yang] lebih tinggi dibanding otoritas tentang segala [penguasa/penggaris] manusia untuk membatalkan perintah lalu, walaupun berkata [hak/ kebenaran] tidaklah disesuaikan kepada yang suci di luar semata-mata kiasan. Apa yang ia mengumumkan dengan istilah nya Tahap yang ilmiah, Yang menjadi nyata setelah kegagalan revolusi dan [tentang] [[Napoleon]], orang-orang bisa temukan solusi ke permasalahan sosial dan membawa [mereka/nya] ke dalam kekuatan di samping proklamasi hak azasi manusia'' atau nubuatan '' kehendak Tuhan''. Mengenai ini ia adalah serupa untuk [[Karl Marx]] Dan [[Jeremy Bentham]]. Karena waktu nya, ini gagasan untuk suatu Tahap ilmiah telah dipertimbangkan terbaru, walaupun dari suatu sudut pandang kemudiannya [itu] adalah [yang] terlalu derivative untuk [[ilmu fisika klasik]] dan [[sejarah akademis]].
Hukum universal lain [yang] ia [memanggil/hubungi] ' hukum yang seperti ensiklopedi'. Dengan kombinasi hukum ini, Comte mengembang;kan suatu penggolongan [yang] hirarkis dan sistematis dari semua ilmu pengetahuan, termasuk ilmu fisika tidak tersusun teratur ( [[ilmu perbintangan]], [[ilmu pengetahuan bumi]] dan [[ilmu kimia]]) dan ilmu fisika organik ( [[biologi]] dan untuk pertama kali, '' bentuk badan sociale'', dinamai kembali kemudiannya '' sociologie'').
Ini gagasan untuk suatu science—not khusus ras manusia, [yang] bukan [[metaphysics]]—for sosial adalah terkemuka abad yang 19th dan tidak unik ke Comte. Ambitious—Many akan kata[kan grandiose—way yang Comte membayangkan tentangnya, bagaimanapun, '' adalah'' unik.
Comte lihat ilmu pengetahuan baru ini, [[sosiologi]], [seperti;sebagai;ketika] [yang] terbesar dan yang ter]akhir dari semua ilmu pengetahuan, apa yang itu akan meliputi semua lain ilmu pengetahuan, dan yang akan mengintegrasikan dan menghubungkan penemuan mereka ke dalam suatu [yang] utuh kompak.
Comte’S penjelasan Filosofi yang positif memperkenalkan hubungan yang penting antar[a] teori, praktik dan pemahaman manusia dunia. Pada [atas] halaman 27 yang 1855 [yang] mencetak [[Harriet Martineau]]’S terjemahan '' Filosofi Auguste [yang] Yang positif Comte,'' kita lihat pengamatan nya bahwa, “ Jika adalah benar bahwa tiap-tiap teori harus didasarkan diamati fakta, [itu] dengan sama benar yang fakta tidak bisa diamati tanpa bimbingan beberapa teori. Tanpa . seperti (itu) bimbingan, fakta [kita/kami] akan bersifat tanpa buah dan tak teratur; kita tidak bisa mempertahankan [mereka/nya]: sebagian terbesar kita tidak bisa genap merasa [mereka/nya].'' ( Comte, A. ( 1974 cetak ulang). '' Filosofi yang positif Auguste Comte [yang] dengan [cuma-cuma/bebas] yang diterjemahkan dan yang dipadatkan oleh Harriet Martineau.'' New York, NY: ADALAH Tekanan. ( Pekerjaan asli menerbitkan 1855, New York, NY: Calvin Blanchard, p. 27.)
Ia coined kata[an] "[[azas mengutamakan orang lain ( ethics)|altruism]]" untuk mengacu pada apa yang ia percaya untuk menjadi kewajiban moral individu untuk melayani (orang) yang lain dan menempatkan minat mereka di atas diri sendiri. Ia menentang;kan [itu] gagasan untuk [hak/ kebenaran] individu, pemeliharaan yang mereka tidaklah konsisten dengan etis diharapkan ini ('' Ini ('' Catechisme Positiviste'').
[Seperti] yang telah menyebutkan, Comte merumuskan [[hukum tiga langkah-langkah]], salah satu [dari] teori yang pertama [[evolutionism yang sosial]]: pengembangan manusia itu ( [[kemajuan sosial]]) maju dari [[theology|theological]] langkah, di mana alam[i] secara dongengan dipahami/dikandung dan orang [laki-laki] mencari penjelasan [dari;ttg] gejala alami dari mahluk hal-hal yang gaib, melalui/sampai [[metaphysics|metaphysical langkah]] di mana alam[i] telah membayangkan sebagai hasil mengaburkan kekuatan dan orang [laki-laki] mencari penjelasan [dari;ttg] gejala alami dari [mereka/nya] sampai yang akhir [itu] [[Positivism#Social Science|Positive]] Langkah di mana semua abstrak dan mengaburkan kekuatan dibuang, dan gejala alami diterangkan oleh hubungan tetap mereka. Kemajuan ini dipaksa melalui/sampai pengembangan pikiran manusia, dan meningkat(kan) aplikasi pikiran, pemikiran dan logika kepada pemahaman dunia.
Di (dalam) Seumur hidup Comte's, pekerjaan nya kadang-kadang dipandang secara skeptis sebab ia telah mengangkat [[Paham positifisme]] untuk a [[agama]] dan yang telah nama [sen]dirinya Sri Paus Paham positifisme. Ia coined istilah " [[sosiologi]]" untuk menandakan ilmu pengetahuan masyarakat yang baru]]. Ia mempunyai lebih awal menggunakan ungkapan [itu], " ilmu fisika sosial," untuk mengacu pada ilmu pengetahuan masyarakat yang positif; tetapi sebab (orang) yang lain, [yang] khususnya Orang statistik Belgia [[Adolphe Quetelet]], dimulai yang telah untuk menggunakan itu memasukkan [adalah] suatu maksud/arti berbeda, Comte merasa[kan kebutuhan [itu] untuk menemukan [itu] [[pembentukan kata baru]], " sosiologi," a [[bastar word|hybrid]] tentang [[Bahasa Latin|Latin]] "'' socius''" (" teman") dan Yunani"?????" ('' Logo'', " Kata[An]").
Comte biasanya dihormati [ketika;seperti] lebih dulu Sarjana sosiologi barat ( [[Ibn Khaldun]] setelah didahului dia di (dalam) Timur dengan hampir empat berabad-abad). Penekanan Comte's pada [atas] saling behubungan [dari;ttg] unsur-unsur sosial adalah suatu pertanda [dari;ttg] modern [[functionalism ( sociology)|functionalism]]. Meskipun demikian, [seperti/ketika] dengan (orang) yang lain banyak orang [dari;ttg] Waktu Comte's, unsur-unsur [yang] tertentu [dari;ttg] pekerjaan nya kini dipandang sebagai tak ilmiah dan eksentrik, dan visi agung sosiologi nya [sebagai/ketika] benda hiasan di tengah meja dari semua ilmu pengetahuan belum mengakar.
Penekanan nya pada [atas] suatu kwantitatif, mathematical basis untuk pengambilan keputusan tinggal dengan [kita/kami] hari ini. [Ini] merupakan suatu pondasi bagi dugaan Paham positifisme yang modern, analisa statistik kwantitatif modern, dan pengambilan keputusan bisnis. Uraian nya hubungan siklis yang berlanjut antar[a] teori dan praktik dilihat di sistem bisnis modern Total Manajemen Berkwalitas dan Peningkatan Mutu Berlanjut [di mana/jika] advokat menguraikan suatu siklus teori [yang] berlanjut dan praktik melalui/sampai four-part siklus rencana,, cek, dan bertindak. Di samping pembelaan analisis kuantitatif nya, Comte lihat suatu batas dalam kemampuan nya untuk membantu menjelaskan gejala sosial.
* Ia mengatakan bahwa ilmu sosial harus didasarkan pada Pengamatan, perbandingan, eksperimen, dan metode historis secara sistematik
* Ia menyumbangkan pemikiran yang mendorong perkembangan sosiologi yang dikenal dengan hukum kemajuan manusia atau hukum tiga jenjang. Ia mengatakan bahwa dalam menjelaskan gejala alam dan gejala sosial, manusia akan melewati tiga jenjang berikut ini :
** Jenjang teologi: segala sesuatu dijelaskan dengan mengacu kepada hal-hal yang bersifat adikodrati.
** Jenjang metafisika: pada jenjang ini manusia memahami sesuatu dengan mengacu kepada kekuatan-kekuatan metafisik (kebatinan) atau hal-hal yang abstrak ( tak dapat disentuh, diraba, dirasa, ataupun dilihat)
** Jenjang positif: gejala alam dan sosial dijelaskan dengan mengacu kepada [[metode ilmiah|deskripsi ilmiah]]
* Ia mengatakan bahwa sosiologi merupakan ratu ilmu-ilmu sosial dan menempati peringkat teratas dalam hirarki ilmu-ilmu sosial.
* Ia membagi sosiologi kedalam dua bagian besar, yaitu statika sosial (social statics) yang mewakili stabilitas dan kemantapan dan dinamika sosial (sosial dynamics) yang mewakili perubahan
 
Comte kemudian membedakan antara ''sosiologi statis'' dan ''sosiologi dinamis''. Sosiologi statis memusatkan perhatian pada ''hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat''. Sosiologi dinamis memusatkan perhatian tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan.
Oleh karena itu, tokoh ini lazim dikenal sebagai Bapak Sosiologi.
 
Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas, tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Mereka antara lain [[Pitirim Sorokin]], [[Herbert Spencer]], [[Karl Marx]], [[Emile Durkheim]], [[George Simmel]], dan [[Max Weber]] (semuanya berasal dari Eropa). Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi.-->
==Rujukan==
<nowiki>{{reflist}}
{{Commonscat|Auguste Comte}}
{{DEFAULTSORT:Comte, August}}
{{ilmuwan-stub}}
[[Kategori:Ilmuwan Perancis]]</nowiki>-->
Pengguna anonim