Lontong: Perbedaan revisi

43 bita ditambahkan ,  6 tahun yang lalu
revisi informasi
k (←Suntingan Yogaberyoga (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh Okkisafire)
(revisi informasi)
| caption =
| alternate_name =
| country = Nusantara
| region =Jawa
| creator =
| course =
| served =
| main_ingredient =
| variations =Ketupat
| calories =
| other =
}}
'''Lontong''' adalah makanan khas Indonesia yang berkembang di [[suku Jawa|masyarakat Jawa]], terbuat dari [[beras]] yang dibungkus dalam daun pisang dan direbusdikukus dalamdiatas air mendidih selama beberapa jam dan jika air hampir habis dituangkan air lagi demikian berulang sampai beberapa kali. Lontong biasanya disajikan dengan [[satai]], [[rujak]], atau [[gulai kambing]]. Cara pembuatanvarian lontong lebihyang mudahterkenal dariadalah ketupat. [[Ketupat]] juga(termasuk dalam olahan beras) terbuat dari beras dimasukkan dalam anyaman daun kelapa muda (janur) yang seringnya mudahsering ditemukan pada waktusekitar hari raya [[Idul Fitri]]. karena adaBerdasarkan tradisi Jawa terhitung, lima hari mulaisejak hari raya Idul Fitri merupakan [[hari raya ketupat]], pasangan ketupat ini adalah [[lepet]]
 
Karena direbus dalam daun [[pisang]], lontong dapat berwarna hijau di luarnyaluar, sedangkansementara berwarna putih di dalamnya. Lontong banyak ditemui di pelbagai daerah di Indonesia sebagai makanan alternatif pengganti nasi putih. WalauMeski juga dibuat dari beras, lontong memiliki aroma yang khas.
 
[[File:Wrapped lontong.jpg|thumb|Lontong yang sudah dibuka dari kemasannya. Warna yang berbeda dipengaruhi [[pigmen]] [[daun pisang]] yang digunakan sebagai pembungkus.]]
{{Masakan Indonesia}}
[[Kategori:Masakan Indonesia]]
[[Kategori:Nasi]]